Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,87% pada level 25.959.
  • 23:22 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka menguat 0,74% pada level 3.138.
  • 23:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yen pada level 107,58 JPY/USD.
  • 23:19 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.777 USD/troy ounce.
  • 16:43 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,92% pada level 6.214.
  • 16:42 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 2,85% pada level 25.124.
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,36% pada level 2.135.
  • 16:36 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,11% pada level 22.145.
  • 16:35 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 2,13% pada level 3.090.
  • 16:34 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,87% pada level 2.632.
  • 16:31 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,67% terhadap Dollar AS pada level 14.378 IDR/USD.

Polemik Helikopter Mewah Firli: Diadukan LSM, Dibela Kolega

Polemik Helikopter Mewah Firli: Diadukan LSM, Dibela Kolega
WE Online, Jakarta -

Penggunaan helikopter mewah oleh Ketua KPK Firli Bahuri saat dirinya berkunjung ke daerah Sumatera Selatan pada pekan lalu menuai polemik setelah Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) mengadukan Firli ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Laporan MAKI ini tengah diproses oleh Dewas KPK.

"Bahwa pada hari Sabtu, 20 Juni 2020, Ketua KPK Firli Bahuri melakukan perjalanan dari Palembang ke Baturaja untuk kepentingan pribadi keluarga, antara lain ziarah kubur makam orang tuanya," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Senin (22/6/2020) lalu.

Baca Juga: Dewas Klarifikasi Soal Kasus Helikopter Mewah Firli

Terkait perjalanan dari Palembang menuju Baturaja tersebut menggunakan sarana helikopter milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO. Atas kegiatan tersebut, kata Boyamin, diduga Firli telah melanggar kode etik.

"Pertama, Firli patut diduga menggunakan helikopter adalah bergaya hidup mewah karena mestinya perjalanan Palembang ke Baturaja hanya butuh 4 jam perjalanan darat dengan mobil," tuturnya. Hal tersebut, kata dia, bertentangan dengan kode etik pimpinan KPK yang dilarang bergaya hidup mewah.

"Kedua, bahwa helikopter yang digunakan adalah jenis mewah (helimousine) karena pernah digunakan Tung Desem Waringin (motivator dan pakar marketing) yang disebut sebagai Helimousine President Air," ungkap Boyamin.

Ketua Dewas KPK Tumpak Hatarongan mengatakan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi terkait aduan yang menyebut Ketua KPK Firli Bahuri menumpangi helikopter mewah milik swasta. Dalam waktu dekat, Dewas KPK juga bakal memanggil Firli Bahuri untuk diklarifikasi terkait aduan tersebut.

"Klarifikasi juga sudah mulai dilakukan hari ini. Karena yang diadukan adalah Ketua KPK, tentu pihak yang diadukan juga akan diklarifikasi oleh Dewas," kata Tumpak saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2020).

Tumpak mengatakan, pihaknya juga sudah menugaskan tim untuk melakukan identifikasi fakta-fakta terkait laporan terhadap Firli tersebut sejak pengaduan diterima. Lebih lanjut, dia menjamin akan melakukan tugas pengawasan terhadap lembaga antirasuah dengan sebaik-baiknya. "Kami akan lakukan tugas pengawasan ini sebaik-baiknya. Terima kasih atas perhatian dari masyarakat untuk terus menjaga KPK agar senantiasa bergerak di relnya," ujarnya.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan, penggunaan helikopter oleh Ketua KPK Firli Bahuri saat perjalanan di Sumatera Selatan, Sabtu (20/6/2020) untuk efisiensi waktu.

"Terlepas apa pun pendapat masyarakat, tetapi dari sisi efisiensi waktu itu yang dia pertimbangkan karena cuti cuma satu hari," ucap Alex usai acara pembagian masker gratis kepada masyarakat di Jakarta, Jumat (26/6). Alex mengaku sudah mendapat penjelasan langsung dari Firli soal penggunaan helikopter tersebut.

"Disampaikan saja, kemarin itu memang yang bersangkutan cuti ke Baturaja. Kabarnya kan naik helikopter dan itu memang bayar. Kalau PP (pulang pergi) kan lebih sehari, padahal cutinya sehari makanya menyewa helikopter itu, bayar kok dia bilang. Itu yang disampaikan," ungkap Alex.

