Portal Berita Ekonomi Sabtu, 11 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,84% pada level 25.727.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,81% pada level 2.150.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,06% pada level 22.290.
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,95% pada level 3.383.
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,63% pada level 2.652.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,11% pada level 6.056.
  • 16:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 7,00 CNY/USD.
  • 16:28 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,28% terhadap Dollar AS pada level 14.435 IDR/USD.

Lewat Serangan Daring, Moskow Bilang AS Rusak Kepercayaan Publik Rusia pada Putin

Lewat Serangan Daring, Moskow Bilang AS Rusak Kepercayaan Publik Rusia pada Putin
WE Online, Moskow -

Pemimpin Negara Duma, atau Majelis Rendah Rusia, Vyacheslav Volodin mengatakan, Amerika Serikat (AS) coba merusak kepercayaan publik pada Vladimir Putin. Volodin mengatakan, AS menggunakan media yang dikontrol, bloger dan politisi oposisi Rusia untuk mencapai tujuannya.

"Putin telah membawa Rusia ke tingkat yang baru ketika diperhitungkan dan dihormati. Jika dibandingkan dengan tahun 1990-an, jelas sekali bahwa ada pertumbuhan yang signifikan di semua bidang kehidupan. Kami memperkuat posisi kami dan itulah mengapa mereka memukul keuntungan kami," kata Volodin.

Baca Juga: Bukan karena Negosiasi, Rusia Tolak UItimatum AS Soal Perjanjian Open Skies

"Keuntungan kami adalah presiden kami, yang menikmati dukungan dari warga negara, sementara AS berusaha merusak kepercayaan ini. Saya tidak berpikir bahwa saya akan membuka rahasia besar dengan mengatakan bahwa mereka terus berhubungan dengan beberapa politisi oposisi serta sejumlah outlet media massa dan blogger," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Senin (25/5/2020).

Dia menuturkan, beberapa dari mereka mungkin bahkan tidak menyadari bahwa mereka hanya menjadi bidak, yang digunakan untuk menghancurkan negara mereka sendiri.

"Kita tidak hanya perlu memahami ini, tetapi juga untuk menentang campur tangan dalam urusan internal negara kita," ungkapnya.

Volodin mengatakan, AS menyebarkan berita palsu tentang penanganan Covid-19 dan peringkat pihak berwenang Rusia karena berusaha untuk mengacaukan situasi di negara itu untuk mempertahankan posisi dominannya dalam kata tersebut.

"Ketika kita berbicara tentang demokrasi Amerika dan prestasi Amerika, kita menyadari bahwa negara ini telah mencapai banyak hal. Tetapi pencapaian ini mengorbankan negara lain. Segala sesuatu di dunia berubah, tidak ada yang bertahan selamanya, dan menyadari ini, Amerika Serikat ingin mempertahankan posisinya yang mendominasi, seperti sebelumnya, dengan melemahkan negara-negara lain," ujarnya.

Dia mencatat bahwa AS telah melakukan banyak hal yang menyebabkan runtuhnya Uni Soviet, meskipun ini hal juga disebabkan oleh kesalahan oleh kepemimpinan Soviet, yang telah kehilangan kepercayaan warga.

"Hari ini jelas sekali bahwa situasi di negara kita berbeda. Presiden bergantung pada dukungan warga dan dia telah melakukan banyak hal untuk Rusia dan terus menunjukkan keefektifannya. AS memahami bahwa ini adalah kekuatan Rusia," katanya

Volodin mencatat bahwa oleh karena itu serangan Washington bertujuan mendiskreditkan Putin, lembaga-lembaga kekuasaan utama dan politisi terkemuka untuk merusak kepercayaan dan melemahkan mereka. Tapi, jelasnya, AS belum melepaskan rencananya untuk melemahkan dan memecah Rusia lebih lanjut.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Rusia, Vladimir Putin, Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Hoax

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Getty Images

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40