Portal Berita Ekonomi Senin, 13 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,17% pada level 25.772.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,67% pada level 2.186.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,22% pada level 22.784.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.443.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,74% pada level 2.632.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,82% pada level 6.145.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,00 CNY/USD.
  • 16:09 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.425 IDR/USD.

Startup di 4 Sektor Ini Siap Bertahan di Tengah Kondisi New Normal

Startup di 4 Sektor Ini Siap Bertahan di Tengah Kondisi New Normal
WE Online, Bogor -

Wacana pemberlakuan tatanan hidup baru atau new normal telah menggema beberapa waktu belakangan. Nah, jenis perusahaan rintisan (startup) seperti apa yang bakal siap menghadapi kondisi baru itu?

Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) menyebut, terdapat empat sektor startup yang sudah memiliki bekal menghadapi kondisi tatanan hidup baru; teknologi kesehatan (healthtech), pemesanan makanan berbasis aplikasi seperti Gofood dan Grabfood, fintech pembayaran, hingga e-commerce.

Melansir laporan yang diterbitkan Katadata, Ketua Amvesindo Jefri R Sirait berujar, "di tengah wabah, masyarakat merasa lebih gampang berbelanja dan bertransaksi melalui ponsel pintar. Produk yang mereka keluarkan membuatnya tetap sustainable."

Baca Juga: Indonesia Masih Belum Punya Jaringan 5G, Eh 2 Negara Ini Sudah Mulai Kembangkan Jaringan 6G!

Baca Juga: Gegara Corona, Startup 'Hotel Melati Online' Bakal Bagi Saham Rp253 M ke Karyawan

Namun, startup di empat sektor itu juga mesti memerhatikan dua hal, yakni: inovasi dan produk. Karena investor tertarik mengucurkan dana kepada startup dengan produk yang berguna di tengah pandemi. Sebagai gambaran, mantan Bos Bukalapak Achmad Zaky belum lama ini menyuntikkan dana ke startup Eduka System karena produknya penting di tengah wabah corona.

Berangkat dari fakta itu, maka Amvesindo menganggap startup-startup di empat sektor tersebut dapat bertahan di tengah kondisi new normal. "Startup yang masyarakat butuhkan banyak yang bertahan," imbuhnya.

Selain itu, startup yang relevan dengan kebutuhan pemerintah pun bakal siap menghadapi tatanan hidup baru sebab pengeluaran terbesar ada di sektor itu, tambah Jefri. Inovasi juga berperan penting.

Ia kemudian mencontohkan produksi alat kesehatan oleh perusahaan otomotif yang penjualannya terdampak wabah. "Masker dan alat pelindung diri (APD) dapat dibuat dari plastic injection, begitu juga dengan produksi ventilator tetapi bekerja sama dengan sejumlah institusi," jelasnya.

Sependapat dengan Jefri, Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Ignasius Untung setuju kalau startup di sektor kesehatan, logistik, toko kelontong daring, dan belanja daring bakal konsumen perlukan di tengah kondisi new normal.

Baca Juga

Tag: Startup, The New Normal, Asosiasi Modal Ventura lndonesia untuk Startup lndonesia (Amvesindo), Healthtech, E-commerce, Financial Technology (Fintech)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Unsplash/Rawpixel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,881.94 3,842.29
British Pound GBP 1.00 18,422.24 18,237.49
China Yuan CNY 1.00 2,079.00 2,058.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,558.43 14,413.57
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.23 10,044.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,878.39 1,859.62
Dolar Singapura SGD 1.00 10,482.74 10,376.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,488.88 16,319.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.68 3,382.67
Yen Jepang JPY 100.00 13,627.66 13,488.27
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5064.447 33.191 696
2 Agriculture 1078.713 24.908 23
3 Mining 1325.758 41.194 48
4 Basic Industry and Chemicals 767.493 6.916 80
5 Miscellanous Industry 882.386 9.988 52
6 Consumer Goods 1813.377 14.353 57
7 Cons., Property & Real Estate 315.146 -0.912 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 892.581 -1.265 78
9 Finance 1117.565 5.359 93
10 Trade & Service 605.703 2.439 173
No Code Prev Close Change %
1 DOID 157 210 53 33.76
2 PNSE 540 675 135 25.00
3 UANG 440 550 110 25.00
4 INDY 745 930 185 24.83
5 PGUN 324 404 80 24.69
6 PTPW 1,120 1,310 190 16.96
7 KONI 432 500 68 15.74
8 CENT 89 102 13 14.61
9 GWSA 96 110 14 14.58
10 UNIT 146 166 20 13.70
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 100 90 -10 -10.00
2 LPPS 86 80 -6 -6.98
3 DART 258 240 -18 -6.98
4 TCPI 3,740 3,480 -260 -6.95
5 MAPA 2,450 2,280 -170 -6.94
6 SIPD 1,085 1,010 -75 -6.91
7 MARI 58 54 -4 -6.90
8 PRIM 320 298 -22 -6.88
9 KBLI 468 436 -32 -6.84
10 CANI 161 150 -11 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 PURA 123 117 -6 -4.88
2 PTBA 2,070 2,170 100 4.83
3 BCAP 159 157 -2 -1.26
4 IPTV 358 360 2 0.56
5 DOID 157 210 53 33.76
6 BBCA 31,000 30,875 -125 -0.40
7 BRIS 474 482 8 1.69
8 ENVY 133 133 0 0.00
9 ERAA 1,315 1,380 65 4.94
10 BBRI 3,110 3,160 50 1.61