Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:34 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,12% di akhir sesi I.
  • 09:16 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,03% terhadap Dollar AS pada level 14.454 IDR/USD.
  • 09:15 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 1,42% pada level 22.908.
  • 09:13 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,94% pada level 10.488.
  • 09:13 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,51 USD/barel.
  • 09:12 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,12 USD/barel.
  • 09:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1409 USD/EUR.
  • 09:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Poundsterling pada level 1,2579 USD/GBP.
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka menguat 0,74% pada level 25.665.
  • 09:09 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 2,13% pada level 26.642.
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,95% pada level 2.204.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,52% pada level 3.396.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 1,34% pada level 3.197.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 1,23% pada level 2.652.
  • 09:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,06% pada level 6.179.

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Covid-19

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Covid-19
WE Online, Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa Amerika Selatan telah menjadi pusat pandemi baru Covid-19 dengan Brasil menjadi negara yang paling terpukul.

"Dalam arti tertentu, Amerika Selatan telah menjadi episentrum baru untuk penyakit ini," kata Mike Ryan, pakar darurat darurat WHO, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (24/5/2020).

Baca Juga: Kasus Covid-19 Global Capai Angka 5 Juta, WHO Catat Penambahan Kasus Tertinggi Selama Pandemi

Ia mengatakan, Brasil adalah negara yang paling terdampak. Pihak berwenang di sana telah menyetujui penggunaan secara luas obat anti-malaria hydroxychloroquine untuk pengobatan Covid-19. Dia menegaskan bahwa bukti klinis tidak mendukung penggunaan obat itu secara luas terhadap penyakit ini, mengingat risikonya.

Sementara itu, terjadi peningkatan kasus di beberapa negara Afrika yang sejauh ini memiliki angka kematian relatif rendah. Ryan mengatakan, sembilan negara Afrika mengalami kenaikan kasus hingga 50% dalam sepekan terakhir, sedangkan yang lain mengalami penurunan atau tingkat stabil.

"Tingkat kematian yang rendah mungkin karena separuh populasi benua adalah 18 atau lebih muda," katanya sambil mengatakan dia tetap khawatir penyakit ini akan menyebar di benua dengan kesenjangan yang signifikan dalam layanan perawatan intensif, oksigen medis, dan ventilasi itu.

WHO sendiri dalam sebuah pernyataan mengatakan pandemi Covid-19 hari ini mencapai tonggak sejarah di Afrika, dengan lebih dari 100.000 kasus dikonfirmasi.

"Virus itu sekarang telah menyebar ke setiap negara di benua itu sejak kasus pertama dikonfirmasi di wilayah itu 14 minggu lalu," kata WHO yang mencatat ada 3.100 kematian yang dikonfirmasi di benua yang luas itu.

WHO menyatakan bahwa sekitar setengah dari negara-negara Afrika mengalami penularan virus oleh komunitas.

Sementara, Direktur Regional WHO untuk Afrika Matshidiso Moeti, yang berasal dari Botswana, mengatakan, "Untuk saat ini, Covid-19 telah membuat pendaratan yang lembut di Afrika dan benua itu telah terhindar dari tingginya jumlah kematian yang telah menghancurkan wilayah lain di dunia."

"Kita tidak boleh terlena dengan rasa puas diri karena sistem kesehatan kita rapuh dan kurang mampu mengatasi peningkatan kasus yang tiba-tiba," imbuhnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: COVID-19, World Health Organization (WHO), Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters/Stephen Lam

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,916.46 3,877.08
British Pound GBP 1.00 18,481.80 18,294.99
China Yuan CNY 1.00 2,098.11 2,077.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,689.08 14,542.92
Dolar Australia AUD 1.00 10,289.70 10,185.86
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.19 1,876.31
Dolar Singapura SGD 1.00 10,560.09 10,453.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,760.24 16,592.02
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,447.33 3,409.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,697.39 13,558.57
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5079.122 14.675 696
2 Agriculture 1082.119 3.406 23
3 Mining 1314.351 -11.407 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.246 11.753 80
5 Miscellanous Industry 890.379 7.993 52
6 Consumer Goods 1834.167 20.790 57
7 Cons., Property & Real Estate 311.880 -3.266 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.143 -3.438 78
9 Finance 1118.444 0.879 93
10 Trade & Service 605.111 -0.592 173
No Code Prev Close Change %
1 INDO 118 159 41 34.75
2 WOWS 50 67 17 34.00
3 AGRO 154 206 52 33.77
4 NIKL 500 625 125 25.00
5 SMBR 328 410 82 25.00
6 UANG 550 685 135 24.55
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 MBTO 64 79 15 23.44
9 DADA 88 104 16 18.18
10 KMTR 238 274 36 15.13
No Code Prev Close Change %
1 TALF 230 214 -16 -6.96
2 INCI 505 470 -35 -6.93
3 TCPI 3,480 3,240 -240 -6.90
4 HDFA 160 149 -11 -6.88
5 TNCA 160 149 -11 -6.88
6 CENT 102 95 -7 -6.86
7 POLL 5,100 4,750 -350 -6.86
8 DNAR 268 250 -18 -6.72
9 CANI 150 140 -10 -6.67
10 SOFA 90 84 -6 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 482 490 8 1.66
2 PURA 117 121 4 3.42
3 DOID 210 216 6 2.86
4 KAEF 1,195 1,340 145 12.13
5 BBRI 3,160 3,170 10 0.32
6 TOWR 1,065 1,065 0 0.00
7 INDY 930 920 -10 -1.08
8 TLKM 3,090 3,080 -10 -0.32
9 INAF 1,025 1,180 155 15.12
10 PTBA 2,170 2,140 -30 -1.38