Portal Berita Ekonomi Sabtu, 11 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Eropa Dihantui Gelombang Kedua Covid-19, Pasukan Medis Cadangan Segera Disiagakan

Eropa Dihantui Gelombang Kedua Covid-19, Pasukan Medis Cadangan Segera Disiagakan
WE Online, Brussels -

Warga Eropa kini tengah menikmati pelonggaran lockdown atau karantina wilayah secara bertahap yang dilakukan untuk mengekang penularan virus corona tipe baru atau Covid-19. Namun, rumah sakit di kawasan tersebut harus bersiap untuk gelombang kedua infeksi virus Covid-19.

Beberapa spesialis perawatan intensif berusaha untuk merekrut staf yang lebih permanen. Sementara negara Eropa lain ingin membuat "pasukan" cadangan profesional medis yang siap ditempatkan di mana pun jika diperlukan untuk bekerja di bangsal dengan pasien yang sakit parah.

Baca Juga: Buat Eropa, Perang Teknologi Amerika-China Lebih Bahaya dari Corona! Bagai Makan Buah Simalakama

Negara-negara Eropa telah memberikan kursus kilat kepada petugas medis tentang cara menangani pasien Covid-19. Kini banyak negara Eropa mencari cara untuk melatih kembali staf untuk menghindari kekurangan pekerja, kunci jika ada gelombang kedua dari virus corona baru ini.

"Kami membutuhkan pasukan kesehatan," ujar Maurizio Cecconi, presiden terpilih dari Masyarakat Eropa untuk Perawatan-Perawatan Intensif (ESICM), yang menyatukan tenaga medis dari seluruh dunia yang bekerja di bangsal dengan pasien sakit parah.

Cecconi, yang mengepalai departemen perawatan intensif di rumah sakit Humanitas di Milan, mengatakan, staf medis harus lebih fleksibel dalam pekerjaan yang mereka lakukan dan lebih banyak bergerak.

"Jika ada gelombang besar lainnya, kita harus siap mengerahkan dokter dan perawat dari daerah terdekat di Italia. Ini tidak banyak terjadi pada gelombang pertama," katanya kepada Reuters.

Banyak negara yang tidak siap menghadapi pandemi Covid-19 pada Maret dan April. Negara-negara dengan cepat melatih kembali petugas medis untuk bekerja dengan pasien dengan kasus penyakit yang parah. Mereka dilatih untuk mengecek jumlah dan mengganti mereka yang jatuh sakit.

Beberapa negara di rumah sakit mengirim mahasiswa kedokteran dan pensiunan dokter untuk membantu di ruang perawatan intensif ketika staf rumah sakit kewalahan. Mereka yang paling terpukul oleh pandemi itu harus menyediakan lebih banyak tempat tidur dan peralatan penting untuk unit perawatan akut, dan bahkan beberapa negara membangun rumah sakit baru.

Namun masalah dan kekurangan masih ada. Italia, misalnya, mungkin perlu meningkatkan 50 persen jumlah ahli anestesi, ahli resusitasi, dan tenaga medis lain yang telah bekerja di perawatan intensif. Hal itu menurut masyarakat perawatan intensif Italia atau Societa Italiana di Anestesia Analgesia Rianimazione e Terapia Intensiva (SIAARTI).

Di seluruh Eropa, rumah sakit telah melatih kembali ahli bedah, ahli jantung, dokter penyakit dalam dan perawat dari departemen lain. Pemerintah telah memindahkan mereka ke unit perawatan intensif bila diperlukan.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Eropa, Lockdown, COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Remo Casilli

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40