Portal Berita Ekonomi Minggu, 12 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Usul Gerindra Hadapi Corona: Bansos sampai Desember dalam Bentuk Uang

Usul Gerindra Hadapi Corona: Bansos sampai Desember dalam Bentuk Uang
WE Online, Jakarta -

Angka kasus corona (Covid-19) di Tanah Air masih memperlihatkan kurva peningkatan dan belum ada penurunan hingga per Minggu, 31 Mei 2020. Hal ini yang disorot Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

Muzani menyampaikan hal ini karena status bencana nasional pandemi corona yang berkepanjangan membuat sektor bisnis terpuruk. Pun, kondisi ini membuat negara perlu anggaran yang besar dalam penanggulangan bencana atau penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Baca Juga: Gerindra Bilang New Normal Bukan Barang Baru, Karenanya...

"Covid-19 sampai sekarang belum ada tanda-tanda melandai dan penyelesaian saudara-saudara kita yang terkena dampak sosial dan ekonomi yang disebabkan Covid-19 juga makin hari makin banyak," kata Muzani, Senin (1/6/2020).

Dia berharap, pemerintah dan masyarakat sabar serta tetap semangat dalam menghadapi pandemi ini. Ujian pandemi ini berat karena tak hanya dirasakan Indonesia, tetapi juga belahan negara lainnya di dunia.

Keuangan negara saat ini tentu banyak digunakan untuk menanggulangi dampak kesehatan sosial, kesehatan, dan ekonomi. Belum lagi korban pemutusan hubungan kerja atau PHK akibat pandemi corona juga masih terjadi.

"Memang rumit dan butuh kesabaran yang panjang. Di sisi lain untuk mengatasi ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, menguras APBN bahkan menghentikan sektor produksi sampai dengan banyaknya PHK di mana-mana," ujarnya.

Menurutnya, dengan kondisi saat ini, pemerintah diingatkan lagi harus sabar dan punya kebijakan yang pro terhadap rakyat. Salah satu usul Gerindra yaitu agar bantuan sosial diperpanjang hingga Desember 2020. Namun, bansos ini diharapkan bisa diubah skemanya berupa uang tunai.

"Agar masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi dapat bantuan dari pemerintah hingga bulan Desember," ujar Wakil Ketua MPR itu.

Dia bilang, masyarakat yang terdampak corona saat ini harus jadi prioritas pemerintah. Ia tak menampik pemerintah juga dalam posisi sulit karena keuangan negara. Namun, ia meyakini usulan bansos sampai Desember bisa dilakukan.

"Kalau pemerintah bisa melakukan subsidi untuk kepentingan banyak pihak, kenapa pemerintah tidak melakukan segala macam upaya untuk kepentingan masyarakat?" tutur Muzani.

Jumlah kasus positif corona di Indonesia masih memperlihatkan data yang terus meningkat. Per Minggu (31/5/2020), pasien positif bertambah 700 sehingga totalnya menjadi 26.473. Sementara, pasien yang dinyatakan sembuh jadi 7.308 orang karena mengalami penambahan 293 orang. Untuk pasien yang meninggal dunia juga bertambah 40 sehingga totalnya jadi 1.613 orang.

"Kasus positif kita dapatkan penambahan kasus baru berdasarkan konfirm PCR Covid-19 bertambah 700 dan total jumlah positif menjadi 26.473," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Minggu (31/5/2020).

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Virus Corona, COVID-19, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Bansos

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40