Indonesia Corruption Watch (ICW) turut mengomentari ihwal dugaan bergaya hidup mewah yang dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri kepada Dewan Pengawas KPK. Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, tindakan Firli diduga melanggar Kode Etik KPK pada bagian Integritas.

"Aturan tersebut (angka 27) sudah melarang pegawai/Pimpinan KPK menunjukkan gaya hidup hedonisme," ujar Kurnia dalam pesan singkatnya, Rabu (24/6/2020).

Dengan begitu, lanjut Kurnia, Dewan Pengawas harusnya tidak lagi ragu untuk dapat memanggil Firli kemudian mendalami terkait dengan dugaan pelanggaran ini. Kedua, jika helikopter ini merupakan fasilitas dari pihak tertentu, kuat dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi berupa penerimaan gratifikasi.

"Maka dari itu, KPK juga harus melakukan penyelidikan lebih lanjut, setidaknya untuk mendalami dua hal," ucap Kurnia.

Pertama yang didalami, yakni siapa pihak yang memberikan fasilitas helikopter kepada Komjen Firli Bahuri selaku Ketua KPK. Kedua, adalah apa motif dari pihak tersebut memberikan fasilitas itu.

Kemudian, perlu didalami pula apakah pihak yang memberikan fasilitas tersebut sedang berperkara di KPK. Jika penyelidikan KPK itu membuahkan hasil, Komjen Firli Bahuri dapat dikenakan Pasal 12 B UU Tipikor dengan ancaman maksimal pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

"Dugaan pelanggaran kode etik seperti ini sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya saat menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK, Komjen Firli pun sempat ICW laporkan atas dugaan bertemu dengan pihak yang sedang berperkara di KPK," ungkap Kurnia.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Indonesia Corruption Watch (ICW)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Nova Wahyudi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.98 3,850.24
British Pound GBP 1.00 18,203.63 18,018.17
China Yuan CNY 1.00 2,064.12 2,043.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,588.58 14,443.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,093.84 9,986.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,882.30 1,863.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,469.77 10,363.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,426.74 16,257.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.16 3,367.55
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.30 13,434.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4966.780 52.392 694
2 Agriculture 1038.563 4.951 22
3 Mining 1242.789 5.656 48
4 Basic Industry and Chemicals 737.223 12.786 80
5 Miscellanous Industry 878.117 10.203 52
6 Consumer Goods 1815.004 28.572 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.258 7.418 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 895.157 17.382 78
9 Finance 1075.746 5.196 93
10 Trade & Service 605.371 0.353 172
No Code Prev Close Change %
1 EPAC 148 199 51 34.46
2 DNAR 169 226 57 33.73
3 BBHI 80 103 23 28.75
4 LRNA 120 150 30 25.00
5 ARTO 2,210 2,760 550 24.89
6 TNCA 180 224 44 24.44
7 INCI 430 535 105 24.42
8 HDFA 130 160 30 23.08
9 PORT 440 540 100 22.73
10 MSIN 258 316 58 22.48
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 400 372 -28 -7.00
2 ARTA 344 320 -24 -6.98
3 DUTI 5,125 4,770 -355 -6.93
4 MDLN 58 54 -4 -6.90
5 PZZA 800 745 -55 -6.88
6 MARI 73 68 -5 -6.85
7 VRNA 117 109 -8 -6.84
8 INTD 177 165 -12 -6.78
9 TGRA 74 69 -5 -6.76
10 ITIC 1,340 1,250 -90 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 TKIM 5,925 6,500 575 9.70
2 PURA 96 97 1 1.04
3 INKP 6,300 6,450 150 2.38
4 TLKM 3,040 3,140 100 3.29
5 PTPP 880 980 100 11.36
6 BCAP 157 158 1 0.64
7 ADRO 1,045 1,050 5 0.48
8 TOWR 1,020 1,040 20 1.96
9 TCPI 4,330 4,340 10 0.23
10 PTBA 2,090 2,070 -20 -0.96