Portal Berita Ekonomi Selasa, 14 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,61 USD/barel.
  • 16:10 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,33 USD/barel.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Euro pada level 1,1354 USD/EUR.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,27% terhadap Poundsterling pada level 1,2521 USD/GBP.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,14% pada level 25.477.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,11% pada level 2.183.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,87% pada level 22.587.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,83% pada level 3.414.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,16% pada level 2.626.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,46% pada level 6.147.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.450 IDR/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 107,32 JPY/USD.
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.801 USD/troy ounce.

Cara Memutus Rantai Sandwich Generation

Cara Memutus Rantai Sandwich Generation
WE Online, Jakarta -

Umumnya, seorang anak di Indonesia memiliki tanggung jawab finansial kepada orangtuanya saat ia besar. Tanggung jawab finansial tersebut akan tetap ada meskipun ia telah berkeluarga dan memiliki anak. Rantai ini dikenal dengan sandwich generation yang diperkenalkan oleh Dorothy Miller dan Elaine Brody di tahun 1981 melalui jurnal dengan judul “The ‘Sandwich’ Generation: Adult Children of The Aging”. Agar seorang anak tidak terjebak dalam rantai sandwich generation orangtua memiliki peran penting. 

 

Investment & Liabilities Department Head Bank Commonwealth, Ivan Kusuma menyebutkan bahwa orangtua dapat melakukan investasi untuk masa depannya agar tidak membebani anak, anak juga dapat melakukan investasi sejak dini untuk persiapan masa depannya, begitupun seterusnya. “Terapkan pengaturan keuangan dan tetapkan tujuan keuangan,” kata Ivan dalam Financial Talk online yang diadakan PT Bank Commonwealth, di Jakarta, Senin (22/6/2020). 

 

Kemudian, lanjut Ivan, pilih instrumen investasi sesuai dengan tujuan investasi dan juga profil risiko, monitor portofolio investasi, disiplin dan fokus pada tujuan, serta memiliki asuransi dan dana darurat sehingga jika ada keadaan darurat tidak mengganggu portofolio investasi. Selain itu, diversifikasi investasi juga penting untuk melindungi asset. 

 

Baca Juga: Benarkah saat Ini Waktu yang Tepat untuk Berinvestasi?

 

Menurut Ivan, saat ini instrument yang paling menarik salah satunya adalah obligasi. Pasar obligasi Indonesia saat ini menawarkan tingkat real yield yang cukup atraktif jika dibandingkan dengan negara emerging market lainnya yakni di sekitar 5,16%. 

 

“Hal ini disebabkan karena Kondisi fundamental Indonesia yang cukup baik dapat membuat para investor asing kembali melirik Indonesia sebagai salah satu negara emerging market yang menjadi tujuan investasi,” tambahnya. 

 

Ivan menerangkan bila obligasi, yang merupakan surat utang yang berisi janji dari penerbit surat utang untuk membayar sejumlah imbalan berupa bunga dalam suatu periode tertentu dan akan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pembeli surat utang tersebut, memberikan tiga keuntungan bagi investor. 

 

Yang pertama, investor akan mendapatkan kupon secara berkala, yang tingkat kuponnya biasanya lebih tinggi dari bunga deposito. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kupon seperti kredibilitas penerbit, jangka waktu obligasi, tingkat inflasi, tingkat suku bunga acuan, dsb. Kedua, berpotensi memperoleh capital gain, jika obligasi tersebut dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Ketiga, risiko yang lebih rendah dibandingkan instrumen saham. Harga obligasi di pasar sekunder cenderung memiliki volatilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan instrumen saham. Bahkan untuk obligasi yang diterbitkan pemerintah para pelaku pasar sepakat bahwa instrumen tersebut merupakan instrumen yang bebas risiko alias risk free. 

 

Baca Juga: Pentingnya Investor Asing bagi Perekonomian Nasional

 

Di bulan Juni ini, pemerintah telah menerbitkan Sukuk Negara Ritel dengan seri ORI017. ORI017 ini ditawarkan pemerintah sejak 15 Juni lalu dengan masa pemesanan 15 Juni – 9 Juli 2020. Kupon yang ditawarkan 6,4% dengan tenor 3 tahun. Investor dapat membeli ORI017 ini kapan saja selama masa penawaran melalui aplikasi Commbank SmartWealth. 

 

PTBC menawarkan beragam solusi perbankan termasuk pinjaman rekening koran (overdraft) dan pinjaman berjangka (term loan) bagi SME, kredit pemilikan rumah (KPR), wealth management, pembukaan rekening tabungan secara digital dan menyeluruh, pinjaman kredit bisnis SME secara digital dan investasi reksa dana dengan fleksibilitas untuk menetapkan tanggal transaksi, fitur standing order, dan pembelian reksa dana melalui Internet Banking.

Baca Juga

Tag: Investasi, PT Bank Commonwealth

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Freepik

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,888.90 3,849.18
British Pound GBP 1.00 18,294.87 18,111.39
China Yuan CNY 1.00 2,081.25 2,059.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,584.56 14,439.44
Dolar Australia AUD 1.00 10,115.85 10,013.75
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,881.68 1,862.94
Dolar Singapura SGD 1.00 10,472.15 10,367.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,538.89 16,369.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,417.59 3,379.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.00 13,465.86
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5079.122 14.675 696
2 Agriculture 1082.119 3.406 23
3 Mining 1314.351 -11.407 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.246 11.753 80
5 Miscellanous Industry 890.379 7.993 52
6 Consumer Goods 1834.167 20.790 57
7 Cons., Property & Real Estate 311.880 -3.266 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.143 -3.438 78
9 Finance 1118.444 0.879 93
10 Trade & Service 605.111 -0.592 173
No Code Prev Close Change %
1 INDO 118 159 41 34.75
2 WOWS 50 67 17 34.00
3 AGRO 154 206 52 33.77
4 NIKL 500 625 125 25.00
5 SMBR 328 410 82 25.00
6 UANG 550 685 135 24.55
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 MBTO 64 79 15 23.44
9 DADA 88 104 16 18.18
10 KMTR 238 274 36 15.13
No Code Prev Close Change %
1 TALF 230 214 -16 -6.96
2 INCI 505 470 -35 -6.93
3 TCPI 3,480 3,240 -240 -6.90
4 HDFA 160 149 -11 -6.88
5 TNCA 160 149 -11 -6.88
6 CENT 102 95 -7 -6.86
7 POLL 5,100 4,750 -350 -6.86
8 DNAR 268 250 -18 -6.72
9 CANI 150 140 -10 -6.67
10 SOFA 90 84 -6 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 482 490 8 1.66
2 PURA 117 121 4 3.42
3 DOID 210 216 6 2.86
4 KAEF 1,195 1,340 145 12.13
5 BBRI 3,160 3,170 10 0.32
6 TOWR 1,065 1,065 0 0.00
7 INDY 930 920 -10 -1.08
8 TLKM 3,090 3,080 -10 -0.32
9 INAF 1,025 1,180 155 15.12
10 PTBA 2,170 2,140 -30 -1.38