Adira Insurance Raih Penghargaan Indonesia Public Relation Award (IPRA) Warta Ekonomi

Adira Insurance Raih Penghargaan Indonesia Public Relation Award (IPRA) Warta Ekonomi Kredit Foto: Sufri Yuliardi

PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) kembali menorehkan catatan kinerja positif dalam menciptakan citra perusahaan yang makin baik. Citra positif perusahaan di mata masyarakat tidak terlepas dari fungsi Public Relation yang menjadi ujung tombak bagi perusahaan dalam membangun persepsi masyarakat.

Saat ini, bersamaan dengan masuknya pandemi Covid-19 tentu membawa tantangan besar bagi sebuah perusahaan untuk tetap terkoneksi dengan masyarakat. Penting untuk sebuah perusahaan mampu menciptakan pola komunikasi yang terbuka, konstruktif, dan real time kepada masyarakat. Itu menjadi kunci keberhasilan komunikasi perusahaan saat ini. Peran Public Relation menjadi sangat essential untuk beradaptasi dalam memaksimalkan resources yang dimiliki perusahaan dalam membangun citra positif perusahaan di mata publik.

Baca Juga: Adira sebut NPL Bakal Membengkak

Kemampuan mumpuni Adira Insurance dalam berkolaborasi dan menjembatani citra dan kinerja perusahaan terbukti melalui banyaknya pemberitaan dengan sentimen positif yang mampu menciptakan pandangan yang positif di masyarakat maupun stakeholder. Kemampuan ini pun turut diakui oleh Warta Ekonomi. Sebagai media ekonomi dan bisnis yang berpengaruh di Indonesia, Warta Ekonomi menganugerahkan penghargaan Popular General Insurance Company for Lobbying and Negotiation Strategy kepada Adira Insurance.

"Catatan positif ini merupakan cerminan dari pencapaian dan kinerja riil yang ditorehkan seluruh insan perusahaan dalam menapaki tahap demi tahap perkembangan bisnis Adira Insurance. Kerja keras, pantang menyerah, kolaboratif, dan adaptif menjadi kata kunci keberhasilan ini," ujar Donni Gandamana, Direktur Adira Insurance, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Penghargaan ini didasarkan pada proses riset yang mendalam lewat beberapa metode. Salah satunya adalah media content analysis untuk dapat melihat lebih jauh isi dari sebuah teks dan berbagai pemberitaan terkait perusahaan yang bersangkutan.

"Proses analisis dari media monitoring juga bertujuan untuk memahami struktur makna dari sebuah teks berita yang kemudian dapat memperlihatkan sentimen positif, sentimen negatif, maupun netral. Makin banyak sentimen positif yang muncul dari pemberitaan, makin menunjukkan kinerja Public Relation yang baik sehingga mampu menghasilkan output berupa citra perusahaan yang baik di masyarakat," ujar Chief Executive Officer sekaligus Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Group, Mohamad Ihsan.

Proses media monitoring dilakukan dengan memantau pemberitaan secara online dalam enam bulan terakhir. Dalam Indonesia Public Relation Award 2020 yang digelar secara virtual pada Selasa (12/5/2020), Warta Ekonomi Group juga mengundang dua tokoh besar di bidang komunikasi, yaitu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Bapak Johnny G Plate, dan Ketua Persatuan Humas (Perhumas), Bapak Agung Laksamana, yang hadir sebagai Keynote Speaker terkait peran dan tantangan industri komunikasi di era disruptif dan pandemi Covid-19 ini.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini