Portal Berita Ekonomi Rabu, 27 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG parkir di level 4.626,73 di akhir sesi I.
  • 09:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,17% terhadap Poundsterling pada level 1,2313 USD/GBP.
  • 09:27 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,19% terhadap Euro pada level 1,0961 USD/EUR.
  • 09:25 WIB. Valas - Rupiah menguat 0,10% terhadap Dollar AS pada level 14.740 IDR/USD.
  • 09:24 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yuan pada level 7,15 CNY/USD.
  • 09:23 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 107,49 JPY/USD.
  • 09:22 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.711 USD/troy ounce.
  • 09:20 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,85 USD/barel.
  • 09:19 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,92 USD/barel.
  • 09:19 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 1,23% pada level 2.991.
  • 09:18 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 2,17% pada level 24.995.
  • 09:17 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,17% pada level 9.340.

Camkan Baik-baik, Keputusan Akhir Masa Darurat Corona Cuma Ada di Tangan Jokowi!

Camkan Baik-baik, Keputusan Akhir Masa Darurat Corona Cuma Ada di Tangan Jokowi!
WE Online, Jakarta -

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan, status wabah corona sebagai darurat bencana tak bisa berhenti begitu saja. Mesti ada keputusan Presiden Jokowi untuk melakukannya. 

 

Hal ini diutarakan Doni Monardo menanggapi status Keadaan Tertentu Darurat Bencana yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang akan berakhir 29 Mei 2020. 

 

Menurut Doni, meskipun secara tanggal sudah berakhir, status keadaan darurat masih diberlakukan. Ini disebabkan pada peraturan yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi mengenai Penetapan Status Bencana Nonalam Covid-19 sebagai Bencana Nasional belum berakhir. 

 

Baca Juga: SBY: Gak Perlu Turunkan Jokowi, Sekelas Presiden Mungkin Gak Tahu Ada Penyimpangan Besar di....

 

Sekadar info, Presiden Jokowi menetapkan Keppres Nomor 12 Tahun 2020 Tentang Penetapan Status Bencana Nonalam Covid-19 sebagai Bencana Nasional pada 13 April 2020 lalu. 

 

“Secara otomatis, status keadaan darurat bencana menyesuaikan dengan Keputusan Presiden 12 Tahun 2020. Selama keppres tersebut belum diakhiri, maka status kebencanaan masih berlaku,” ujar Doni Monardo melalui pesan digital, Jumat (22/5).

 

Status keadaan darurat ini sangat bergantung pada dua indikator utama yang disebutkan dalam keppres tersebut. Pertama, penyebaran virus corona yang masih terjadi dan menimbulkan korban jiwa, kerugian harta benda, meluasnya cakupan wilayah terdampak dan implikasi pada aspek sosial-ekonomi. 

 

Baca Juga: Jelas!! Kritikan JK karena Kesal dengan Kebijakan Serampangan Presiden Jokowi

 

Dilihat dari konteks penyebaran, Gugus Tugas Nasional mencatat hingga Kamis (21/5) angka kasus positif Covid-19 masih bertambah. Di samping itu, besarnya kasus dalam 1 bulan terakhir menunjukkan penularan terjadi pada transmisi lokal. Ini berarti semakin banyak infeksi virus yang terdeteksi semakin banyak transmisi lokal yang sedang terjadi.

 

Kedua yakni terkait dengan status global pandemik yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak 11 Maret 2020 lalu. 

 

Terkait dengan pandemi global, keadaan darurat di Indonesia ini juga dipengaruhi situasi global tersebut. “Selama pandemi global belum berakhir dan vaksin serta obatnya belum ditemukan, maka masih diperlukan penetapan status bencana nasional untuk Covid-19,” ujar Doni. Selama WHO belum mencabut penetapan tersebut, selama itu juga status pandemi tetap ada.

 

Baca Juga: Geger Tagar #IndonesiaTerserah, Demokrat: Pak Jokowi Jangan...

 

Masih berlakunya status bencana nasional juga menunjukkan bahwa negara hadir untuk melindungi warga negaranya secara nyata dan konsisten terhadap bahaya keterpaparan wabah corona.

 

Sementara itu, UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana,  Pasal 1 menyebutkan bahwa epidemi dan wabah penyakit termasuk dalam bencana nonalam. 


Berdasarkan UU tersebut, penetapan bencana nasional didasarkan pada jumlah korban, kerugian harta benda, kerusakan prasarana dan sarana, cakupan luas wilayah yang terkena bencana dan dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan. 

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Doni Monardo, Virus Corona, COVID-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.10 3,908.77
British Pound GBP 1.00 18,277.97 18,088.76
China Yuan CNY 1.00 2,073.12 2,052.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,834.81 14,687.20
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.83 9,749.36
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.58 1,894.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,458.10 10,350.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,263.40 16,097.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.95 3,366.31
Yen Jepang JPY 100.00 13,807.53 13,666.33
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.799 80.847 692
2 Agriculture 962.303 -5.448 22
3 Mining 1255.099 16.003 49
4 Basic Industry and Chemicals 700.086 19.036 78
5 Miscellanous Industry 801.515 49.211 52
6 Consumer Goods 1833.764 11.999 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.343 -0.308 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 879.965 19.595 78
9 Finance 905.095 18.290 93
10 Trade & Service 593.053 5.938 172
No Code Prev Close Change %
1 MDLN 50 67 17 34.00
2 LPLI 57 70 13 22.81
3 ETWA 50 60 10 20.00
4 LAND 260 300 40 15.38
5 KOBX 85 95 10 11.76
6 WEHA 78 87 9 11.54
7 TRIS 234 260 26 11.11
8 TKIM 4,030 4,470 440 10.92
9 BUVA 55 61 6 10.91
10 ADMG 83 92 9 10.84
No Code Prev Close Change %
1 HRME 200 186 -14 -7.00
2 PSDN 129 120 -9 -6.98
3 PEGE 172 160 -12 -6.98
4 STTP 10,100 9,400 -700 -6.93
5 REAL 58 54 -4 -6.90
6 POLL 8,725 8,125 -600 -6.88
7 INOV 320 298 -22 -6.88
8 AKPI 408 380 -28 -6.86
9 MYOH 1,025 955 -70 -6.83
10 JAST 132 123 -9 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,480 2,520 40 1.61
2 BBCA 23,825 24,850 1,025 4.30
3 PURA 83 79 -4 -4.82
4 ASII 3,970 4,330 360 9.07
5 TOWR 920 930 10 1.09
6 TLKM 3,180 3,250 70 2.20
7 IPTV 386 382 -4 -1.04
8 BMRI 4,070 4,100 30 0.74
9 MDLN 50 67 17 34.00
10 PGAS 830 890 60 7.23