Portal Berita Ekonomi Sabtu, 28 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Jelang New Normal, PT PJB Siapkan Skenario Jamin Pasokan Listrik

Jelang New Normal, PT PJB Siapkan Skenario Jamin Pasokan Listrik
WE Online, Jakarta -

Direktur Utama (Dirut) PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara memastikan 35 unit pembangkit yang dioperasikan PT PJB berada dalam kondisi optimal menjelang pemberlakuan fase "new normal", pasca penerapan program Pembatasan Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah.

 

Menyusul rencana pemberlakuan fase "new normal", Iwan Agung bilang, jajaran PT PJB pun telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menjamin pasokan listrik ke PLN yang nantinya didistibusikan ke masyarakat bisa berlangsung aman. 

 

"Skenarionya bisa berupa pengonsentrasian pasokan dari beberapa pembangkit yang Kami operasikan ke beberapa daerah yang akan memberlakukan fase "new normal". Bisa juga dengan skenario pada umumnya atau sebelum program PSBB," ujar Dirut PT PJB, Iwan Agung Firstantara melalui keterangan tertulisnya, Selasa (9/6/2020). 

 

Baca Juga: Jaga Pasokan saat Lebaran, PJB Operasikan 35 Unit Pembangkit Listrik

 

Seperti yang diketahui, sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) mulai mengkaji adanya pelonggaran program PSBB dan mulai mengujicoba fase "new normal" atau normal baru pasca hampir 3 bulan menerapakan program PSBB. Adanya uji coba penerapan fase "new normal" ini, tentu saja akan mempengaruhi pola konsumsi listrik masyarakat dari yang sebelumnya menerapkan kerja dari rumah dan mulai kembali melakukan aktivitas di kantor atau pusat niaga.

 

Berangkat dari hal tersebut, Iwan Agung pun memastikan bahwa jajaran PT PJB siap untuk mendukung keputusan pemerintah dengan menjamin ketersedian pasokan listrik ke masyarakat pada saat penerapan fase "new normal". 

 

"Sebagai anak usaha PLN di bidang penyediaan tenaga listrik, PT PJB akan senantiasa menjamin pasokan ke masyarakat. Hal ini dikarenakan pasokan listrik mengambil peranan penting baik itu di masa PSBB atau bahkan di fase new normal," imbuh Dirut PT PJB ini.  

 

Baca Juga: Dirut PJB Pastikan Pasokan Listrik Selama PSBB Aman

 

Sebagai Informasi, dalam rangka menekan dampak negatif pandemi virus Corona atau Covid 19 PT PJB telah memberikan bantuan ke sejumlah daerah dan masyarakat yang berada di sekitar area pembangkit. Belum lama ini, PT PJB telah mengirimkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) berupa APD Hazmat 150 buah, masker bedah medis 2500 buah, Sarung Tangan Medis 1500 set, dan juga Cairan Handsanitizer 80 Liter ke jajaran Pemda Kabupaten Purwakarta.

 

Tak hanya, PT PJB bersama asosiasinya juga telah memberikan bantuan senilai Rp10 miliar yang disalurkan melalui Yayasan BUMN Untuk Negeri yang mana akan didistribusikan ke beberapa rumah sakit penanganan pandemi Covid 19 milik BUMN. 

 

Dirut PT PJB mengatakan, adanya bantuan ini merupakan komitmen PT PJB dalam rangka membantu penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

 

"Ini karena penanganan pandemi Covid-19 ini bukan hanya tugas pemerintah. Melainkan tugas kita bersama sebagai anggota masyarakat," tutup Dirut PT PJB.

 

Saat ini, sebanyak 35 unit pembangkit yang dioperasikan PT PJB tersebar di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari ujung barat yakni PLTG Arun dan di ujung timur PLTU Tidore. Adapun total kapasitas pembangkit PT PJB yang terpasang mencapai 20.939 Megawatt (MW).

Baca Juga

Tag: PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), Iwan Agung Firstantara, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Tarif Dasar Listrik (TDL)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47