Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:31 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,83 USD/barel.
  • 16:31 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,45 USD/barel.
  • 16:30 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Euro pada level 1,1428 USD/EUR.
  • 16:29 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,35% terhadap Poundsterling pada level 1,2597 USD/GBP.
  • 16:29 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,01% pada level 25.481.
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,84% pada level 2.201.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,59% pada level 22.945.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,56% pada level 3.361.
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,16% pada level 2.650.
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,54% pada level 6.213.
  • 16:25 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:25 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,95% terhadap Dollar AS pada level 14.588 IDR/USD.
  • 16:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yen pada level 106,92 JPY/USD.
  • 16:23 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.811 USD/troy ounce.
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,07% di akhir sesi II.

Gak Mundur! Diam-diam India Dapat Kiriman Jet Tempur Prancis

Gak Mundur! Diam-diam India Dapat Kiriman Jet Tempur Prancis
WE Online, Jakarta -

Berbagai macam cara telah dilakukan oleh Pemerintah India untuk memperkuat pertahanannya untuk menghadapi kekuatan militer Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang saat ini telah mensentralkan kekuatan militernya di sepanjang garis perbatasan Line of Actual Control (LCA) Ladakh, Lembah Galwan.

Tidak ada kata mundur bagi India untuk menghadapi kekuatan militer nomer wahid di Asia Tenggara itu. India justru mengkonsolidasikan hampir seluruh kontrak pembelian senjata dengan negara-negara produksi senjata tempur di dunia, salah satunya adalah Prancis. 

Baca Juga: Pakar Militer China Minta Rezim Xi Jinping Bersiap Hadapi India

Jet tempur Rafale

Angkatan Udara India atau Air Force Indian (IAF) baru-baru ini secara khusus meminta Prancis untuk mendatangkan 36 unit jet tempur Rafale yang sudah dipesannya sejak September 2016 silam untuk memperkuat perbatasan antara China dan India yang saat ini tengah memanas. 

Salah satu sumber Angkatan Udara India (IAF) yang tidak menyebutkan namanya mengatakan, pabrikan pesawat Dassault Aviation, Prancis telah menyanggupi akan mengirim 10 unit jet siluman Rafale terlebih dahulu secara bertahap dalam waktu dekat ini. Tahap pertama, akan mengirim enam unit Rafale sekitar akhir bulan depan atau pada tanggal 27 Juli nanti. 

“Kami menyadari bahwa sekitar 10 jet Rafale siap di fasilitasi Merignac, pabrikan pesawat Dassault Aviation. Persiapan akan menerbangkan enam jet Rafale ke India pada akhir Juli dengan singgah di pangkalan udara Al Dhafra dekat Abu Dhabi di Uni Emirat Arab. Jet akan diterbangkan oleh pilot India, kata salah satu sumber IAF yang dikutip dari Hindustan Times, Senin (29/6/2020).

"Semua 10 pejuang tidak dikirim dalam angkatan pertama karena beberapa jet dibutuhkan di Perancis untuk melatih kru IAF di sana," lanjut keterangan sumber.

Para ahli mengatakan percepatan pengiriman jet Rafale merupakan perkembangan signifikan di tengah ketegangan perbatasan yang sedang berlangsung dengan China.

"Sangat bagus bahwa pengiriman Rafale sedang dipercepat karena operasionalisasi di sini akan semakin maju. Karena kami berada dalam jangka panjang di perbatasan utara kami, ketersediaan mereka dengan IAF akan menambah potensi serangannya,” kata Wakil Marsekal Udara Manmohan Bahadur.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Militer China, Militer India, Prancis, Jet Tempur

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Sindonews

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,916.46 3,877.08
British Pound GBP 1.00 18,481.80 18,294.99
China Yuan CNY 1.00 2,098.11 2,077.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,689.08 14,542.92
Dolar Australia AUD 1.00 10,289.70 10,185.86
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.19 1,876.31
Dolar Singapura SGD 1.00 10,560.09 10,453.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,760.24 16,592.02
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,447.33 3,409.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,697.39 13,558.57
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5079.122 14.675 696
2 Agriculture 1082.119 3.406 23
3 Mining 1314.351 -11.407 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.246 11.753 80
5 Miscellanous Industry 890.379 7.993 52
6 Consumer Goods 1834.167 20.790 57
7 Cons., Property & Real Estate 311.880 -3.266 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.143 -3.438 78
9 Finance 1118.444 0.879 93
10 Trade & Service 605.111 -0.592 173
No Code Prev Close Change %
1 INDO 118 159 41 34.75
2 WOWS 50 67 17 34.00
3 AGRO 154 206 52 33.77
4 NIKL 500 625 125 25.00
5 SMBR 328 410 82 25.00
6 UANG 550 685 135 24.55
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 MBTO 64 79 15 23.44
9 DADA 88 104 16 18.18
10 KMTR 238 274 36 15.13
No Code Prev Close Change %
1 TALF 230 214 -16 -6.96
2 INCI 505 470 -35 -6.93
3 TCPI 3,480 3,240 -240 -6.90
4 HDFA 160 149 -11 -6.88
5 TNCA 160 149 -11 -6.88
6 CENT 102 95 -7 -6.86
7 POLL 5,100 4,750 -350 -6.86
8 DNAR 268 250 -18 -6.72
9 CANI 150 140 -10 -6.67
10 SOFA 90 84 -6 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 482 490 8 1.66
2 PURA 117 121 4 3.42
3 DOID 210 216 6 2.86
4 KAEF 1,195 1,340 145 12.13
5 BBRI 3,160 3,170 10 0.32
6 TOWR 1,065 1,065 0 0.00
7 INDY 930 920 -10 -1.08
8 TLKM 3,090 3,080 -10 -0.32
9 INAF 1,025 1,180 155 15.12
10 PTBA 2,170 2,140 -30 -1.38