Portal Berita Ekonomi Sabtu, 11 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Kampanye Pilpres Memanas, Teriak Trump: Joe Biden Titisan Osama bin Laden

Kampanye Pilpres Memanas, Teriak Trump: Joe Biden Titisan Osama bin Laden
WE Online, Washington -

Donald Trump terus melancarkan kampanyenya menjelang pemilihan November mendatang. Kali ini pengusaha kelahiran New York itu menyinggung mantan wakil presiden AS, Joe Biden, dan menyebutnya sebagai calon teroris.

Trump, dalam siaran virtual milik sang anak, Donald Trump Jr pada Kamis (18/6/2020) kemarin, mengklaim Biden sebagai titisan mantan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden yang terbunuh oleh militer AS dan CIA pada 2011 silam.

Baca Juga: Dukung Joe Biden, Perwira Militer AS Ini Justru Serang Trump: Dia Berbohong tentang Banyak Hal

"Joe Biden menerima dukungan oleh Osama bin Laden. Setelah para militer pemberani kita membunuh Bin Laden, yang Joe Biden menolak melakukannya, Bin Laden berencana menyerang Obama untuk menjadikan Biden sebagai presiden, pikir, itu akan cukup memdatangkan bencana bagi Amerika," kata seorang narator dalam iklan di sela-sela wawancara eksklusif Trump yang dikutip dari Washington Examiner, Jumat (19/6/2020).

"Joe Biden: kandidat China, kandidat Iran, dan kandidat Osama. Kita membutuhkan presiden yang ditakuti teroris dan tiran," iklan itu melanjutkan.

Praduga ini dikuatkan dengan adanya dokumen yang pertama kali dilaporkan Washington Post pada 2012. Osama Bin Laden diklaim memiliki niatan membunuh mantan presiden Barack Obama sehingga Joe Biden, yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden, dapat menduduki posisi sebagai orang nomor satu di Amerika.

"Alasan untuk menargetkan mereka adalah bahwa Obama adalah kepala perselingkuhan dan membunuhnya secara otomatis akan membuat [Wakil Presiden] Biden dapat mengambil alih kepresidenan. Namun Biden benar-benar tidak siap untuk jabatan itu," kata bin Laden dalam dokumen tersebut.

Di sisi lain, para pejabat intelijen mengatakan kepada Washington Post bahwa rencana teroris tidak pernah menjadi ancaman serius.

Dalam pesta demokrasi tahun ini, pria bernama asli Joseph Robinette Biden itu memang menjadi salah satu rival terkuat Donald Trump untuk mempertahankan posisinya di Gedung Putih.

Jajak pendapat terbaru Reuters-Ipsos menunjukkan 48 persen responden mengatakan akan memilih Biden dan hanya 35 persen yang mengaku akan memilih Trump.

Meski begitu, Trump mengantongi 43 persen dukungan yang yakin bahwa Trump mampu membuat perekonomian Amerika lebih baik dibanding Biden. Namun hingga kini, secara keseluruhan perolehan suara Trump dan Biden hanya berselisih tipis. Tercatat sebanyak 48 persen untuk Biden dan 45 persen untuk Trump.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Pilpres AS, Donald Trump, Joe Biden, Osama bin Mohammed bin Awad bin Laden

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Sindonews

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40