Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,14% pada level 25.477.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,11% pada level 2.183.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,87% pada level 22.587.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,83% pada level 3.414.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,16% pada level 2.626.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,46% pada level 6.147.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.450 IDR/USD.

Air Laut Pasang, Perum Perindo Pastikan Tidak Ganggu Aktivitas Bisnis Perusahaan

Air Laut Pasang, Perum Perindo Pastikan Tidak Ganggu Aktivitas Bisnis Perusahaan
WE Online, Jakarta -

Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) memastikan naiknya permukaan air laut atau banjir rob tidak mengganggu aktivitas bisnis perusahaan.

Sesuai peringatan dini dari Pusat Meteorologi Maritim dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika pada Rabu, 3 Juni 2020, pukul 18.00 WIB, hingga 5 Juni 2020 mendatang akan ada gelombang tinggi air laut disejumlah wilayah pesisir perairan utara Pulau Jawa.

Baca Juga: Perum Perindo Agresif Serap Ikan dari Nelayan di Tengah Wabah Covid-19

Sekretaris Perusahaan Perum Perindo, Boyke Andreas, mengatakan bahwa fenomena air laut yang meluap ke daratan ini berdampak di beberapa pelabuhan perikanan yang dikelola Perum Perikanan Indonesia.

"Dampak gelombang tinggi air laut menggenangi kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan dan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta. Namun, kami memastikan aktivitas di setiap lini bisnis usaha tetap berjalan dengan baik," jelasnya dalam keterangan yang diperoleh, Kamis (4/6/2020).

Boyke menambahkan, beberapa langkah antisipatif Perum Perindo tengah diterapkan di beberapa segmen bisnis kepelabuhanan di sejumlah pelabuhan perikanan dalam menghadapi banjir rob.

"Salah satunya kami bekerja sama dalam penyediaan pompa banjir dengan Unit Pelayanan Terpadu Kementerian Kelautan dan Perikanan," tambahnya, Kamis (4/6/2020).

Boyke melanjutkan, selama ini mesin pendingin raksasa atau cold storage dan pabrik es tidak terganggu banjir rob. Pasalnya, lokasi bangunan berada pada level yang lebih tinggi. Namun, ada beberapa kegiatan usaha yang membutuhkan perhatian lebih ketika banjir rob melanda. Di antaranya, kegiatan penyediaan listrik, air dan dock kapal di pelabuhan perikanan.

Dalam hal ini, Boyke menuturkan pihaknya tengah mempersiapkan tanggul sementara di sejumlah area strategis tersebut agar tidak mengganggu kegiatan usaha di dalam kawasan pelabuhan perikanan, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini yang memasuki era new normal sehingga adanya fenomena air pasang ini juga membuat pihaknya melakukan persiapan ekstra.

"Langkah pencegahan dan persiapan ekstra perlu kami lakukan agar air laut pasang yang menggenangi pelabuhan perikanan tidak berdampak juga pada kesehatan para karyawan dan para tenan sebagai pemangku kepentingan kami yang berlokasi di pelabuhan perikanan," lanjutnya.

Tanggul memang ampuh untuk menangkal rob dan menurutnya upaya preventif melalui tanggul buatan ini bersifat sementara dan khusus di area tertentu segmen usaha Perum Perindo. Pasalnya, untuk tanggul sesungguhnya seperti pembangunan tanggul di area Muara Baru telah digagas oleh Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemerintah Provinisi DKI Jakarta serta pihak terkait lainnya.

Proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall ini dikenal dengan sebutan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Adapun Muara Baru merupakan salah satu titik prioritas dalam proyek Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara.

Baca Juga

Tag: Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo), Perikanan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Vicky Fadil

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,888.90 3,849.18
British Pound GBP 1.00 18,294.87 18,111.39
China Yuan CNY 1.00 2,081.25 2,059.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,584.56 14,439.44
Dolar Australia AUD 1.00 10,115.85 10,013.75
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,881.68 1,862.94
Dolar Singapura SGD 1.00 10,472.15 10,367.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,538.89 16,369.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,417.59 3,379.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.00 13,465.86
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5079.122 14.675 696
2 Agriculture 1082.119 3.406 23
3 Mining 1314.351 -11.407 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.246 11.753 80
5 Miscellanous Industry 890.379 7.993 52
6 Consumer Goods 1834.167 20.790 57
7 Cons., Property & Real Estate 311.880 -3.266 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.143 -3.438 78
9 Finance 1118.444 0.879 93
10 Trade & Service 605.111 -0.592 173
No Code Prev Close Change %
1 INDO 118 159 41 34.75
2 WOWS 50 67 17 34.00
3 AGRO 154 206 52 33.77
4 NIKL 500 625 125 25.00
5 SMBR 328 410 82 25.00
6 UANG 550 685 135 24.55
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 MBTO 64 79 15 23.44
9 DADA 88 104 16 18.18
10 KMTR 238 274 36 15.13
No Code Prev Close Change %
1 TALF 230 214 -16 -6.96
2 INCI 505 470 -35 -6.93
3 TCPI 3,480 3,240 -240 -6.90
4 HDFA 160 149 -11 -6.88
5 TNCA 160 149 -11 -6.88
6 CENT 102 95 -7 -6.86
7 POLL 5,100 4,750 -350 -6.86
8 DNAR 268 250 -18 -6.72
9 CANI 150 140 -10 -6.67
10 SOFA 90 84 -6 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 482 490 8 1.66
2 PURA 117 121 4 3.42
3 DOID 210 216 6 2.86
4 KAEF 1,195 1,340 145 12.13
5 BBRI 3,160 3,170 10 0.32
6 TOWR 1,065 1,065 0 0.00
7 INDY 930 920 -10 -1.08
8 TLKM 3,090 3,080 -10 -0.32
9 INAF 1,025 1,180 155 15.12
10 PTBA 2,170 2,140 -30 -1.38