Puji Tuhan! Keluarga George Floyd Bersyukur Terima Dana Sumbangan Lebih dari Rp180 Miliar

Puji Tuhan! Keluarga George Floyd Bersyukur Terima Dana Sumbangan Lebih dari Rp180 Miliar Kredit Foto: Reuters/Lucas Jackson

Penggalangan dana untuk keluarga George Floyd melalui situs GoFundMe telah melampaui target yaitu sebesar USD1,5 juta atau Rp21 miliar.

Hingga berita ini diturunkan, Jumat (5/6/2020), dana yang terkumpul telah mencapai lebih dari USD12 juta atau sekitar Rp181 miliar lebih.

Baca Juga: Ngeri-ngeri, Viral Lagi Video yang Mirip Penganiayaan George Floyd

Penggalangan dana secara online ini dipelopori oleh saudara George Floyd, Philonise Floyd. Dana ini akan digunakan untuk membayar biaya perjalanan dan hukum serta untuk mendukung dan pendidikan bagi anak-anak Floyd.

"Penggalangan dana ini dilakukan untuk menutup biaya pemakaman dan penguburan, konseling mental dan kesedihan, penginapan dan perjalanan untuk semua proses pengadilan, dan untuk membantu keluarga kami di masa yang akan datang ketika kami terus mencari keadilan untuk George," tulis Philonise Floyd pada Halaman GoFundMe.

"Sebagian dari dana ini juga akan digunakan untuk Perkebunan George Floyd untuk keuntungan dan perawatan anak-anaknya dan dana pendidikan mereka," sambungnya seperti dikutip dari The Hill.

Sementara akun GoFundMe terpisah khusus untuk anak perempuan George Floyd, Giana, juga telah sedikit melebihi target yaitu USD1,5 juta. Pihak yang melakukan penggalangan dana mengatakan bahwa ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan putri George Floyd yang berusia 6 tahun itu.

George Floyd meninggal pada Hari Peringatan setelah seorang perwira polisi Minneapolis yang mencekik lehernya dengan lutut selama hampir sembilan menit. Floyd sempat memohon kepada petugas saat ia tidak bisa bernapas.

Rekaman video tentang insiden itu memicu kemarahan yang meluas dan demonstrasi berhari-hari di banyak kota di seluruh negeri dan di seluruh dunia, dan menempatkan masalah ketidakadilan rasial di AS sebagai yang terdepan.

Keempat petugas yang terlibat dalam penangkapan George Floyd telah ditahan dan menghadapi dakwaan.

Derek Chauvin, petugas yang menjepit George Floyd ke tanah dengan lututnya, didakwa melakukan pembunuhan tingkat dua dan pembunuhan tingkat dua. Tiga petugas lainnya dituduh membantu dan bersekongkol dengan pembunuhan tingkat dua sehubungan dengan kematian Floyd dalam tahanan mereka.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini