Bos Twitter Peringati Hari Bebas Perbudakan Orang Afrika-Amerika dengan Cara. . .

Bos Twitter Peringati Hari Bebas Perbudakan Orang Afrika-Amerika dengan Cara. . . Foto: Reuters/Toby Melville

Bos Twitter dan Square Jack Dorsey, mengunggah cuitan pada hari Selasa bahwa perusahaannya akan menghormati Juneteenth sebagai hari libur perusahaannya. Upaya terbaru ini dilakukan di antara para pemimpin teknologi untuk mendukung dan menghormati budaya orang kulit hitam.

Untuk diketahui, Juneteenth, yang dirayakan pada 19 Juni, adalah hari di mana banyak orang Afrika-Amerika merayakan pembebasan mereka dari perbudakan di AS. Pada tanggal 1865 itu, Union General Gordon Granger membacakan Proklamasi Emansipasi kepada orang Afrika-Amerika.

Baca Juga: Ada yang Baru di Twitter, Bisa Jadwalkan Cuitan Langsung dari Web

Dorsey mengatakan, perusahaan besarnya yakni Twitter dan Square akan menghormati liburan ini setiap tahunnya.

Seorang juru bicara juga mengatakan bahwa Twitter sedang mencari tau lebih lanjut mengenai hari besar negara-negara lainnya untuk merayakan berakhirnya perbudakan di negara-negara tersebut.

Keputusan Dorsey untuk menjadikan Juneteenth sebagai hari libur perusahaan datang seiring dengan semakin banyaknya perusahaan teknologi menyuarakan dukungan mereka terhadap Black Lives Matter (BLM).

Sebagaimana diketahui, BLM digaungkan sebagai upaya protes keadilan rasial setelah kematian George Floyd. Beberapa perusahaan di bidang teknologi juga telah mengumumkan sumbangan untuk organisasi yang memiliki fokus pada keadilan rasial.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini