Portal Berita Ekonomi Senin, 06 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 3,81% pada level 26.339.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,65% pada level 2.187.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,83% pada level 22.714.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 5,71% pada level 3.332.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,30% pada level 2.687.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,93% pada level 6.276.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,47% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,22% terhadap Dollar AS pada level 14.490 IDR/USD.

5 Langkah Mudah Tingkatkan Kapasitas Produksi

5 Langkah Mudah Tingkatkan Kapasitas Produksi

Meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi adalah fokus utama dari banyak perusahaan manufaktur. Hal yang seringkali menjadi permasalahan adalah ketika produksi harus ditingkatkan tapi penambahan karyawan atau pembelian mesin baru tidak memungkinkan.

Untungnya, di era industri 4.0 hal tersebut dapat diwujudkan. Ada banyak teknologi yang dapat membantu meningkatkan produktivitas dan pengembangan bisnis dengan mudah. Dengan Software ERP Manufaktur, misalnya, manajemen front-end dan back-end bisa dilakukan secara otomatis dan terpantau dengan baik. Dengan demikian, proses produksi bisa efektif dan memungkinkan Anda meningkatkan kapasitasnya.

Berikut adalah lima cara meningkatkan kapasitas produksiyakni

1. Mengevaluasi Proses Produksi

Strategi ini bisa dilakukan jika Anda menginginkan produksi yang optimal dalam jangka panjang. Melakukan inspeksi di berbagai macam area di bisnis dapat membantu Anda mengetahui apa saja yang bisa dioptimalkan.

Anda bisa bertanya langsung kepada karyawan Anda bagaimana mereka memandang proses produksi yang mereka kerjakan. Biasanya saran dari mereka berguna dan tepat sasaran. Selain itu, melalui sistem manufaktur, Anda bisa melihat apa saja yang mengonsumsi banyak waktu dan sumber daya. Lalu lihat kemungkinan apakah ada tahapan yang bisa diefektifkan.

2. Mengurangi Downtime Mesin

Banyak perusahaan mengumpulkan dan mengelola data secara manual. Jika masih menggunakan metode itu, Anda akan kesulitan mencari tahu apa yang sering menyebabkan mesin mengalami downtime.

Dengan sistem ERP yang terintegrasi dengan mesin-mesin, Anda dapat memonitor operasi mesin secara real-time dan mengetahui kapan mesin mengalami downtime. Akses data yang cepat memungkinkan Anda menganalisis masalah yang ada dan memperbaikinya secepat mungkin. Mesin yang berfungsi dengan baik tentunya bisa meningkatkan produksi secara maksimal.

3. Mengidentifikasi Hambatan yang Ada

Poin ini berkaitan dengan poin di atas. Dengan memantau mesin secara real-time, Anda bisa mendapatkan data akurat mengenai proses produksi dan melihat hambatan apa saja yang terjadi di tahapan ini secara persis.

Jika Anda telah menemukan hal-hal yang menghambat performa mesin baik yang disebabkan masalah teknis atau human-error, tindak lanjutnya dapat dilakukan sesegera mungkin. Cara ini juga mencegah masalah berulang di saat Anda harus meningkatkan kapasitas produksi.

Anda harus proaktif mengidentifikasi masalah dalam proses produksi. Inspeksi rutin dapat mendorong efisiensi dan produktivitas produksi pabrik Anda.

Partner Sindikasi Konten: HashMicro

Baca Juga

Tag: Industri Manufaktur

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Wolseley Industrial Group

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,897.77 3,858.57
British Pound GBP 1.00 18,246.90 18,058.10
China Yuan CNY 1.00 2,071.43 2,050.56
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,619.74 14,474.27
Dolar Australia AUD 1.00 10,172.42 10,063.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,886.39 1,867.60
Dolar Singapura SGD 1.00 10,498.92 10,390.72
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,477.91 16,312.50
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.83 3,377.89
Yen Jepang JPY 100.00 13,571.98 13,435.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4988.866 15.072 695
2 Agriculture 1045.460 10.258 22
3 Mining 1286.898 18.399 48
4 Basic Industry and Chemicals 757.405 6.942 80
5 Miscellanous Industry 875.383 0.445 52
6 Consumer Goods 1815.510 0.031 57
7 Cons., Property & Real Estate 319.383 -1.778 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 894.669 -2.909 78
9 Finance 1078.408 5.109 93
10 Trade & Service 606.641 1.044 173
No Code Prev Close Change %
1 UANG Tbk. 125 168 43
2
3
4
5
6
7
8
9
10
No Code Prev Close Change %
1 AMFG Tbk. 2,860 2,660 -200
2
3
4
5
6
7
8
9
10
No Code Prev Close Change %
1 TOWR Tbk. 1,090 1,110 20
2
3
4
5
6
7
8
9
10