Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:29 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,01% pada level 25.481.
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,84% pada level 2.201.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,59% pada level 22.945.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,56% pada level 3.361.
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,16% pada level 2.650.
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,54% pada level 6.213.
  • 16:25 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:25 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,95% terhadap Dollar AS pada level 14.588 IDR/USD.

Jangan Kaget, Tambahan 183 Ribu Kasus Baru dalam 24 Jam Jadi yang Tertinggi

Jangan Kaget, Tambahan 183 Ribu Kasus Baru dalam 24 Jam Jadi yang Tertinggi
WE Online, Jenewa -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan peningkatan satu hari terbesar dalam kasus Covid-19 pada Minggu (21/6/2020). Selama 24 jam, lebih dari 183 ribu kasus baru dilaporkan sehingga membuat total kasus sebanyak 8.708.008.

Badan kesehatan PBB mengatakan Brasil memimpin dengan 54.771 kasus dan Amerika Serikat (AS) diposisi berikutnya dengan 36.617. Sedangkan penyumbang ketiga adalah India dengan lebih dari 15.400 kasus.

Baca Juga: Berkat Temuan Ini, WHO Klaim Dexamethasone Efektif Selamatkan Nyawa Pasien Covid-19 Kritis

Para ahli mengatakan, meningkatnya jumlah kasus dapat mencerminkan banyak faktor, termasuk pengujian serta infeksi yang lebih luas. Sedangkan jumlah kematian telah mencapai 461.715 orang di seluruh dunia, dengan peningkatan harian 4.743. Lebih dari dua pertiga dari kematian baru itu dilaporkan di AS.

Meski menghadapi jumlah peningkatan kasus, negara-negara mulai melonggarkan peraturan karantina. Di Spanyol, para pejabat mengakhiri keadaan darurat nasional setelah tiga bulan.

Meski melonggarkan kegiatan bagi 47 juta penduduknya, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mendesak warga untuk mengambil tindakan pencegahan maksimum.

"Virus dapat kembali dan dapat menyerang kita lagi dalam gelombang kedua dan kita harus melakukan apa pun yang kita bisa untuk menghindari itu dengan cara apa pun," ujarnya.

Sedangkan AS, sebagai penyumbang kasus terbanyak, Presiden Donald Trump dalam kampanye di Tulsa, Oklahoma mengatakan telah menguji 25 juta orang. Langkah ini bisa menjadi sisi buruk karena membuat lebih banyak kasus terlaporkan.

"Ketika Anda melakukan pengujian sejauh itu, Anda akan menemukan lebih banyak orang, Anda akan menemukan lebih banyak kasus," kata Trump.

Jumlah kasus virus yang dikonfirmasi masih berkembang pesat tidak hanya di AS, tetapi juga Brasil, Afrika Selatan, dan negara-negara lain, terutama di Amerika Latin. Kementerian Kesehatan Brasil mengatakan jumlah total kasus telah meningkat lebih dari 50 ribu dalam sehari.

Afrika Selatan melaporkan tingginya kasus satu hari dengan hampir 5.000 dan 46 kematian pada Sabtu. Meskipun ada peningkatan, Presiden Cyril Ramaphosa mengumumkan pelonggaran lebih lanjut dari salah satu penutupan paling ketat di dunia. Kasino, salon kecantikan, dan layanan restoran akan dibuka kembali.

Sedangkan di Asia, China dan Korea Selatan melaporkan kasus virus corona dalam wabah yang mengancam pada akhir pekan. Otoritas Cina mencatat 25 kasus baru yang dikonfirmasi dengan 22 di Beijing.

Di Korea Selatan, hampir 200 infeksi telah ditelusuri ke karyawan di sebuah perusahaan penjualan dari pintu ke pintu di Seoul dan setidaknya 70 infeksi lainnya terkait dengan klub tenis meja.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: COVID-19, Virus Corona, World Health Organization (WHO)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Getty Images/AFP/Fabrice Coffrini

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,916.46 3,877.08
British Pound GBP 1.00 18,481.80 18,294.99
China Yuan CNY 1.00 2,098.11 2,077.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,689.08 14,542.92
Dolar Australia AUD 1.00 10,289.70 10,185.86
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.19 1,876.31
Dolar Singapura SGD 1.00 10,560.09 10,453.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,760.24 16,592.02
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,447.33 3,409.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,697.39 13,558.57
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.798 -3.324 696
2 Agriculture 1111.297 29.178 23
3 Mining 1296.803 -17.548 48
4 Basic Industry and Chemicals 777.329 -1.917 80
5 Miscellanous Industry 918.283 27.904 52
6 Consumer Goods 1830.223 -3.944 57
7 Cons., Property & Real Estate 315.657 3.777 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.751 0.608 78
9 Finance 1112.921 -5.523 93
10 Trade & Service 605.191 0.080 173
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 50 67 17 34.00
2 AKPI 296 370 74 25.00
3 SDPC 111 135 24 21.62
4 ESTI 50 59 9 18.00
5 INDX 50 58 8 16.00
6 DUTI 4,790 5,550 760 15.87
7 ANJT 496 570 74 14.92
8 BEST 116 133 17 14.66
9 JMAS 204 232 28 13.73
10 IDPR 164 185 21 12.80
No Code Prev Close Change %
1 CBMF 200 186 -14 -7.00
2 TARA 173 161 -12 -6.94
3 BYAN 12,700 11,825 -875 -6.89
4 DPUM 73 68 -5 -6.85
5 SMBR 410 382 -28 -6.83
6 PORT 500 466 -34 -6.80
7 ATIC 740 690 -50 -6.76
8 ERTX 119 111 -8 -6.72
9 SAMF 388 362 -26 -6.70
10 HELI 240 224 -16 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,170 3,130 -40 -1.26
2 PURA 121 122 1 0.83
3 TOWR 1,065 1,055 -10 -0.94
4 IPTV 354 356 2 0.56
5 PWON 414 428 14 3.38
6 ASII 4,950 5,150 200 4.04
7 AGRO 206 224 18 8.74
8 LSIP 890 940 50 5.62
9 BRIS 490 490 0 0.00
10 DMAS 185 195 10 5.41