Portal Berita Ekonomi Selasa, 14 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:13 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 1,31% pada level 10.756.
  • 21:12 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,14 USD/barel.
  • 21:11 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,77 USD/barel.
  • 21:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,51% terhadap Euro pada level 1,1358 USD/EUR.
  • 21:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2621 USD/GBP.
  • 21:08 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka menguat 0,78% pada level 26.279.
  • 21:07 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka menguat 0,68% pada level 3.206.
  • 21:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,31% terhadap Yen pada level 107,25 JPY/USD.
  • 21:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.807 USD/troy ounce.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,17% pada level 25.772.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,67% pada level 2.186.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,22% pada level 22.784.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.443.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,74% pada level 2.632.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,82% pada level 6.145.

Talak Cerai Aramco, Pertamina Ngarep Kurangi Impor BBM

Talak Cerai Aramco, Pertamina Ngarep Kurangi Impor BBM
WE Online, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mengakhiri kerja sama dengan Saudi Aramco dalam pembangunan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap, Jawa Tengah. Kini Pertamina tengah mencari partner baru. Jika kilang ini kelar, perseroan bisa mengurangi ketergantungan impor sekaligus mengerek daya saing produk BBM Indonesia.

Hal ini diungkapkan Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang. Menurutnya, sesuai kesepakatan akhir tahun lalu, perjanjian kerja sama dengan Aramco sampai akhir April 2020 adalah untuk melakukan studi atau analisis.

Pihak Aramco menyadari pembangunan RDMP Cilacap ini sangat penting untuk segera dijalankan. Namun, setelah melakukan komunikasi secara intens, Aramco memilih fokus pada hal-hal lain. Sehingga tidak bisa bergabung dalam proyek ini.

Baca Juga: Sindiran Orang MUI Jleb Banget: Kemarin Penghina Alquran Jadi Bos Pertamina, Sekarang...

"Sudah ada surat resmi CEO-nya ke Presdir Pertamina, bahwa silakan dilakukan, silakan menjalankan Cilacap. Artinya, Aramco tidak bisa bergabung untuk membangun Cilacap," ujarnya melalui video conference di Jakarta, kemarin (5/6/2020).

Menurutnya, bila ke depan ada proyek lain, kedua pihak akan membicarakan kembali peluang-peluang kerja sama yang ada. "Pertamina kini cari partner baru. Lahan sudah clear, sambil lihat peluang apa yang bisa dibangun lebih dulu sambil mencari partner baru," katanya.

Ia menuturkan, selain mempersiapkan skema bisnis baru, ia juga melihat adanya peluang percepatan untuk beberapa proyek. Seperti biorefinary berskala kecil atau setara dengan standar emisi Euro 5. Hal ini sebagai bagian dari modifikasi kilang RDMP Cilacap.

"Mungkin 2022 sudah bisa beroperasi biorefinery skala kecil di sana. Lalu perbaikan kualitas untuk penuhi standar Euro 5," katanya.

 

Ia menargetkan, RDMP Cilacap selesai dibangun pada 2022. Nantinya, modifikasi ini akan menambah kapasitas kilang Cilacap dari saat ini 348 ribu barel per hari (bph) menjadi 400 ribu bph. 

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Saudi Aramco, PT Pertamina (Persero), Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Nytimes.com

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,881.94 3,842.29
British Pound GBP 1.00 18,422.24 18,237.49
China Yuan CNY 1.00 2,079.00 2,058.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,558.43 14,413.57
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.23 10,044.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,878.39 1,859.62
Dolar Singapura SGD 1.00 10,482.74 10,376.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,488.88 16,319.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.68 3,382.67
Yen Jepang JPY 100.00 13,627.66 13,488.27
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5064.447 33.191 696
2 Agriculture 1078.713 24.908 23
3 Mining 1325.758 41.194 48
4 Basic Industry and Chemicals 767.493 6.916 80
5 Miscellanous Industry 882.386 9.988 52
6 Consumer Goods 1813.377 14.353 57
7 Cons., Property & Real Estate 315.146 -0.912 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 892.581 -1.265 78
9 Finance 1117.565 5.359 93
10 Trade & Service 605.703 2.439 173
No Code Prev Close Change %
1 DOID 157 210 53 33.76
2 PNSE 540 675 135 25.00
3 UANG 440 550 110 25.00
4 INDY 745 930 185 24.83
5 PGUN 324 404 80 24.69
6 PTPW 1,120 1,310 190 16.96
7 KONI 432 500 68 15.74
8 CENT 89 102 13 14.61
9 GWSA 96 110 14 14.58
10 UNIT 146 166 20 13.70
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 100 90 -10 -10.00
2 LPPS 86 80 -6 -6.98
3 DART 258 240 -18 -6.98
4 TCPI 3,740 3,480 -260 -6.95
5 MAPA 2,450 2,280 -170 -6.94
6 SIPD 1,085 1,010 -75 -6.91
7 MARI 58 54 -4 -6.90
8 PRIM 320 298 -22 -6.88
9 KBLI 468 436 -32 -6.84
10 CANI 161 150 -11 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 PURA 123 117 -6 -4.88
2 PTBA 2,070 2,170 100 4.83
3 BCAP 159 157 -2 -1.26
4 IPTV 358 360 2 0.56
5 DOID 157 210 53 33.76
6 BBCA 31,000 30,875 -125 -0.40
7 BRIS 474 482 8 1.69
8 ENVY 133 133 0 0.00
9 ERAA 1,315 1,380 65 4.94
10 BBRI 3,110 3,160 50 1.61