Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,59% pada level 26.129.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,24% pada level 2.158.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,78% pada level 22.438.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,74% pada level 3.403.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,31% pada level 2.669.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,17% pada level 6.200.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.410 IDR/USD.

Mantap, Dosen UGM Ciptakan Alat Deteksi Covid-19

Mantap, Dosen UGM Ciptakan Alat Deteksi Covid-19
WE Online, Yogyakarta -

Peneliti yang juga dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Bayu Suparta menciptakan alat pendeteksi virus Corona COVID-19 dengan menggunakan radiografi digital. Bayu menyebut alat deteksi bikinannya ini memiliki signifikasi terhadap COVID-19 hingga 95 persen.

Bayu membandingkan saat ini ada dua alat deteksi COVID-19 yang dipakai yaitu rapid test dan uji PCR atau swab. Dari kedua alat deteksi tersebut, tingkat akurasi rapid test hanya 30 persen sementara untuk PCR mencapai 75 persen.

Baca Juga: Keren! Ada Startup Lokal yang Bisa Bangun Metode Deteksi Dini Covid-19

Alat deteksi COVID-19 buatan dosen UGM

“Alat radiografi digital bisa membuktikan terkena virus atau tidak jika dilihat dari struktur paru-parunya. Bila terkena virus Corona maka paru-parunya menjadi rusak. Intinya lewat radiografi, signifikansinya sampai 95 persen,” ujar Bayu dalam keterangan tertulisnya.

Dosen Prodi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM ini mengatakan, meski teknologi bisa mendeteksi tingkat akurasi COVID-19 namun tidak semua rumah sakit memiliki teknologi ini. Menurutnya, dari 3000-an rumah sakit di Indonesia hanya rumah sakit tipe A yang mendapat bantuan alat ini dari pemerintah.

“Hanya rumah sakit tipe A diberi alat radiografi digital. Sedangkan yang lain tidak ada. Bisa diprediksi alat radiografi digital sangat sedikit sehingga menjadi motivasi besar saya sejak lama melakukan riset alat radiografi digital dengan harga bisa dijangkau,” katanya.

Meski belum mau menyebut harga untuk alat radiografi buatannya, namun Bayu meyakinkan bahwa harga alat radiografi buatannya jauh lebih murah dari alat yang sama buatan luar negeri yang diimpor.

“Impian saya, kita bangga dengan produk inovasi kita sendiri, bayangkan 9.000 puskesmas bisa memilikinya karena harganya terjangkau,” harap Bayu.

Bayu menerangkan dirinya sudah sejak 30 tahun lalu menekuni penelitian riset radiografi digital. Bayu menyebut hasil penelitiannya itu sudah dibuatnya sejak 15 tahun lalu.

Namun, penelitian itu belum sempat dihilirisasi. Bayu menyebut penelitian radiografi digital miliknya baru diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo bersama dengan puluhan produk inovasi lainnya yang digunakan untuk membantu penanggulangan wabah COVID-19 pada 20 Mei 2020 lalu di Istana Negara.

“Ketika diluncurkan, saya pikir ini tidak main-main. Saya bersama tim bekerja keras menyempurnakan alat ini,” katanya.

Hingga saat ini, kata Bayu, sudah ada tiga alat radiografi digital buatannya yang sudah diproduksi untuk keperluan mendapatkan izin produksi, izin edar dan uji coba ke pengguna. Bayu menyebut produknya yang diberi merek Madeena atau Made in Ina (Indonesia).

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Universitas Gadjah Mada (UGM), COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Mario Anzuoni

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,874.97 3,835.39
British Pound GBP 1.00 18,239.49 18,056.56
China Yuan CNY 1.00 2,069.18 2,048.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,532.30 14,387.70
Dolar Australia AUD 1.00 10,082.51 9,979.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,875.11 1,856.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,415.18 10,307.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,386.62 16,219.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.78 3,359.26
Yen Jepang JPY 100.00 13,502.09 13,366.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5076.174 89.092 696
2 Agriculture 1053.282 3.458 23
3 Mining 1285.485 -1.348 48
4 Basic Industry and Chemicals 767.391 12.923 80
5 Miscellanous Industry 884.491 9.808 52
6 Consumer Goods 1825.015 16.933 57
7 Cons., Property & Real Estate 320.091 2.027 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.562 6.004 78
9 Finance 1118.359 38.701 93
10 Trade & Service 607.190 1.359 173
No Code Prev Close Change %
1 PGUN 155 208 53 34.19
2 UANG 226 282 56 24.78
3 PURA 114 141 27 23.68
4 TRUK 110 131 21 19.09
5 INKP 6,675 7,575 900 13.48
6 SMMA 15,300 17,200 1,900 12.42
7 ESIP 174 195 21 12.07
8 DPNS 242 270 28 11.57
9 DMAS 165 181 16 9.70
10 BBTN 1,225 1,340 115 9.39
No Code Prev Close Change %
1 JKON 400 372 -28 -7.00
2 NZIA 200 186 -14 -7.00
3 BINA 940 875 -65 -6.91
4 DNAR 290 270 -20 -6.90
5 ITIC 1,235 1,150 -85 -6.88
6 BYAN 13,900 12,950 -950 -6.83
7 KBLV 410 382 -28 -6.83
8 KBLI 470 438 -32 -6.81
9 PDES 500 466 -34 -6.80
10 GHON 1,840 1,715 -125 -6.79
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 3,190 160 5.28
2 PURA 114 141 27 23.68
3 BRIS 452 440 -12 -2.65
4 BBTN 1,225 1,340 115 9.39
5 BBNI 4,600 4,800 200 4.35
6 TKIM 6,625 7,100 475 7.17
7 BBCA 29,950 31,000 1,050 3.51
8 TLKM 3,120 3,150 30 0.96
9 TOWR 1,095 1,075 -20 -1.83
10 MDKA 1,375 1,450 75 5.45