Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:29 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,01% pada level 25.481.
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,84% pada level 2.201.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,59% pada level 22.945.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,56% pada level 3.361.
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,16% pada level 2.650.
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,54% pada level 6.213.
  • 16:25 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:25 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,95% terhadap Dollar AS pada level 14.588 IDR/USD.

Kementan Berhasil Jaga Harga & Stok Pangan Stabil di Tengah Covid-19, ICMI Tepuk Tangan

Kementan Berhasil Jaga Harga & Stok Pangan Stabil di Tengah Covid-19, ICMI Tepuk Tangan
WE Online, Jakarta -

Pertanian merupakan salah satu sektor penting yang harus didorong dan ditangani secara khusus oleh pemerintah, terutama di tengah pandemi Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) guna menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Apresiasi tersirat dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) atas kinerja Kementan diutarakan Prof Ambo Alla, Guru Besar Pertanian Universitas Hasanudin (Unhas) sekaligus Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Keanggotaan ICMI. Dia meyakini Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mampu mengatasi masalah pangan masyarakat dalam situasi seburuk apa pun.

"Covid-19 membuat masyarakat lesu, diperlukan social engineering agar kembali bangkit terutama menghadapi new normal. Saya percaya Pak Menteri bisa membangkitkan semangat masyarakat," ucap Prof Ambo Ala dalam diskusi virtual ICMI dengan tema Ketahanan Pangan di Tengah dan Pasca Covid - 19, Kamis (4/6/2020).

Baca Juga: Galakkan Diversifikasi Pangan, Kementan Gandeng Dosen Polbangtan Gelar Penelitian Strategis

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua ICMI Orwil Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Arismunandar, yang menegaskan keberhasilan Kementan dalam ketahanan pangan berbasis pada bukti. Dirinya berharap ke depan sektor pertanian lebih dikembangkan di wilayah Sulsel.

"Kita berharap Sulsel menjadi lumbung pangan nasional dengan pengembangan pertanian berbasis industri berskala besar," tutur Aris.

Seperti diketahui, Kementan memastikan 11 komoditas bahan pangan masyarakat, yaitu beras, bawang merah, putih, cabai besar, jagung, cabai rawit, daging ayam ras, daging sapi, daging kerbau, telor ayam, gula pasir, dan minyak goreng masih terkendali.

Terpantau seluruh kebutuhan pangan tersebut terpenuhi, terutama ketika menghadapi bulan suci Ramadan dan Idulfitri (Mei 2020). Namun, Mentan Syahrul menuturkan, memang masih ada beberapa catatan yang menjadi bahan evaluasi untuk Kementan.

"Persoalan yang lain terpantau dari sisi distribusi, logistik nasional, kemudian penyikapan terhadap daerah defisit yang ada," ucap Syahrul saat mengisi diskusi virtual bersama ICMI.

Kemudian, Syahrul juga mengatakan bahwa kebutuhan utama masyarakat, yaitu beras, terpantau aman hingga akhir Desember 2020 mendatang. Tercatat, ketersediaan beras hingga saat ini mencapai 21 juta ton dengan perkiraan kebutuhan pada empat hingga lima bulan ke depan sekitar 12,5 juta ton.

Baca Juga

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Pangan, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Prasetia Fauzani

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,916.46 3,877.08
British Pound GBP 1.00 18,481.80 18,294.99
China Yuan CNY 1.00 2,098.11 2,077.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,689.08 14,542.92
Dolar Australia AUD 1.00 10,289.70 10,185.86
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.19 1,876.31
Dolar Singapura SGD 1.00 10,560.09 10,453.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,760.24 16,592.02
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,447.33 3,409.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,697.39 13,558.57
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.798 -3.324 696
2 Agriculture 1111.297 29.178 23
3 Mining 1296.803 -17.548 48
4 Basic Industry and Chemicals 777.329 -1.917 80
5 Miscellanous Industry 918.283 27.904 52
6 Consumer Goods 1830.223 -3.944 57
7 Cons., Property & Real Estate 315.657 3.777 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.751 0.608 78
9 Finance 1112.921 -5.523 93
10 Trade & Service 605.191 0.080 173
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 50 67 17 34.00
2 AKPI 296 370 74 25.00
3 SDPC 111 135 24 21.62
4 ESTI 50 59 9 18.00
5 INDX 50 58 8 16.00
6 DUTI 4,790 5,550 760 15.87
7 ANJT 496 570 74 14.92
8 BEST 116 133 17 14.66
9 JMAS 204 232 28 13.73
10 IDPR 164 185 21 12.80
No Code Prev Close Change %
1 CBMF 200 186 -14 -7.00
2 TARA 173 161 -12 -6.94
3 BYAN 12,700 11,825 -875 -6.89
4 DPUM 73 68 -5 -6.85
5 SMBR 410 382 -28 -6.83
6 PORT 500 466 -34 -6.80
7 ATIC 740 690 -50 -6.76
8 ERTX 119 111 -8 -6.72
9 SAMF 388 362 -26 -6.70
10 HELI 240 224 -16 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,170 3,130 -40 -1.26
2 PURA 121 122 1 0.83
3 TOWR 1,065 1,055 -10 -0.94
4 IPTV 354 356 2 0.56
5 PWON 414 428 14 3.38
6 ASII 4,950 5,150 200 4.04
7 AGRO 206 224 18 8.74
8 LSIP 890 940 50 5.62
9 BRIS 490 490 0 0.00
10 DMAS 185 195 10 5.41