Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:29 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,01% pada level 25.481.
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,84% pada level 2.201.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,59% pada level 22.945.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,56% pada level 3.361.
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,16% pada level 2.650.
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,54% pada level 6.213.
  • 16:25 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:25 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,95% terhadap Dollar AS pada level 14.588 IDR/USD.

Dua Minggu, Jokowi Beri Waktu Dua Minggu ke Khofifah untuk Tekan Kasus Covid-19

Dua Minggu, Jokowi Beri Waktu Dua Minggu ke Khofifah untuk Tekan Kasus Covid-19
WE Online, Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi waktu dua pekan bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan jajarannya untuk menekan angka kasus Covid-19. Pesan ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya yang pertama di tengah new normal pada Kamis (25/6/2020) di Surabaya, Jawa Timur.

Jokowi mengingatkan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan angka kasus Covid-19 yang tertinggi di Indonesia. Bahkan, pada Rabu (24/6/2020) Jawa Timur kembali menduduki posisi pertama sebagai provinsi dengan angka penambahan kasus terbanyak, yakni 183 orang. Kendati tingkat kesembuhan di Jawa Timur terbilang tinggi atau 31 persen, Presiden Jokowi tidak mau hal ini menghilangkan kewaspadaan untuk menekan penularan.

Baca Juga: Jokowi Sambangi Jawa Timur

"Saya minta dalam waktu 2 minggu pengendaliannya betul-betul kita lakukan bersama-sama dan terintegrasi. Dari semua unit organisasi yang kita miliki di sini. Baik itu di gugus tugas, baik di provinsi, baik itu di kota dan di kabupaten, seterusnya lakukan manajemen krisis untuk menurunkan angka positif tadi," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (25/6/2020). 

Jokowi menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga dan manajemen krisis yang baik dalam penanganan Covid-19. Presiden pun menyarankan agar penanganan Covid-19 dipersempit dengan fokus per wilayah, misalnya Surabaya Raya, Gresik, dan Sidoarjo sebagai manajemen tunggal.

"Saya melihat memang yang tertinggi adalah di Surabaya Raya. Ini adalah wilayah aglomerasi. Yang harus dijaga terlebih dulu, dikendalikan terlebih dulu. Ndak bisa Surabaya sendiri, ndak bisa Gresik, harus dalam satu manajemen. Sidoarjo harus dalam satu manajemen, dan kota/kabupaten yang lain," katanya.

Di samping itu, arus masuk-keluar masyarakat antarwilayah di Jawa Timur harus diawasi agar penularan bisa ditekan. Per Rabu (24/6), Jawa Timur menyumbangkan penambahan kasus harian tertinggi nasional sebanyak 183 orang. Angka kumulatif kasus positif di Jawa Timur sampai hari ini sebanyak 10.298 orang. Sementara itu, untuk DKI Jakarta, kendati jumlah kasusnya masih lebih banyak dari Jatim dengan 10.404 orang, penambahan kasus pada 24 jam terakhir tidak setinggi Surabaya, yakni 157 orang.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Khofifah Indar Parawansa, Jawa Timur, COVID-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay/Pool

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,916.46 3,877.08
British Pound GBP 1.00 18,481.80 18,294.99
China Yuan CNY 1.00 2,098.11 2,077.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,689.08 14,542.92
Dolar Australia AUD 1.00 10,289.70 10,185.86
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.19 1,876.31
Dolar Singapura SGD 1.00 10,560.09 10,453.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,760.24 16,592.02
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,447.33 3,409.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,697.39 13,558.57
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.798 -3.324 696
2 Agriculture 1111.297 29.178 23
3 Mining 1296.803 -17.548 48
4 Basic Industry and Chemicals 777.329 -1.917 80
5 Miscellanous Industry 918.283 27.904 52
6 Consumer Goods 1830.223 -3.944 57
7 Cons., Property & Real Estate 315.657 3.777 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.751 0.608 78
9 Finance 1112.921 -5.523 93
10 Trade & Service 605.191 0.080 173
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 50 67 17 34.00
2 AKPI 296 370 74 25.00
3 SDPC 111 135 24 21.62
4 ESTI 50 59 9 18.00
5 INDX 50 58 8 16.00
6 DUTI 4,790 5,550 760 15.87
7 ANJT 496 570 74 14.92
8 BEST 116 133 17 14.66
9 JMAS 204 232 28 13.73
10 IDPR 164 185 21 12.80
No Code Prev Close Change %
1 CBMF 200 186 -14 -7.00
2 TARA 173 161 -12 -6.94
3 BYAN 12,700 11,825 -875 -6.89
4 DPUM 73 68 -5 -6.85
5 SMBR 410 382 -28 -6.83
6 PORT 500 466 -34 -6.80
7 ATIC 740 690 -50 -6.76
8 ERTX 119 111 -8 -6.72
9 SAMF 388 362 -26 -6.70
10 HELI 240 224 -16 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,170 3,130 -40 -1.26
2 PURA 121 122 1 0.83
3 TOWR 1,065 1,055 -10 -0.94
4 IPTV 354 356 2 0.56
5 PWON 414 428 14 3.38
6 ASII 4,950 5,150 200 4.04
7 AGRO 206 224 18 8.74
8 LSIP 890 940 50 5.62
9 BRIS 490 490 0 0.00
10 DMAS 185 195 10 5.41