Portal Berita Ekonomi Minggu, 12 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Platform Multi-Cloud Penuhi Kebutuhan Diversifikasi dalam Keamanan Data

Platform Multi-Cloud Penuhi Kebutuhan Diversifikasi dalam Keamanan Data
WE Online, Jakarta -

Sebuah penelitan baru dari Forrester Consulting, yang diinisiasi oleh Oracle menekankan peran penting dari platform multi-hybrid cloud untuk mengumpulkan berbagai macam informasi yang memungkinkan dapat menganalisis wawasan dan menginformasikan keputusan kritis dalam bisnis. Tantangan bisnis saat ini adalah bahwa berbagai data dan informasi umumnya disimpan dalam berbagai sistem termasuk cloud sehingga sulit bagi perusahaan untuk memanfaatkannya dan menciptakan nilai lebih.

Studi yang berjudul "Moving the Needle: Manajemen Data untuk Era Multi-Hibrid TI" menjelaskan bahwa 82% dari 670 pengambil keputusan senior di bidang teknologi mengakui bahwa berinvestasi dalam strategi manajemen data yang tepat dapat menghasilkan hasil bisnis yang lebih baik. Namun, 73% mengakui bahwa mereka memiliki strategi data yang berbeda ataupun data yang terpisah-pisah yang membuat mereka sulit menyediakan data yang dibutuhkan oleh para pemangku kepentingan bisnis.

Baca Juga: Jascloud, Solusi Komunikasi Terintegrasi di Tengah Pandemi

Temuan lainnya, sifat data yang dikumpulkan oleh organisasi-organisasi ini telah banyak berubah-dengan 31% bersifat tabular/ terstruktur dan sisanya merupakan data nontabular/ semi terstruktur atau tidak terstruktur. Yang terakhir adalah 18% data teks dan sisanya didistribusikan secara merata di seluruh gambar/video, data yang dihasilkan mesin, data streaming, dan lainnya.

Chung Heng, Wakil Presiden Senior, Oracle Systems, JAPAC dan EMEA mengatakan, organisasi di Asia Pasifik sedang menuju kemajuan yang kuat dalam hal menyatukan sumber data dan mendapatkan nilai lebih dari keamanan data serta persyaratan tata kelola. Penelitian juga mengungkapkan bahwa fokus mereka yang kuat pada bidang-bidang tertentu ini kemungkinan membuat mereka terhambat untuk menyadari beberapa manfaat dari multi-hybrid cloud yang mereka butuhkan saat ini, di samping menyediakan akses pada kemampuan unik mereka dalam mendukung diversifikasi.

"Faktanya, hanya sepertiga perusahaan di JAPAC yang tampaknya berfokus pada aspek manajemen data dibandingkan dengan lebih dari dua pertiga di Eropa. Mereka perlu memahami hidup di lingkungan multi-hybrid cloud sesegera mungkin atau dapat berisiko tertinggal," ujar Chung Heng, Jumat (29/5/2020).

Sektor publik dan ritel menunjukkan kematangan strategi data yang rendah: 34%. Sementara, sektor publik dan organisasi layanan kesehatan memiliki strategi data yang tidak lengkap.

Seperti yang ditunjukkan dalam penelitian ini, dengan meningkatnya kompleksitas, ditambah dengan bekerja di lingkungan TI yang berbeda, 64% responden bergulat dengan tantangan mengelola infrastruktur multi-hybrid. Jadi, tidak mengherankan apabila 70% organisasi menganggap perlunya menyederhanakan proses TI mereka sebagai prioritas utama.

Satu masalah yang disoroti oleh penelitian ini adalah bahwa kekhawatiran dan fokus di sekitar keamanan data dan tata kelola data telah membatasi bisnis untuk memperoleh manfaat utama. Menurut penelitian, adopsi hosting data multi-cloud didorong oleh kebutuhan untuk diversifikasi serta akses ke dalam kemampuan unik–yaitu 6 dari 10 responden menyebutkan "mengakses teknologi atau kemampuan spesifik" sebagai driver/pendorong untuk strategi multi-cloud mereka.

Namun, meskipun 83% dari perusahaan percaya bahwa persyaratan keamanan data adalah prioritas tinggi atau kritis, ketika mereka maju di sepanjang peta jalan manajemen data mereka, setengah dari responden mengatakan mereka saat ini tidak memiliki kemampuan memadai untuk memastikan perlindungan data dan mematuhi peraturan keamanan.

"Dengan adanya tantangan ini, studi ini merekomendasikan agar organisasi mencari mitra teknologi mereka untuk menyediakan platform data terpadu yang akan memberikan visibilitas pada setiap lini di seluruh lingkungan hybrid mereka, bersamaan dengan fondasi keamanan yang cukup dan juga fleksibilitas untuk memenuhi kompleksitas data saat ini dan di masa depan," jelas Chung Heng.

Baca Juga

Tag: Digital Economy, Cloud, The Oracle Corporation, Oracle ERP Cloud

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: File/readitquik.com

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40