Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:15 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,47% pada level 2.169.
  • 09:14 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,37% terhadap Dollar AS pada level 14.356 IDR/USD.
  • 09:12 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 1,44% pada level 10.492.
  • 09:11 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,80 USD/barel.
  • 09:11 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,24 USD/barel.
  • 09:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Euro pada level 1,1338 USD/EUR.
  • 09:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2611 USD/GBP.
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka menguat 0,64% pada level 26.296.
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,68% pada level 26.067.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,27% pada level 22.498.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 0,75% pada level 3.428.
  • 09:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,04% pada level 2.670.
  • 09:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 09:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 107,32 JPY/USD.
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,19% di awal sesi I.

Trump Niat Tangguhkan Visa Pekerja Asing, Kelompok Bisnis: Itu Bahaya untuk Ekonomi!!

Trump Niat Tangguhkan Visa Pekerja Asing, Kelompok Bisnis: Itu Bahaya untuk Ekonomi!!
WE Online, Bogor -

Donald Trump menangguhkan akses masuk pekerja asing ke Amerika Serikat (AS) guna membantu ekonomi yang terpukul oleh virus corona. Namun, keputusan itu mendapat perlawanan dari kelompok bisnis.

Penangguhan visa H-1B (pekerja asing) dan H-2B (pekerja musiman) di AS akan berlaku mulai Rabu (24/6/2020) hingga akhir tahun akan membuka 525 ribu pekerjaan bagi tenaga kerja lokal, menurut pejabat senior Administrasi Trump yang tak mau namanya diungkap.

"Langkah itu bertujuan membuat penduduk AS kembali bekerja secepat mungkin," katanya, dilansir dari?Reuters, Selasa (23/6/2020).

Baca Juga: Begini Profil Singkat Startup Singapura yang Sahamnya Dibeli Alfamart!

Baca Juga: Cara Bagikan Status WA ke Aplikasi Lain, Makin Eksis!

Namun, kelompok bisnis seperti perusahaan raksasa di sektor teknologi dan Kamar Dagang AS justru mengkritik rencana Trump itu.

Mereka berujar, "penangguhan visa akan menghambat pemulihan ekonomi akibat corona."

Dalam pernyataannya, Aliansi Perangkat Lunak BSA yang beranggotakan Microsoft dan Slack mendesak pemerintah menahan rencana itu.

"Pembatasan itu akan berdampak negatif terhadap ekonomi AS dan mengurangi peluang pekerjaan bagi penduduk AS," kata asosiasi tersebut.

Analis Kebijakan di Institut Kebijakan Migrasi, Sarah Pierce memperkirakan, putusan baru itu akan memblokir 219 ribu pekerja asing sepanjang sisa tahun ini.

Ia menambahkan, "itu justru akan memperburuk keadaan bagi banyak perusahaan AS."

Mitra pelaksana di firma hukum Fragomen, Mitch Wexler juga menganggap kebijakan itu bakal merugikan klien media sosial dan komunikasi nirkabel, serta perusahaan teknologi lain.

Tak cuma itu, kelompok bisnis pun menuding Trump malah memanfaatkan pandemi untuk mencapai tujuannya dalam membatasi imigrasi.

Proklamasi Trump itu tak berlaku bagi pekerja imigran yang sudah ada di AS, serta pemegang visa yang berlaku di luar negeri. Namun, mereka mesti punya dokumen perjalanan resmi untuk masuk ke AS.

Baca Juga

Tag: Donald Trump, pekerja migran, Amazon, Google

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Reuters/Leah Millis

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,874.97 3,835.39
British Pound GBP 1.00 18,239.49 18,056.56
China Yuan CNY 1.00 2,069.18 2,048.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,532.30 14,387.70
Dolar Australia AUD 1.00 10,082.51 9,979.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,875.11 1,856.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,415.18 10,307.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,386.62 16,219.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.78 3,359.26
Yen Jepang JPY 100.00 13,502.09 13,366.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5076.174 89.092 696
2 Agriculture 1053.282 3.458 23
3 Mining 1285.485 -1.348 48
4 Basic Industry and Chemicals 767.391 12.923 80
5 Miscellanous Industry 884.491 9.808 52
6 Consumer Goods 1825.015 16.933 57
7 Cons., Property & Real Estate 320.091 2.027 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.562 6.004 78
9 Finance 1118.359 38.701 93
10 Trade & Service 607.190 1.359 173
No Code Prev Close Change %
1 PGUN 155 208 53 34.19
2 UANG 226 282 56 24.78
3 PURA 114 141 27 23.68
4 TRUK 110 131 21 19.09
5 INKP 6,675 7,575 900 13.48
6 SMMA 15,300 17,200 1,900 12.42
7 ESIP 174 195 21 12.07
8 DPNS 242 270 28 11.57
9 DMAS 165 181 16 9.70
10 BBTN 1,225 1,340 115 9.39
No Code Prev Close Change %
1 JKON 400 372 -28 -7.00
2 NZIA 200 186 -14 -7.00
3 BINA 940 875 -65 -6.91
4 DNAR 290 270 -20 -6.90
5 ITIC 1,235 1,150 -85 -6.88
6 BYAN 13,900 12,950 -950 -6.83
7 KBLV 410 382 -28 -6.83
8 KBLI 470 438 -32 -6.81
9 PDES 500 466 -34 -6.80
10 GHON 1,840 1,715 -125 -6.79
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 3,190 160 5.28
2 PURA 114 141 27 23.68
3 BRIS 452 440 -12 -2.65
4 BBTN 1,225 1,340 115 9.39
5 BBNI 4,600 4,800 200 4.35
6 TKIM 6,625 7,100 475 7.17
7 BBCA 29,950 31,000 1,050 3.51
8 TLKM 3,120 3,150 30 0.96
9 TOWR 1,095 1,075 -20 -1.83
10 MDKA 1,375 1,450 75 5.45