Portal Berita Ekonomi Sabtu, 11 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Tolak Pencaplokan Tepi Barat, Raja Yordania: Jika Terjadi, Israel Rusak Keharmonisan Timur Tengah

Tolak Pencaplokan Tepi Barat, Raja Yordania: Jika Terjadi, Israel Rusak Keharmonisan Timur Tengah
WE Online, Amman -

Raja Yordania, Abdulah II, pada Selasa (16/5/2020) memperingatkan bahwa langkah yang direncanakan Israel untuk mencaplok bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki bulan depan akan mengancam stabilitas di Timur Tengah.

Dalam sebuah konferensi video dengan para pemimpin dan komite kongres Amerika Serikat (AS), Raja Abdullah memperingatkan bahwa “tindakan Israel sepihak untuk mencaplok tanah di Tepi Barat tidak dapat diterima dan merusak prospek untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan itu," demikian disampaikan Istana Kerajaan Yordania dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

Baca Juga: Hamas Serukan Seluruh Kelompok di Palestina Bersatu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk memperluas kedaulatan Negara Zionis itu ke permukiman Yahudi dan Lembah Yordan di Tepi Barat, wilayah yang direbut Israel dari Yordania dalam perang Timur Tengah 1967 dan diinginkan Palestina sebagai wilayah negaranya. Pemerintah baru Netanyahu akan mulai membahas pencaplokan de facto pada 1 Juli.

Yordania, yang memiliki perbatasan terpanjang dengan Israel, adalah sekutu dekat Barat dan salah satu dari hanya dua negara Arab yang telah menandatangani perjanjian damai dengan Israel.

Kepada anggota parlemen AS, Raja Abdullah mengatakan bahwa perdamaian hanya akan datang dengan penciptaan "negara Palestina yang independen, berdaulat dan layak" dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Dia juga menambahkan, Israel harus menarik diri dari wilayah yang direbutnya selama perang Arab-Israel 1967.

Para pejabat khawatir aneksasi itu akan mengubur prospek negara Palestina yang layak dan akhirnya membawa penyelesaian konflik puluhan tahun dengan mengorbankan Yordania, negara di mana banyak orang keturunan pengungsi Palestina yang keluarganya pergi setelah penciptaan Israel pada 1948.

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan pekan lalu bahwa langkah seperti itu akan memiliki konsekuensi "bencana" dan tidak akan terjadi tanpa adanya respons dari Yordania.

Belum diketahui langkah-langkah apa yang dipertimbangkan Yordania sebagai pembalasan jika Israel melanjutkan aneksasinya, tetapi beberapa politisi menuntut pembekuan perjanjian damai dan membatalkan perjanjian miliaran dolar yang memasok Yordania dengan gas Israel.

Waspada dengan kemungkinan kekerasan dan dampak diplomatik dari langkah tersebut, beberapa negara Eropa dan Arab, bersama-sama dengan PBB, telah mendesak Israel untuk tidak mencaplok permukimannya, yang oleh banyak negara dianggap ilegal.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Yordania, Raja Yordania, Raja Abdullah II

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: AFP/Jordanian Royal Palace

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40