Portal Berita Ekonomi Senin, 06 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Benarkah Indonesia Negara dengan Pertanian Terbaik di Dunia? Faktanya Bilang...

Benarkah Indonesia Negara dengan Pertanian Terbaik di Dunia? Faktanya Bilang...
WE Online, Jakarta -

Jika tiga puluh tahun lalu kita keliling dunia dalam paket tujuh hari menggunakan kapal pesiar, maka kita akan melihat kapal tersebut membawa tangki air bersih paling tidak seukuran tiga kali kolam renang olimpiade.

Cadangan air itu untuk mencukupi kebutuhan seribu orang penumpangnya selama berlayar, mulai dari air minum, air untuk memasak makanan, cuci piring, mandi dan seterusnya. Otomatis kapal pesiar menjadi sangat berat dan memakan lebih banyak bahan bakar karena membawa ribuan ton air bersih.

Tapi sekarang sudah tidak begitu lagi sejak para ilmuwan menemukan teknologi desalinisasi air laut menjadi air tawar secara continuously processing. Sekarang ini hampir semua kapal laut yang mampu berlayar lama telah menggunakan teknologi itu, teknologi itu juga yang digunakan negara Israel untuk mencukupi kebutuhan konsumsi air bersih rakyatnya dan untuk mengairi pertaniannya.

Maka tak heran sekarang ini Israel (disebut-sebut) memiliki pertanian terbaik dunia yang sistem suplai air bersihnya dilakukan melalui sistem desalinisasi dari laut merah. Ada lima water desalinition plant yang terpasang di Israel, yang paling tua Eliat (1970), Ashkelon (2005), Palmachim (2007), Hadera (2009), dan terakhir Soreq (2013). Dari saluran water desalinisation itu Israel mampu menghasilkan 508 juta meter kubik air bersih untuk penduduknya dan pertaniannya.

Kita tidak akan menemukan water desalinisation di negeri kita karena adanya hujan, pegunungan dan hutan yang berfungsi sebagai tampungan air hujan. Kemudian air bersih itu keluar lewat jutaan mata air yang akhirnya mengalir menjadi sungai-sungai yang semakin membesar di saat sungai-sungai itu bergabung.

Pegunungan itu adalah sirkum pasifik dan mediterania yang menciptakan kawasan pegunungan, perbukitan dan dataran tinggi melalui proses geologis folding, sesar dan sesar pengangkatan hingga terciptanya intrusi magma yang menjadikan banyaknya gunung berapi di sabuk itu, sekaligus menciptakan cadangan air bermilyar-milyar meter kubik yang tidak pernah habis karena sepanjang tahun disirami air hujan pada setiap musimnya, itu semua menghasilkan sungai-sungai besar dengan air yang tak pernah habis.

Contoh yang paling dekat adalah rangkaian bendungan besar di Jawa Barat yang jika dilihat dari jalur aliran sungainya, maka berturut-turut bendungan Jatigede, Sumedang dengan membendung Sungai Cimanuk. Kemudian Waduk Saguling, Cirata dan Jatiluhur yang membendung aliran sungai Citarum.

Total luas ke empat bendungan tersebut kurang lebih 26 ribu hektar dengan tampungan air kurang lebih 5.04 milyar meter kubik dan mampu mengairi sawah sekitar 1,8 juta hektar yang terbentang dari Indramayu, Cirebon, Sumedang, Purwakarta, Subang hingga ke Karawang. Daerah-daerah tersebut merupakan lumbung padi nasional dengan penanaman sepanjang tahun yang terairi oleh bendungan-bendungan tersebut secara terintgrasi. 

Indonesia memiliki 496 waduk yang tersebar mulai dari Sulawesi, Nusa Tenggara, Pulau Jawa hingga Sumatra yang airnya bersumber dari sungai-sungai yang berawal dari sabuk pegunungan Pasifik dan Mediterania.

Apakah Indonesia menjadi negara dengan pertanian terbaik dunia?

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Pertanian

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Kementan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89