Portal Berita Ekonomi Rabu, 05 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:30 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,17% pada akhir sesi II.
  • 09:20 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 0,35% pada level 10.941.
  • 09:20 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,57 USD/barel.
  • 09:19 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 44,35 USD/barel.
  • 09:18 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Euro pada level 1,1811 USD/EUR.
  • 09:17 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,3083 USD/GBP.
  • 09:16 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka melemah 0,11% pada level 24.919.
  • 09:15 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,62% pada level 26.828.
  • 09:14 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,61% pada level 2.293.
  • 09:11 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,80% pada level 22.392.
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka melemah 0,70% pada level 3.348.
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,36% pada level 3.306.
  • 09:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,11% pada level 2.518.
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup menguat 0,05% pada level 6.036.
  • 09:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,11% terhadap Yuan pada level 6,96 CNY/USD.

Wakili Pengusaha, AHY Gak Takut Protes ke Pemerintah, Kali Ini Soal...

Wakili Pengusaha, AHY Gak Takut Protes ke Pemerintah, Kali Ini Soal...
WE Online, Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhyono (AHY) mengungkapkan bahwa asosiasi pengusaha dan buruh keberatasan soal Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Menurut dia, secara sanksi admnistrasi ikut memberatkan perusahaan. "Asosiasi-asosiasi buruh dan pengusaha memprotes pungutan baru yang diberlakukan Pemerintah lewat PP No. 25/ 2020 tentang Tabungan Perumahan Rakyat." katanya dalam akun Twitternya, Jumat (5/6/2020).

Sambungnya, "Dengan ancaman sanksi administrasi, gaji ASN dan karyawan akan dipotong 2,5% dan 0,5% ditanggung perusahaan atau pemberi kerja." 

Baca Juga: Bikin Hati Sejuk, Ini Isi Pesan Mas AHY ke Calon Jemaah Haji 2020

Baca Juga: Wacana New Normal, Anak Buah AHY: Jangan sampai Malah Korbankan Rakyat!

Selain itu, ia mengatakan kenaikan Tapera di masa pandemi mirip seperti kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Sebab, menurut AHY saat ini keuangan perusahaan dan daya beli pekerja tertekan.

"Laiknya kenaikan premi BPJS Kesehatan, pemberlakuan pungutan Tapera di masa pandemi berimplikasi lgsg pada pendapatan dan daya beli pekerja serta juga beban keuangan perusahaan yang kini masih tertekan." katanya.

Terkait itu juga, AHY meminta pemerintah untuk lebih sensitif. "Selain itu, kata dia Pemerintah perlu lebih sensitif dan responsif terhadap situasi berat yang sedang dihadapi para pekerja serta dunia bisnis. Jika dipaksakan, pelaksanaan pungutan Tapera ini bukan hanya bisa kedodoran, tapi juga kontraproduktif." tukasnya.

Tag: Agus Harimurti Yudhoyono, Partai Demokrat, Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat), Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,918.44 3,879.14
British Pound GBP 1.00 19,226.93 19,032.71
China Yuan CNY 1.00 2,110.42 2,089.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,696.12 14,549.89
Dolar Australia AUD 1.00 10,562.10 10,449.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,896.27 1,877.33
Dolar Singapura SGD 1.00 10,713.02 10,602.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,363.47 17,186.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,493.25 3,455.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,923.37 13,783.53
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.002 68.779 696
2 Agriculture 1155.418 22.496 23
3 Mining 1359.215 19.561 48
4 Basic Industry and Chemicals 743.025 13.585 80
5 Miscellanous Industry 893.144 13.284 52
6 Consumer Goods 1876.832 32.083 57
7 Cons., Property & Real Estate 288.806 -0.604 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.325 13.148 78
9 Finance 1120.566 15.683 93
10 Trade & Service 611.007 2.478 173
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 280 348 68 24.29
2 OASA 350 430 80 22.86
3 WIIM 298 358 60 20.13
4 DIGI 1,800 2,100 300 16.67
5 ATIC 610 700 90 14.75
6 YPAS 420 476 56 13.33
7 NOBU 680 770 90 13.24
8 POLU 850 950 100 11.76
9 BAYU 1,035 1,155 120 11.59
10 MCAS 2,040 2,250 210 10.29
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 66 60 -6 -9.09
2 ASRM 2,000 1,860 -140 -7.00
3 LUCK 286 266 -20 -6.99
4 WSBP 186 173 -13 -6.99
5 MEGA 7,900 7,350 -550 -6.96
6 ITIC 790 735 -55 -6.96
7 JAST 72 67 -5 -6.94
8 SRAJ 159 148 -11 -6.92
9 INTA 290 270 -20 -6.90
10 KBAG 348 324 -24 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 WIIM 298 358 60 20.13
2 ICBP 9,300 10,025 725 7.80
3 BBRI 2,990 3,080 90 3.01
4 TOWR 1,130 1,160 30 2.65
5 TLKM 2,920 2,950 30 1.03
6 MNCN 790 840 50 6.33
7 BRIS 515 535 20 3.88
8 BRPT 895 890 -5 -0.56
9 INDF 6,475 6,750 275 4.25
10 FREN 133 132 -1 -0.75