Portal Berita Ekonomi Senin, 13 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:13 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 1,31% pada level 10.756.
  • 21:12 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,14 USD/barel.
  • 21:11 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,77 USD/barel.
  • 21:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,51% terhadap Euro pada level 1,1358 USD/EUR.
  • 21:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2621 USD/GBP.
  • 21:08 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka menguat 0,78% pada level 26.279.
  • 21:07 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka menguat 0,68% pada level 3.206.
  • 21:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,31% terhadap Yen pada level 107,25 JPY/USD.
  • 21:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.807 USD/troy ounce.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,17% pada level 25.772.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,67% pada level 2.186.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,22% pada level 22.784.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.443.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,74% pada level 2.632.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,82% pada level 6.145.

Hotel Ancang-Ancang Buka Saat New Normal, Jadi Ubah Sistem Check-In, Seperti Apa?

Hotel Ancang-Ancang Buka Saat New Normal, Jadi Ubah Sistem Check-In, Seperti Apa?
WE Online, Bogor -

Hotel dan resor dalam kondisi krisis akibat wabah corona, terpaksa menghentikan operasional secara temporer ataupun selamanya. Bahkan, di tengah tatanan kehidupan baru (new normal) pun mereka masih akan mengalami kesulitan karena rendahnya okupansi.

Menurut data GDP Venture, ada 737 hotel yang tutup/sementara tutup, tersebar di Jawa Barat (304), Bali (170), Daerah Istimewa Yogyakarta (98), Nusa Tenggara Barat (75), dan DKI Jakarta (90).

Hal serupa terjadi di Amerika Serikat. "Hotel merugi lebih dari 25 miliar dolar AS sejak corona merebak, 70% karyawan hotel telah terdampak PHK atau cuti," begitu berdasarkan data Asosiasi Hotel dan Penginapan Amerika (AHLA), dilansir dari Business Insider, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga: Hadapi Masa Sulit, Investor Tokopedia Kembali Jual Saham Demi Bayar Utang

Baca Juga: E-Commerce Bersiap Hadapi 'The New Normal' yang Jadi Tantangan

Saat negara di dunia, termasuk Indonesia, menyiapkan penerapan tatanan hidup baru, perusahaan perhotelan mulai mempersiapkan diri. Sejumlah nama besar, seperti: Marriott, Best Western, Hilton, dan Hyatt Hotels telah berkomitmen mematuhi pedoman kesehatan AHLA; dari mulai check-in tanpa kontak, hingga standar dan protokol pembersihan baru.

Namun, akan ada sedikit perubahan di pasar. "Saya pikir, konsumen akan bermigrasi ke properti yang lebih kecil ataupun yang memiliki ruang terbuka lebih besar dan volume okupansi tak tinggi," kata CEO Grace Bay Resorts, Mark Durliat.

Presiden Club Med Amerika Utara, Carolyne Doyon pun menyebut, akan ada peningkatan permintaan terhadap resor yang kurang padat dan terintegrasi.

Ia menambahkan, "resor yang memiliki lingkungan alam di sekitarnya dan melintasi area yang lebih luas, dengan bangunan bertingkat rendah (akan mengalami peningkatan okupansi)."

Sekadar informasi, protokol kesehatan pada tatanan hidup baru meminta para hotel menerapkan check-in lewat aplikasi ponsel pintar guna mengurangi interaksi satu sama lain.

Sebagai gambaran, Hilton memiliki sistem Digital Key untuk membuka pintu apapun, termasuk kamar, lift, pintu samping, dan fasilitas kebugaran.

Sejumlah hotel pun hanya akan mengizinkan okupansi 50% pada kondisi new normal, seperti Aman Resorts. Sementara itu, Four Seasons akan menempatkan peralatan kesehatan seperti masker, penyanitasi tangan, dan tisu sanitasi di tiap kamar.

Sejumlah barang tak penting seperti dekorasi, pena, kertas, dan direktori tamu juga tidak akan disediakan jika tak diminta.

Baca Juga

Tag: Perhotelan, Pariwisata, Virus Corona, The New Normal

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Unsplash/Ph B

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,881.94 3,842.29
British Pound GBP 1.00 18,422.24 18,237.49
China Yuan CNY 1.00 2,079.00 2,058.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,558.43 14,413.57
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.23 10,044.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,878.39 1,859.62
Dolar Singapura SGD 1.00 10,482.74 10,376.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,488.88 16,319.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.68 3,382.67
Yen Jepang JPY 100.00 13,627.66 13,488.27
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5064.447 33.191 696
2 Agriculture 1078.713 24.908 23
3 Mining 1325.758 41.194 48
4 Basic Industry and Chemicals 767.493 6.916 80
5 Miscellanous Industry 882.386 9.988 52
6 Consumer Goods 1813.377 14.353 57
7 Cons., Property & Real Estate 315.146 -0.912 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 892.581 -1.265 78
9 Finance 1117.565 5.359 93
10 Trade & Service 605.703 2.439 173
No Code Prev Close Change %
1 DOID 157 210 53 33.76
2 PNSE 540 675 135 25.00
3 UANG 440 550 110 25.00
4 INDY 745 930 185 24.83
5 PGUN 324 404 80 24.69
6 PTPW 1,120 1,310 190 16.96
7 KONI 432 500 68 15.74
8 CENT 89 102 13 14.61
9 GWSA 96 110 14 14.58
10 UNIT 146 166 20 13.70
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 100 90 -10 -10.00
2 LPPS 86 80 -6 -6.98
3 DART 258 240 -18 -6.98
4 TCPI 3,740 3,480 -260 -6.95
5 MAPA 2,450 2,280 -170 -6.94
6 SIPD 1,085 1,010 -75 -6.91
7 MARI 58 54 -4 -6.90
8 PRIM 320 298 -22 -6.88
9 KBLI 468 436 -32 -6.84
10 CANI 161 150 -11 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 PURA 123 117 -6 -4.88
2 PTBA 2,070 2,170 100 4.83
3 BCAP 159 157 -2 -1.26
4 IPTV 358 360 2 0.56
5 DOID 157 210 53 33.76
6 BBCA 31,000 30,875 -125 -0.40
7 BRIS 474 482 8 1.69
8 ENVY 133 133 0 0.00
9 ERAA 1,315 1,380 65 4.94
10 BBRI 3,110 3,160 50 1.61