Portal Berita Ekonomi Minggu, 12 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Inflasi Ramadan Terendah Lima Tahun Terakhir, Ini Penyebabnya

Inflasi Ramadan Terendah Lima Tahun Terakhir, Ini Penyebabnya
WE Online, Jakarta -

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2020 atau periode Ramadan dan Idulfitri tetap rendah yang tercatat 0,07% (mtm), sedikit turun dibandingkan dengan inflasi April 2020 sebesar 0,08% (mtm). Perkembangan inflasi Mei 2020 juga lebih rendah dibandingkan dengan pola inflasi pada periode Ramadan dan Idulfitri, yang dalam lima tahun terakhir rata-rata tercatat 0,69% (mtm).

Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan inflasi IHK Mei 2020 tercatat sebesar 2,19% (yoy), menurun dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 2,67% (yoy).

Baca Juga: Mudik Dilarang, Tiket Pesawat & Kereta Api Biang Keladi Inflasi Mei

Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, mengatakan bahwa menurut komponennya, inflasi IHK Mei 2020 yang rendah dipengaruhi inflasi inti yang melambat, yakni dari 0,17% (mtm) pada bulan sebelumnya menjadi 0,06% (mtm).

Menurut kelompok barang, perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh deflasi komoditas bawang bombay dan gula pasir, serta meredanya inflasi emas perhiasan. Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,65% (yoy), melambat dibandingkan dengan inflasi April 2020 sebesar 2,85% (yoy).

"Inflasi inti yang melambat tidak terlepas dari pengaruh melambatnya permintaan akibat pandemi Covid-19, konsistensinya kebijakan Bank Indonesia mengarahkan ekspektasi inflasi, rendahnya harga komoditas global, dan terjaganya stabiitas nilai tukar," ujar Onny di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Sementara itu, kelompok volatile food juga kembali mencatat deflasi sebesar 0,50% (mtm), lebih dalam dibandingkan dengan perkembangan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi sebesar 0,09% (mtm).

"Perkembangan ini dipengaruhi koreksi harga di beberapa komoditas seperti aneka cabai, telur ayam ras, dan bawang putih sejalan melambatnya permintaan, memadainya pasokan, dan terjaganya distribusi barang," jelas Onny.

Di sisi lain, inflasi komoditas bawang merah masih cukup tinggi didorong oleh pasokan panen bawang merah yang belum optimal. Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food pada bulan ini tercatat 2,52% (yoy), jauh lebih rendah dari inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 5,04% (yoy).

Kemudian, kelompok administered prices mencatat inflasi 0,67% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,14% (mtm). Inflasi ini lebih rendah dibandingkan dengan rerata inflasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada lima tahun terakhir sebesar 0,88% (mtm).

"Perkembangan inflasi kelompok administered prices Mei 2020 bersumber dari peningkatan tarif angkutan udara, tarif kereta api, rokok kretek filter, dan Bahan Bakar Rumah Tangga (BBRT). Secara tahunan, kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 0,28% (yoy), lebih tinggi dari realisasi perkembangan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi sebesar 0,09% (yoy)," jelas Onny.

Ke depan, BI terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mengendalikan inflasi tetap rendah dan terkendali dalam sasarannya sebesar 3,0%±1% pada 2020.

Baca Juga

Tag: Ekonomi Indonesia, Bank Indonesia (BI), Inflasi, Ramadan

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Aprillio Akbar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40