Portal Berita Ekonomi Senin, 13 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,17% pada level 25.772.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,67% pada level 2.186.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,22% pada level 22.784.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.443.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,74% pada level 2.632.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,82% pada level 6.145.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,00 CNY/USD.
  • 16:09 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.425 IDR/USD.

Tidak Ada Ruang untuk Mengeluh dan Saling Menyalahkan di Tengah Pandemi Corona

Tidak Ada Ruang untuk Mengeluh dan Saling Menyalahkan di Tengah Pandemi Corona
WE Online, Jakarta -

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengajak masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Yurianto mengatakan, upaya menekan laju penyebaran virus Covid-19 hanya bisa dilakukan jika masyarakat saling bahu membahu melindungi diri sendiri dan orang lain dari penyakit tersebut.

Baca Juga: Dituding Tak Transparan, Achmad Yurianto Bilang Data Corona Itu...

Caranya, yakni dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, rajin mencuci tangan, tidak ke luar rumah, menggunakan masker jika terpaksa ke luar rumah, dan menjaga jarak.

"Saudara-saudara sekalian, tidak ada ruang bagi kita untuk mengeluh, untuk saling menyalahkan, untuk kemudian tidak berperan serta secara konstruktif di dalam penanganan pandemi Covid-19," ujar Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta.

Yurianto mengungkap, sudah cukup banyak anak bangsa yang terinfeksi karena Covid-19, bahkan di antaranya meninggal. Selain itu, sudah cukup banyak pengorbanan yang dilakukan oleh semua unsur bangsa karena Covid-19-19, termasuk petugas kesehatan.

Yurianto mengatakan, bangsa Indonesia juga masih akan melalui tahapan-tahapan cukup berat lantaran situasi pandemi belum juga normal. Hal ini lantaran, hingga saat ini belum ditemukan vaksin maupun obat dari virus Covid-19.

Bahkan, perayaan Hari Raya Lebaran Idul Fitri tahun ini juga harus dilalui dengan nuansa yang berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Karena itu kita tidak boleh berpikir dan berperilaku seperti keadaan yang sebelum terjadinya pandemi Covid, bahkan seluruh dunia pun juga sudah mengakui ini bahwa kita semuanya di seluruh dunia ini tidak akan bisa kembali pada kondisi normal seperti zaman dulu lagi," ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat mengubah kebiasaan lama ke gaya hidup normal dengan cara yang baru. Yakni perilaku hidup bersih dan sehat dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Kita tidak boleh mundur setapak pun untuk tidak produktif, sekali lagi kita harus tetap produktif tetapi aman dari Covid-19, kita dituntut untuk semakin mentaati pola hidup bersih dan sehat," katanya.

Gaya hidup baru itu, kata Yurianto, meliputi mulai membiasakan sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir, selektif melaksanakan kegiatan kegiatan di luar rumah dan kemudian menggunakan masker apabila berada diluar.

"Kita mulai membiasakan diri untuk kemudian tertib, tidak berdesak-desakan tidak berkumpul pada tanpa ada satu tujuan, inilah yang kita maksudkan dengan perubahan cara berpikir kita kebiasaan kita," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Achmad Yurianto, Pandemi, COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Nova Wahyudi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,881.94 3,842.29
British Pound GBP 1.00 18,422.24 18,237.49
China Yuan CNY 1.00 2,079.00 2,058.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,558.43 14,413.57
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.23 10,044.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,878.39 1,859.62
Dolar Singapura SGD 1.00 10,482.74 10,376.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,488.88 16,319.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.68 3,382.67
Yen Jepang JPY 100.00 13,627.66 13,488.27
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5064.447 33.191 696
2 Agriculture 1078.713 24.908 23
3 Mining 1325.758 41.194 48
4 Basic Industry and Chemicals 767.493 6.916 80
5 Miscellanous Industry 882.386 9.988 52
6 Consumer Goods 1813.377 14.353 57
7 Cons., Property & Real Estate 315.146 -0.912 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 892.581 -1.265 78
9 Finance 1117.565 5.359 93
10 Trade & Service 605.703 2.439 173
No Code Prev Close Change %
1 DOID 157 210 53 33.76
2 PNSE 540 675 135 25.00
3 UANG 440 550 110 25.00
4 INDY 745 930 185 24.83
5 PGUN 324 404 80 24.69
6 PTPW 1,120 1,310 190 16.96
7 KONI 432 500 68 15.74
8 CENT 89 102 13 14.61
9 GWSA 96 110 14 14.58
10 UNIT 146 166 20 13.70
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 100 90 -10 -10.00
2 LPPS 86 80 -6 -6.98
3 DART 258 240 -18 -6.98
4 TCPI 3,740 3,480 -260 -6.95
5 MAPA 2,450 2,280 -170 -6.94
6 SIPD 1,085 1,010 -75 -6.91
7 MARI 58 54 -4 -6.90
8 PRIM 320 298 -22 -6.88
9 KBLI 468 436 -32 -6.84
10 CANI 161 150 -11 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 PURA 123 117 -6 -4.88
2 PTBA 2,070 2,170 100 4.83
3 BCAP 159 157 -2 -1.26
4 IPTV 358 360 2 0.56
5 DOID 157 210 53 33.76
6 BBCA 31,000 30,875 -125 -0.40
7 BRIS 474 482 8 1.69
8 ENVY 133 133 0 0.00
9 ERAA 1,315 1,380 65 4.94
10 BBRI 3,110 3,160 50 1.61