Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:05 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,47 USD/barel.
  • 13:05 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,07 USD/barel.
  • 13:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,18% terhadap Poundsterling pada level 1,2576 USD/GBP.
  • 13:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 107,27 JPY/USD.
  • 13:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.808 USD/troy ounce.
  • 11:34 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,12% di akhir sesi I.

Netanyahu Janji Orang Palestina Gak Akan Diberi Kewarganegaraan

Netanyahu Janji Orang Palestina Gak Akan Diberi Kewarganegaraan
WE Online, Tel Aviv -

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan orang-orang Palestina yang tinggal di Lembah Jordan, Tepi Barat, tidak akan diberikan kewarganegaraan Israel setelah wilayah tersebut dicaplok. Menurutnya, mereka akan tetap menjadi warga negara entitas Palestina di masa depan.

Dalam sebuah wawancara dengan harian Israel Hayom, Netanyahu mengatakan; "Mereka akan tetap sebagai daerah kantong Palestina. Tidak perlu mencaplok Jericho. Ada satu atau dua kelompok. Anda tidak perlu memaksakan kedaulatan atas mereka, mereka akan tetap menjadi subjek Palestina jika Anda mau. Tetapi akan ada kontrol keamanan atas ini juga."

Baca Juga: Netanyahu Ngaku Gak Akan Sia-siakan Kesempatan Aneksasi Wilayah Palestina, Kenapa?

Sampai sekarang, Netanyahu belum memberikan rincian mengenai nasib lebih dari 50.000 warga Palestina yang tinggal di daerah Tepi Barat yang akan dianeksasi atau dicaplok Israel. Belum jelas apakah mereka akan menjadi warga negara Israel sebagai bagian dari proses tersebut.

Selain itu, Netanyahu menanggapi kritik dari kubu politik sayap kanan, yang berpendapat bahwa mengadopsi rencana perdamaian Timur Tengah pemerintahan Donald Trump akan mengarah pada pembentukan negara Palestina.

“Semua rencana yang ditawarkan kepada kami di masa lalu termasuk meninggalkan bagian-bagian Israel, mundur ke perbatasan 1967 dan membagi Yerusalem sambil mengizinkan para pengungsi untuk memasuki Israel. Rencana ini menawarkan yang sebaliknya. Kami bukan yang diminta untuk menyerahkan (wilayah), Palestina," kata Netanyahu dalam wawancara tersebut yang dilansir Haaretz, Jumat (29/5/2020).

"Orang-orang Palestina harus mengakui bahwa kitalah yang mendikte aturan keamanan atas seluruh wilayah. Jika mereka menyetujui semua ini, maka mereka akan memiliki entitas sendiri yang didefinisikan oleh Presiden Trump sebagai negara," ujarnya.

Netanyahu menambahkan bahwa seorang diplomat Amerika mengatakan kepadanya' "Itu tidak akan menjadi sebuah negara", yang kemudian dia jawab; "Sebut saja apa pun yang Anda inginkan."

Pada saat yang sama, Amerika Serikat mengeluarkan peringatan kepada warganya agar mereka tidak bepergian ke Tepi Barat karena khawatir deklarasi pencaplokan akan memicu kekerasan di wilayah tersebut.

Pada pekan lalu, Netanyahu mengatakan dalam pertemuan faksi Likud bahwa dia telah menetapkan 1 Juli sebagai tanggal awal untuk diskusi kabinet tentang mencaplok Tepi Barat."Kami tidak berniat untuk mengubah batas waktu," katanya.

"Ini adalah peluang besar dan kami tidak akan membiarkannya lewat begitu saja," imbuh Netanyahu. Menurut perjanjian koalisi yang ditandatangani antara Likud dan Kahol Lavan dari kubu Benny Gantz, Netanyahu dapat membawa kesepakatan yang dicapai dengan Amerika Serikat mengenai masalah penerapan kedaulatan untuk kabinet dan/atau diskusi Knesset (Parlemen) pada 1 Juli.

Menyusul perkembangan terakhir, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan pekan lalu bahwa Otoritas Palestina mengakhiri semua perjanjiannya dengan Israel dan Amerika Serikat, termasuk koordinasi keamanan.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Israel, Benjamin Netanyahu, Palestina, Tepi Barat

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Foto/Reuters

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,916.46 3,877.08
British Pound GBP 1.00 18,481.80 18,294.99
China Yuan CNY 1.00 2,098.11 2,077.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,689.08 14,542.92
Dolar Australia AUD 1.00 10,289.70 10,185.86
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.19 1,876.31
Dolar Singapura SGD 1.00 10,560.09 10,453.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,760.24 16,592.02
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,447.33 3,409.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,697.39 13,558.57
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5079.122 14.675 696
2 Agriculture 1082.119 3.406 23
3 Mining 1314.351 -11.407 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.246 11.753 80
5 Miscellanous Industry 890.379 7.993 52
6 Consumer Goods 1834.167 20.790 57
7 Cons., Property & Real Estate 311.880 -3.266 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.143 -3.438 78
9 Finance 1118.444 0.879 93
10 Trade & Service 605.111 -0.592 173
No Code Prev Close Change %
1 INDO 118 159 41 34.75
2 WOWS 50 67 17 34.00
3 AGRO 154 206 52 33.77
4 NIKL 500 625 125 25.00
5 SMBR 328 410 82 25.00
6 UANG 550 685 135 24.55
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 MBTO 64 79 15 23.44
9 DADA 88 104 16 18.18
10 KMTR 238 274 36 15.13
No Code Prev Close Change %
1 TALF 230 214 -16 -6.96
2 INCI 505 470 -35 -6.93
3 TCPI 3,480 3,240 -240 -6.90
4 HDFA 160 149 -11 -6.88
5 TNCA 160 149 -11 -6.88
6 CENT 102 95 -7 -6.86
7 POLL 5,100 4,750 -350 -6.86
8 DNAR 268 250 -18 -6.72
9 CANI 150 140 -10 -6.67
10 SOFA 90 84 -6 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 482 490 8 1.66
2 PURA 117 121 4 3.42
3 DOID 210 216 6 2.86
4 KAEF 1,195 1,340 145 12.13
5 BBRI 3,160 3,170 10 0.32
6 TOWR 1,065 1,065 0 0.00
7 INDY 930 920 -10 -1.08
8 TLKM 3,090 3,080 -10 -0.32
9 INAF 1,025 1,180 155 15.12
10 PTBA 2,170 2,140 -30 -1.38