Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:29 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka menguat 0,77% pada level 10.514.
  • 22:28 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,21 USD/barel.
  • 22:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Euro pada level 1,1296 USD/EUR.
  • 22:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,76% terhadap Poundsterling pada level 1,2587 USD/GBP.
  • 22:22 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,69 USD/barel.
  • 22:21 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka melemah 0,53% pada level 26.147.
  • 22:20 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka melemah 0,05% pada level 3.178.
  • 22:19 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,17% terhadap Yen pada level 107,53 JPY/USD.
  • 22:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.794 USD/troy ounce.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,38% pada level 25.975.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,09% pada level 2.164.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,44% pada level 22.614.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,37% pada level 3.345.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,05% pada level 2.661.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,08% pada level 6.217.

Mengapa Jaga Jarak 1,5 Meter Ideal Setop Sebaran Virus Corona?

Mengapa Jaga Jarak 1,5 Meter Ideal Setop Sebaran Virus Corona?
WE Online, Jakarta -

Selama tiga bulan, warga Australia dan banyak negara lainnya telah menaati aturan berjarak 1,5 meter yang telah dianggap menjadi salah satu cara untuk menurunkan penularan virus corona.

Tapi aturan menjaga jarak setidaknya 1,5 meter sekarang mulai dilonggarkan, bahkan ada pula yang mulai meninjau kembali.

Sama halnya dengan Australia, setiap negara di dunia memiliki aturan jarak pemisah yang berbeda-beda. Namun, saat ini, beberapa di antaranya sedang meninjau kembali aturan tersebut.

Bahkan sampai dua minggu yang lalu, belum ada bukti kuat apakah "physical-distancing" atau "social distancing" sebenarnya turut menekan penyebaran COVID-19.

Ini berarti, aturan besaran jarak antar individu di Australia yang sudah mulai berlaku sejak Maret lalu ini, hanyalah perkiraan berdasarkan asumsi.

Penerapannya di dunia internasional

  • Anjuran resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah menjaga jarak antar individu setidaknya 1 meter
  • Beberapa negara (Prancis, China dan Singapura) telah mengadopsi anjuran 1 meter sejak awal pandemi
  • Beberapa hari yang lalu, Pemerintah Inggris meninjau kembali aturan jarak 2 meter untuk menjadi 1 meter sebelum Juli mendatang
  • Denmark telah memotong besaran jarak dari 2 meter menjadi 1 meter awal bulan Juni dan mengimbau masyarakat melakukan isolasi mandiri bila memiliki gejala
  • Kanada telah menggandakan besaran jarak 2 meternya, setelah pakar kesehatan publik menganggapnya sebagai upaya berjaga-jaga

Asal mula aturan besaran jarak 1,5 meter

Pemberlakuan jarak antar individu sudah dipercaya dapat meminimalisir risiko penularan penyakit melalui air liur sejak Perang Dunia I.

Bila seseorang memiliki penyakit seperti COVID-19 atau tuberkulosis, percikan air liur atau "droplets" akan ikut terinfeksi dan menularkan saat "mendarat" di bibir, mata, dan hidung orang lain.

Berdasarkan metode hitungan sederhana William Wells, insinyur Harvard, ketika sedang meneliti penyakit tuberkulosis, percikan air berukuran besar dapat terbang sejauh hampir 1 meter, namun tidak lebih dari 2 meter, sebelum akhirnya jatuh ke tanah.

Namun, percikan ini dapat terbang sejauh 8 meter bila ada angin atau dikeluarkan melalui aktivitas yang disengaja, misalnya ketika bernyanyi.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Carlos Garcia Rawlins

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.90 3,834.33
British Pound GBP 1.00 18,157.44 17,975.33
China Yuan CNY 1.00 2,073.04 2,051.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,528.28 14,383.72
Dolar Australia AUD 1.00 10,124.76 10,021.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,874.62 1,855.94
Dolar Singapura SGD 1.00 10,436.98 10,330.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,440.20 16,270.86
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.00 3,365.40
Yen Jepang JPY 100.00 13,533.56 13,395.16
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4987.082 -1.784 696
2 Agriculture 1049.824 4.364 23
3 Mining 1286.833 -0.065 48
4 Basic Industry and Chemicals 754.468 -2.937 80
5 Miscellanous Industry 874.683 -0.700 52
6 Consumer Goods 1808.082 -7.428 57
7 Cons., Property & Real Estate 318.064 -1.319 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 900.558 5.889 78
9 Finance 1079.658 1.250 93
10 Trade & Service 605.831 -0.810 173
No Code Prev Close Change %
1 PGUN 115 155 40 34.78
2 UANG 168 226 58 34.52
3 TECH 131 170 39 29.77
4 ARGO 820 1,025 205 25.00
5 ANJT 496 605 109 21.98
6 KBLI 394 470 76 19.29
7 YPAS 402 468 66 16.42
8 PURA 98 114 16 16.33
9 BRIS 396 452 56 14.14
10 LPIN 224 254 30 13.39
No Code Prev Close Change %
1 MASA 575 535 -40 -6.96
2 EMTK 4,900 4,560 -340 -6.94
3 PEHA 1,230 1,145 -85 -6.91
4 LMAS 58 54 -4 -6.90
5 ATIC 870 810 -60 -6.90
6 LIFE 7,250 6,750 -500 -6.90
7 PRIM 320 298 -22 -6.88
8 VRNA 131 122 -9 -6.87
9 HELI 264 246 -18 -6.82
10 KRAH 470 438 -32 -6.81
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 396 452 56 14.14
2 PURA 98 114 16 16.33
3 KPIG 110 111 1 0.91
4 BCAP 157 157 0 0.00
5 BBRI 3,040 3,030 -10 -0.33
6 IPTV 364 362 -2 -0.55
7 TLKM 3,050 3,120 70 2.30
8 ANTM 640 650 10 1.56
9 TKIM 6,200 6,625 425 6.85
10 TOWR 1,110 1,095 -15 -1.35