Portal Berita Ekonomi Selasa, 14 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:32 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,13% di akhir sesi I.
  • 09:15 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 2,13% pada level 10.390.
  • 09:14 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,18 USD/barel.
  • 09:13 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,91 USD/barel.
  • 09:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Euro pada level 1,1343 USD/EUR.
  • 09:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Poundsterling pada level 1,2550 USD/GBP.
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka melemah 0,67% pada level 25.598.
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,04% pada level 26.085.
  • 09:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka melemah 0,23% pada level 2.181.
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,71% pada level 22.623.
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,15% pada level 3.438.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,94% pada level 3.155.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka melemah 0,50% pada level 2.617.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 1,33% pada level 6.176.
  • 09:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,19% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.

Menkes Terawan Sebut Dua Pihak Ini Jadi Kontributor Terbesar Memutus Penyebaran Covid-19, Yaitu...

Menkes Terawan Sebut Dua Pihak Ini Jadi Kontributor Terbesar Memutus Penyebaran Covid-19, Yaitu...
WE Online, Jakarta -

Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto, menerbitkan protokol normal baru alias new normal bagi perkantoran dan industri dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

Sebelumnya, Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja.

Namun, situs resmi Kementerian Kesehatan menyebutkan, dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan.

Baca Juga: Menkes Era SBY Curigai Vaksin Bill Gates Karena 2 Alasan Ini

"Untuk itu pascapemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," kata Menkes Terawan seperti dilansir dari BBC Indonesia, Senin (25/5/2020).

Menkes Terawan mengatakan, dunia usaha dan masyakat pekerja memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 karena besarnya jumlah populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya yang disebabkan aktivitas bekerja.

Baca Juga: Puji Tuhan! Pasien Sembuh dari Corona Melonjak Tinggi, Totalnya Sudah...

"Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya," katanya.

Adapun dimulainya kegiatan beroperasinya berbagai sektor di era new normal dibagi pada beberapa tahap. Tahap 1 yakni dilakukan mulai 25 Mei di sektor kementerian, sektor industri dan jasa.

Tahap 2 yakni dimulai pada 1 Juni untuk sektor jasa retail dan industri. Tahap 3 dimulai pada 8 Juni untuk jasa wisata dan pendidikan.

Tahap 4 yakni dimulai pada 29 Juni untuk seluruh sektor termasuk restoran dan kafe. Sedangkan tahap 5 akan dilakukan pada 13 dan 20 Juli mendatang.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Terawan, COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,888.90 3,849.18
British Pound GBP 1.00 18,294.87 18,111.39
China Yuan CNY 1.00 2,081.25 2,059.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,584.56 14,439.44
Dolar Australia AUD 1.00 10,115.85 10,013.75
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,881.68 1,862.94
Dolar Singapura SGD 1.00 10,472.15 10,367.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,538.89 16,369.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,417.59 3,379.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.00 13,465.86
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5064.447 33.191 696
2 Agriculture 1078.713 24.908 23
3 Mining 1325.758 41.194 48
4 Basic Industry and Chemicals 767.493 6.916 80
5 Miscellanous Industry 882.386 9.988 52
6 Consumer Goods 1813.377 14.353 57
7 Cons., Property & Real Estate 315.146 -0.912 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 892.581 -1.265 78
9 Finance 1117.565 5.359 93
10 Trade & Service 605.703 2.439 173
No Code Prev Close Change %
1 DOID 157 210 53 33.76
2 PNSE 540 675 135 25.00
3 UANG 440 550 110 25.00
4 INDY 745 930 185 24.83
5 PGUN 324 404 80 24.69
6 PTPW 1,120 1,310 190 16.96
7 KONI 432 500 68 15.74
8 CENT 89 102 13 14.61
9 GWSA 96 110 14 14.58
10 UNIT 146 166 20 13.70
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 100 90 -10 -10.00
2 LPPS 86 80 -6 -6.98
3 DART 258 240 -18 -6.98
4 TCPI 3,740 3,480 -260 -6.95
5 MAPA 2,450 2,280 -170 -6.94
6 SIPD 1,085 1,010 -75 -6.91
7 MARI 58 54 -4 -6.90
8 PRIM 320 298 -22 -6.88
9 KBLI 468 436 -32 -6.84
10 CANI 161 150 -11 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 PURA 123 117 -6 -4.88
2 PTBA 2,070 2,170 100 4.83
3 BCAP 159 157 -2 -1.26
4 IPTV 358 360 2 0.56
5 DOID 157 210 53 33.76
6 BBCA 31,000 30,875 -125 -0.40
7 BRIS 474 482 8 1.69
8 ENVY 133 133 0 0.00
9 ERAA 1,315 1,380 65 4.94
10 BBRI 3,110 3,160 50 1.61