Portal Berita Ekonomi Senin, 06 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Media Asing Sarankan RI PSBB Lagi, Kalau Gak Korban Akan Lebih Banyak

Media Asing Sarankan RI PSBB Lagi, Kalau Gak Korban Akan Lebih Banyak
WE Online, Jakarta -

Sebuah artikel yang dimuat media Australia yang cukup ternama, Sydney Morning Herald (SMH), mengkritik penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Indonesia bahkan disebut berpotensi menjadi hotspot Covid-19 selanjutnya.

Dalam artikel berjudul Indonesia: The World's Next Coronavirus Hotspot is Emerging Next Door, disebutkan bahwa ketika negara-negara lain di Asia Tenggara mulai berhasil meratakan kurva infeksi Corona. Indonesia justru telah kalah dalam pertempuran melawan Covid-19.

Disebutkan bahwa Pemerintah RI menunjukkan beberapa tanda akan mengambil keputusan sulit yang diperlukan untuk menekan laju infeksi yang tumbuh dengan cepat. Selain itu, ketika perhatian dunia difokuskan pada Amerika Serikat, India, Rusia, dan Brasil yang mencatat angka infeksi harian hingga puluhan ribu, namun Indonesia malah di bawah radar.

Baca Juga: Pilih Nyawa atau Ekonomi, Gugus Tugas: Ibarat Makan Buah Simalakama

"Selama 8 dari 10 hari terakhir, Indonesia mencatat lebih dari 1.000 infeksi baru setiap hari dan para ahli epidemiologi khawatir jumlah kasus bisa melewati angka 60 ribu. Yang jauh lebih memprihatinkan adalah tingkat pengujian yang sangat rendah dan tingkat kematian yang tinggi," tulis artikel tersebut.

Situs web Worldometer mencatat Rusia berada di peringkat ke-18 dunia yang melakukan 107.445 tes per 1 juta orang, AS berada di urutan ke-27 dengan 80.750 tes per 1 juta orang, Brasil berada di urutan ke-108 dengan 11.302 tes per 1 juta, dan India berada di urutan ke-138 dengan 4.530 tes per satu juta orang.

"Indonesia mendekam di peringkat ke-163, hanya melakukan 2.193 tes per satu juta orang. Kamis lalu, RI mencatat 1.331 infeksi baru dari hanya 10.381 orang yang diuji. Itu adalah tingkat infeksi hampir 13 persen," ditulis dalam artikel itu.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89