Gara-gara Kapal Tanker Iran Merapat, Presiden Venezuela: Bensin Bayar, Tak Lagi Gratis!

Gara-gara Kapal Tanker Iran Merapat, Presiden Venezuela: Bensin Bayar, Tak Lagi Gratis! Kredit Foto: (Foto: Reuters)

Presiden Venezuela Nicolas Maduro berjanji mulai meminta warganya membayar untuk mendapatkan bensin.

Langkah ini diumumkan saat kapal tanker keempat yang membawa bahan bakar minyak (BBM) dari Iran mendekati zona ekonomi eksklusif (ZEE) Venezuela. Iran akan mengirim lima kapal tanker ke negara Amerika Selatan itu.

Baca Juga: Iran Sudah Daratkan 3 Kapal Tankernya di Venezuela, Apa Tujuannya?

Iran menyediakan 1,53 juta barel bensin dan lainnya untuk membantu Venezuela mengatasi krisis BBM hingga warga harus antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Warga juga harus membayar harga lebih mahal di pasar gelap.

Dengan kedatangan bensin dari Iran itu, Maduro akan mengakhiri kebijakan memberikan BBM dengan harga sangat murah atau bahkan bisa dianggap gratis karena selama dua dekade tak pernah ada kenaikan harga.

“Bensin harus dibayar. Kenaikan harga akan menjadi bagian dari normalisasi dan rencana rutin,” kata Maduro.

“Saya mendapat dukungan dan pemahaman Venezuela,” ungkap Maduro yang menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas terjadinya krisis BBM itu.

AS menerapkan sanksi pada perusahaan minyak Venezuela, PDVSA tahun lalu sebagai bagian dari upaya menggulingkan Maduro.

“Stasiun pengisian BBM telah mulai menguji sistem pembayaran baru,” papar tiga sumber yang mengetahui masalah itu.

Dalam beberapa pekan terakhir, lebih dari 100 stasiun BBM menerima peralatan baru sehingga mereka dapat menetapkan harga untuk bensin dan rasio penjualan ritel.

Meski demikian, para operator belum mendapat perintah resmi dari pemerintah atau PDVSA.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini