Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:32 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,66% di akhir sesi I.
  • 09:42 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,95% pada level 10.154.
  • 09:42 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,82 USD/barel.
  • 09:41 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,04 USD/barel.
  • 09:41 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Euro pada level 1,1259 USD/EUR.
  • 09:40 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2481 USD/GBP.
  • 09:30 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 1,45% pada level 24.782.
  • 09:30 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,30% pada level 25.734.
  • 09:29 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,80% pada level 2.123.
  • 09:28 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,37% pada level 22.202.
  • 09:28 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,62% pada level 3.044.
  • 09:27 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,50% pada level 3.115.
  • 09:26 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 0,16% pada level 2.614.
  • 09:26 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup negatif 0,19% pada level 6.157.
  • 09:25 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.

Amien Rais: Oknum yang Usulkan RUU HIP Sangat Kurang Ajar pada Bung Karno

Amien Rais: Oknum yang Usulkan RUU HIP Sangat Kurang Ajar pada Bung Karno
WE Online, Jakarta -

Tokoh nasional Amien Rais menduga ada kepentingan-kepentingan tertentu yang menunggangi Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Masyarakat diminta tidak lengah dengan penundaan pembahasan ini.

"Oknum-oknum di DPR RI yang mengusulkan RUU HIP sangat kurang ajar pada Bung Karno. Target akhirnya adalah menghidupkan kembali PKI," ujarnya dalam diskusi daring bertema Indonesia dalam Ancaman Krisis Ekonomi, Sosial, dan Politik, Senin malam (22/6/2020).

Baca Juga: Amien Rais: Alangkah Jauhnya Pemerintah saat Ini dari Ajaran Bung Karno

Alasannya, Tap MPR yang tidak ada kaitan dijadikan konsideran dalam RUU HIP. Namun, pelarangan ajaran Komunisme, Marxisme, dan Leninisme tidak dicantumkan.

"Pancasila mau digusurkan. Karena tidak mampu melaksanakan nilai-nilai luhur Pancasila, buruk muka cermin dibelah," tutur mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.

Pemerintah sendiri sudah menyatakan menunda pembahasan RUU HIP. Amien meminta masyarakat tetap waspada untuk tetap mengawasi RUU HIP ini. Banyak pihak, terutama kalangan Islam, meminta penghentian pembahasan RUU HIP.

"Karena protes dari anak-anak bangsa dari RUU HIP itu, pemerintah menunda pembahasan. Jangan lupa hanya menunda! Kita lengah, bisa dicabut kembali," ucapnya.

Amien menjelaskan gagasan Soekarno sebagai salah satu proklamator dan pendiri bangsa Indonesia membuat ekonomi kerakyatan. Indonesia harus menjadi negara yang kuat dan berdaulat. Nilai-nilai dan tujuan bangsa itu, menurutnya, telah dikhianati. Mantan Ketua MPR itu menerangkan Bung Karno dalam pidato 1 Juni 1945 itu memang mengatakan Pancasila bisa diperas menjadi Trisila dan Ekasila. Namun, ada dalam pernyataan lain dari Bung Karno yang dilupakan oleh masyarakat.

"Beliau berpidato dasarnya Indonesia yang kekal dan abadi menurut saya, Pancasila. Ini ada di situ juga, jangan membolak-balikkan pernyataan," tegas Amien Rais.

Dia mengatakan Bung Karno merupakan orang yang bangga dan setia pada Pancasila. Bahkan dalam beberapa forum, Bung Karno menyatakan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia itu lebih baik dari ideologi negara lain.

"Bung Karno menyatakan Pancasila satu level (di atas) dari apa yang diagungkan oleh rakyat Amerika dan Uni Soviet," katanya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Muhammad Amien Rais, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), soekarno

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.98 3,850.24
British Pound GBP 1.00 18,203.63 18,018.17
China Yuan CNY 1.00 2,064.12 2,043.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,588.58 14,443.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,093.84 9,986.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,882.30 1,863.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,469.77 10,363.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,426.74 16,257.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.16 3,367.55
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.30 13,434.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4914.388 8.996 694
2 Agriculture 1033.612 6.089 22
3 Mining 1237.133 13.181 48
4 Basic Industry and Chemicals 724.437 2.772 80
5 Miscellanous Industry 867.914 0.790 52
6 Consumer Goods 1786.432 -14.465 57
7 Cons., Property & Real Estate 318.840 -3.200 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 877.775 -5.404 78
9 Finance 1070.550 10.957 93
10 Trade & Service 605.018 -1.118 172
No Code Prev Close Change %
1 EPAC 110 148 38 34.55
2 NATO 288 360 72 25.00
3 INCI 344 430 86 25.00
4 ARTO 1,770 2,210 440 24.86
5 PLIN 2,330 2,830 500 21.46
6 SMDR 190 230 40 21.05
7 INPS 1,740 2,070 330 18.97
8 SSTM 500 580 80 16.00
9 TKIM 5,150 5,925 775 15.05
10 MARK 470 540 70 14.89
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 430 400 -30 -6.98
2 AMFG 3,300 3,070 -230 -6.97
3 YPAS 460 428 -32 -6.96
4 ITIC 1,440 1,340 -100 -6.94
5 IDPR 202 188 -14 -6.93
6 PANR 101 94 -7 -6.93
7 TCPI 4,650 4,330 -320 -6.88
8 LION 320 298 -22 -6.88
9 STTP 8,000 7,450 -550 -6.88
10 BSSR 1,455 1,355 -100 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 PURA 95 96 1 1.05
2 TKIM 5,150 5,925 775 15.05
3 TLKM 3,050 3,040 -10 -0.33
4 TOWR 1,020 1,020 0 0.00
5 IPTV 376 374 -2 -0.53
6 PTBA 2,020 2,090 70 3.47
7 BCAP 156 157 1 0.64
8 INKP 5,975 6,300 325 5.44
9 BBCA 28,475 29,000 525 1.84
10 BBRI 3,030 3,060 30 0.99