Portal Berita Ekonomi Minggu, 12 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Erick Bawa Napas Baru di BUMN, Denny Siregar Beberkan Alasannya!

Erick Bawa Napas Baru di BUMN, Denny Siregar Beberkan Alasannya!
WE Online, Jakarta -

Kehadiran Erick Thohir sebagai Menteri BUMN dinilai membawa napas baru dalam pengadaan BUMN supaya makin bersinar di dunia internasional. Pasalnya, Erick pun memulai gebrakannya dengan memangkas, membongkar, merevisi kembali bentuk perusahaan.

“Itu bukan pekerjaan kecil pastinya, tetapi pekerjaan yang sangat besar. Karena Erick harus mampu mengambil keputusan terhadap ratusan perusahaan, di mana sebagian di antaranya adalah perusahaan multinasional,” ujar Pegiat Media Sosial Denny Siregar, di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Denny menilai, salah satu yang ia harus dilakukan Erick agar BUMN ramping dan efektif, adalah memangkas perusahaan mulai induk, anak, cucu, sampai cicit. Misalnya, yang masih bisa digabung, digabungkan dengan perusahaan yang lebih besar. Lalu, yang tidak jelas peruntukannya apa, bisnis kerjanya keluar dari bisnis utama, dilikuidasi sekalian. 

Baca Juga: Disebut Berpotensi di Pilpres 2024, Pengamat: Erick Thohir Punya Vitamin Besar

“Target Erick Thohir, BUMN kita kelak akan menjadi 80 atau bahkan 70 perusahaan saja, tetapi besar dan berisi. Anda bisa bayangkan selama ini, orang yang memegang BUMN pasti akan diserbu para partai politik dan organisasi yang merasa berjasa. Mereka pasti berusaha keras menitipkan orang-orangnya ke dalam, entah itu sebagai direksi atau juga komisaris,” tambahnya.

Lebih lanjut Denny menyebut ketika Erick mulai melakukan bongkar pasang atau bahkan menciutkan jumlah perusahaan BUMN, pasti ada yang dikorbankan. Mereka yang dulu dapat jatah besar di era Rini Soemarno, harus menghadapi kenyataan tersingkir. Dan yang biasanya diam saja, langsung teriak ke mana-mana. Pada intinya sebenarnya adalah masalah jatah yang berkurang dari biasanya.

“Jadi saya paham kenapa banyak sekali yang menyerang Erick Thohir belakangan ini. Seandainya dia mau main aman saja, tentu tidak banyak suara negatif ke dia. Masalahnya dia dapat tugas dari Jokowi untuk mereformasi BUMN menjadi perusahaan multinasional dan untuk itu dia harus siap berhadapan dengan orang-orang yang tidak puas dengan apa yang dia lakukan,” lanjutnya.

Baca Juga: Gak Kaleng-Kaleng, Erick Gak Ada Takutnya, Apalagi Sama...

Meski pasti tidak sempurna, tapi Erick Thohir dianggap tetap berada di jalurnya. Dia juga mendapat restu Jokowi dan dilindungi dari serangan-serangan politik yang panahnya diarahkan langsung kepadanya. Apalagi posisi Menteri BUMN adalah posisi strategis untuk kembali menjadikannya sapi perahan. Tahun 2024 nanti banyak partai yang butuh sumber dana untuk memulai pertarungan.

“Poin saya cukup, selama Jokowi memberi restu, saya akan terus menjaganya. Dan di sini kita akan melihat banyak karakter yang asli bermunculan, ketika periuk nasinya mulai digoyang,” tandas Denny.

Baca Juga

Tag: Erick Thohir, Denny Siregar, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40