Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Rupiah Menguat, Denny Siregar-Tengku Zulkarnain Kok Malah Ribut?

Rupiah Menguat, Denny Siregar-Tengku Zulkarnain Kok Malah Ribut?
WE Online, Jakarta -

Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sempat berada di level Rp13.973 jadi perhatian publik, terutama di media sosial. Isu menguatnya rupiah terhadap dolar AS membuat pegiat medsos Denny Siregar terlibat friksi dengan penceramah Tengku Zulkarnain.

Kedua figur ini memang berbeda pandangan politik. Denny dikenal sebagai salah seorang pegiat medsos yang pro terhadap pemerintahan Joko Widodo. Sebaliknya, Tengku Zul aktif mengkritisi pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: Analis Sebut Rupiah Hanya Menguat Sementara, Pasalnya...

Awalnya, Denny menulis di akun Twitternya @Dennysiregar7 pada Jumat, 5 Juni 2020. Dalam cuitannya itu menyinggung penguatan rupiah terhadap dolar AS. "Satu dollar sudah berapa rupiah ya sekarang?" tulis Denny yang dikutip pada Selasa (9/6/2020).

Pun, Denny kembali menulis cuitan pada Senin, 8 Juni 2020 dengan menyebut nama Tengku Zulkarnain.

"Ayah naen @ustadtengkuzul, berapa posisi Rupiah terhadap dollar sekarang? Biasanya jago kalo bahas ini," ujar Denny.

Merespons cuitan Denny, Tengku pun memberikan komentarnya. Ia menyinggung pernyataan Presiden Jokowi yang pernah berjanji dolar AS di bawah Rp10 ribu. Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu pun menyoroti harga bahan bakar minyak atau BBM yang juga sampai sekarang belum turun.

"Kan Dolar janjinya di bawah 10.000. Dolar turun pun rakyat terlanjur melarat... O, ya BBM nggak turun turun apa nyangkut di tiang jemuran ya?" tulis Tengku.

Tak hanya membalas lewat komentar, Tengku pun mencuit dengan menyebut nama Denny Siregar. Ia heran Denny yang bangga dengan buat status rupiah perkasa terhadap dolar AS. Padahal, kata dia, di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, dolar AS pernah di bawah Rp10 ribu.

"Bung @Dennysiregar7 buat status Rupiah PERKASA. Saya lihat di indeks masih Rp14.002.80. Kenapa bangga luar biasa, ya? Zaman pak SBY Dolar di bawah Rp10.000. Apa mata dia dkk belum melek melek? Padahal hutang terbaru sudah dipatok Rp14.000 juga," tulis Tengku.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 8 Juni 2020. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.800 per dolar AS.

Perdagangan di pasar spot pada Senin kemarin, rupiah ditransaksikkan di level Rp13.891 per dolar AS, atau menguat 0,21 persen dari level perdagangan akhir pekan lalu, Jumat, 5 Juni 2020 di posisi Rp13.920. Bahkan, rupiah sempat menyentuh angka Rp13.847 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan, pergerakan positif itu seiring dengan sentimen baik pelaku pasar keuangan terhadap membaiknya perekonomian AS setelah adanya kebijakan relaksasi pembatasan sosial atau lockdown.

Data tenaga kerja AS, baik Non-Farm Payrolls (NFP) dan tingkat pengangguran yang dirilis akhir pekan lalu, kata dia, menunjukkan penambahan jumlah orang yang dipekerjakan di luar sektor pertanian dan pemerintahan sebanyak 2,5 juta orang. Tingkat pengangguran pun turun menjadi 13,3 persen, dari sebelumnya 14,7 persen.

"Data tenaga kerja AS yang lebih baik ini karena kebijakan AS yang sudah mulai membuka perekonomiannya meskipun masih terkena wabah (Covid-19). Pasar pun masih berekspektasi positif terhadap upaya pembukaan ekonomi di negara-negara pandemi yang lain," kata Ariston, Senin (8/6/2020).

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Rupiah, Denny Siregar, Tengku Zulkarnain, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: IG @tengkuzulkarnain.id

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23