Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Bangkitkan Ekonomi di Tengah Covid-19, Kemenkop UKM Dukung Pembentukan Koperasi Alumni Unpad

Bangkitkan Ekonomi di Tengah Covid-19, Kemenkop UKM Dukung Pembentukan Koperasi Alumni Unpad
WE Online, Bandung -

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mengapresiasi pembentukan  Koperasi Produsen Alumni Indonesia yang akan memayungi para pebisnis  UMKM  di seluruh Indonesia.  

“Untuk membangkitkan ekonomi yang terkena dampak covid, tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah namun juga menjadi tanggung jawab masyarakat,” kata Asisten Deputi Organisasi dan Badan Hukum Koperasi Deputi Bidang Kelembagaan, Kementerian Koperasi dan UKM, Christina Agustin, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga: Koperasi Digital Solusi Indonesia Bantu Minimalisir Penyebaran Covid-19

Menurutnya,  Pemerintah akan memberikan suppot, untuk mendorong semakin banyak tumbuh UMKM yang berkualitas, makin banyak produk yang akan dihasilkan, yang bisa untuk pasar dalam negeri maupun juga mancanegara sehingga ekonomi kita yang sekarang ini terdampak covid akan semakin cepat untuk pulih. Mengapa, karena sektor UMKM ini menjadi pendorong dalam membangkitkan perekonomina nasional. 

"Melalui produk-produk unggulan  UMKM di masing-masing daerah yang menopang ekonomi lokal di daerahnya masing-masing,” jelasnya. 

Koperasi bisa membantu anggotanya untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas terkait kebutuhan bahan baku, brand, packaging, pemasaran, dan networking-nya.

Baca Juga: Duit Rp10 T Nasabah Lenyap, Kemenkop-UKM Lakukan Ini ke KSP Indosurya

Cikal bakal lahirnya koperasi Produsen  Alumni  Indonesia,  tak bisa dilepaskan dari sosok  Dr. Ary Zulfikar, SH, MH yang menjadi inisatornya.  Calon Ketua Alumni Universitas Padjajaran ini dalam blusukan  sosialisasi , menemukan potensi-potensi UMKM yang dilakukan kalangan alumni. Namun ia melihat usaha tersebut baru sebatas membuat produk, belum ada brand, legal nya dan sebagainya.

“Dari situlah maka kemudian terpikir, untuk mengelola UMKM, membantu memasarkan dan networking  agar produk-produk alumni semakin tersebar luas,” jelasnya 

Ary yang juga Direktur Eksektif Hukum, Lembaga Penjamin Sosial (LPS) ini kemudian  menggagas alumni ID untuk mendata produk-produk UMKM, diluar dugaan ternyata respon dari kalangan pelaku usaha UMKM sangat positif.

 

“Hanya dalam waktu  dua bulan sudah terdata sekitar 200 produk UMKM hanya dari alumni, produk tersebut bisa dilihat di instagram alumni,” ujarnya. 

Untuk itu, ia mengaku optimis, terbentuknya koperasi  produsen alumni  Indonesia ini akan berhasil. Pasalnya, potensi dan peluang untuk berkembang sangat besar. 

“Tinggal nanti Koperasi melakukan pemilahan terhadap produk-produk yang homogen, apakah memungkinkan untuk dibuat satu merek tersendiri yang akan dikelola oleh koperasi,” tambahnya. 

Adapun, pengamat dan penggiat koperasi, Dewi Tenty Septi Artiany menyebutian pembuatan kelembagaan kolektif untuk mengelola brand  atau merek menjadi sangat penting dalam mengembangkan bisnis UMKM. 

“Koperasi bisa menjadi alat untuk mengelola brand, sehingga produk-produk UMKM akan terkelola dengan baik, dari mulai packaging, pemasaran, marketing, iklannya serta networkingnya,’’jelasnya

Sekarang ini masih  banyak pelaku bisnis UMKM menempatkan bisnisnya hanya sebagai tambahan, mengisi waktu luang. Sehingga tidak terpikir untuk mengembangkan lebih jauh lagi.

"Padahal sebenarnya jika digeluti dengan serius, bisa menjadi core bisnis, yang memberikan hasil lebih baik, mindset ini yang harus dirubah oleh para pelaku bisnis UMKM,” ujarnya

Dia juga mendukung adanya koperasi Produsen Alumni Indonesia, menjadi wadah untuk menaungi para pelaku bisnis UMKM.

Koperasi Alumni bisa menjembatani  melakukan pembinaan terhadap UMKM tersebut untuk meningkatkan kualitas produk, packaging dan sebagainya agar produk-produk tersebut layak dipasarkan di luar negeri.

“saya sering mendapatkan kiriman contoh-contoh produk UMKM, mereka berkonsultas untuk bagaimana memasarkan produk hingga  ke luar negeri,”pungkasnya

Baca Juga

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Koperasi, Universitas Padjadjaran (Unpad), COVID-19

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Rahmat Saepulloh

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43