Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:09 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,17 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,70 USD/barel.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Euro pada level 1,1232 USD/EUR.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2461 USD/GBP.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,99% pada level 25.373.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,80% pada level 2.152.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,72% pada level 22.306.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 2,01% pada level 3.152.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,59% pada level 2.652.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,40% pada level 6.215.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 1,01% terhadap Dollar AS pada level 14.522 IDR/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yen pada level 107,46 JPY/USD.
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.776 USD/troy ounce.

Rampingkan Operasi, Grab Akan Tutup Sejumlah Lini Bisnis

Rampingkan Operasi, Grab Akan Tutup Sejumlah Lini Bisnis
WE Online, Jakarta -

Perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab, mau tidak mau harus melakukan pemangkasan karyawan akibat dampak pandemi yang menyasar hampir setiap industri. CEO Grab, Anthony Tan, Selasa kemarin (16/6/2020) mengeluarkan pengumuman bahwa perusahaan merumahkan setidaknya 360 pegawainya.

Pandemi yang tak kunjung usai memaksa Grab untuk merampingkan operasional perusahaan, selain melakukan PHK.

Baca Juga: Ini Daftar Jaminan dari Grab untuk Ratusan Karyawan yang Terkena PHK

"Untuk dapat mencapai hal tersebut, kita akan menghentikan beberapa proyek non-esensial, mengonsolidasikan fungsi-fungsi di perusahaan untuk efisiensi yang lebih besar, serta membentuk ukuran tim yang tepat untuk lebih menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis kita yang terus berubah berdasarkan lingkungan eksternal," tulis Anthony dalam suratnya kepada pegawai Grab seperti dikutip Warta Ekonomi, Rabu (17/6/2020).

Alasannya, menurut Anthony, perusahaan "harus menjadi organisasi yang lebih ramping untuk mengatasi tantangan ekonomi pasca pandemi."

Anthony menambahkan, beberapa lini bisnis yang menjadi tulang punggung utama perusahaan seperti layanan ride-hailing, pengiriman, pembayaran, dan layanan keuangan akan menjadi fokus Grab.

"Jajaran dewan dan pimpinan kita tetap optimis pada prospek bisnis ke depannya. Kita akan berfokus pada adaptasi layanan utama kita seperti layanan ride-hailing, pengiriman, pembayaran, dan layanan keuangan untuk mengatasi tantangan dan peluang di masa new normal," lanjut Anthony.

Menurut Anthony, keputusan seperti pemberhentian pegawainya adalah kali terakhir dilakukan di tahun ini.

"Saya memastikan bahwa tidak akan ada lagi PHK di organisasi secara menyeluruh pada tahun ini dan saya yakin, dengan menjalankan rencana terbaru untuk memenuhi target yang telah ditetapkan, kita tidak akan melalui proses yang menyakitkan ini lagi di beberapa waktu mendatang," tulisnya.

Baca Juga

Tag: Digital Economy, Startup, Grab

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: KR Asia

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89