Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,57 USD/barel.
  • 16:12 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,11 USD/barel.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1281 USD/EUR.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2527 USD/GBP.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,59% pada level 26.129.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,24% pada level 2.158.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,78% pada level 22.438.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,74% pada level 3.403.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,31% pada level 2.669.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,17% pada level 6.200.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.410 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 107,58 JPY/USD.
  • 16:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.799 USD/troy ounce.
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,79% di akhir sesi II.

Garuda Terguncang Covid-19, Dirut: Saya Salat Istikharah

Garuda Terguncang Covid-19, Dirut: Saya Salat Istikharah
WE Online, Jakarta -

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menyatakan dirinya sudah bertekad bulat untuk membawa Garuda kembali terbang tinggi meskipun ada guncangan dan tantangan yang belum pernah dipikirkannya setelah dua hari menduduki kursi panas di perusahaan penerbangan pelat merah tersebut.

Bahkan dirinya sempat melakukan salat istikharah setelah menerima amanah tersebut. Pernyataan tersebut terlontarkan sebab kondisi sulit yang dialami maskapai pelat merah itu akibat pandemi Covid-19.

"Dua hari setelah saya dilantik baru kenal-kenalan, tiba-tiba pemberitahuan Covid muncul. Jadi saya salat istikharah dulu," ujar Irfan, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Diputuskan Bersalah Soal Harga Tiket, Begini Jawaban Garuda dan Citilink

Seluruh maskapai penerbangan di dunia kini tengah mengalami situasi yang sangat sulit akibat pandemi Covid-19, begitu pula yang dirasakan Garuda Indonesia. Jumlah penumpang menurun tajam serta kehilangan momentum untuk meningkatkan jumlah revenue, seperti saat mudik (peak season), juga angkutan haji dan umrah yang dibatalkan pemerintah.

"Dari semua berita di seluruh dunia, enggak ada satu airlines pun yang kasarnya mengatakan I have no problem," ujar Irfan.

Dampak yang sangat kentara bagi Garuda Indonesia, yakni alat-alat produksi yang tidak beroperasi dan terpaksa dihentikan. "70% pesawat kita parkir," ucap Irfan.

Alumni lulusan ITB tersebut menambahkan bahwa ini adalah krisis kesehatan dan semua orang bersepakat untuk meminimalisasi mobilisasi. Kendati sedang berada di tengah situasi yang sulit, perusahaan pesawat pelat merah tersebut segera membenahi diri. Menurut Irfan, industri pesawat terbang merupakan tipikal industri yang marginnya tipis karena memang cost-nya mahal.

"Menjalankan bisnis seperti ini kompetisinya sangat ketat, kemudian juga harga tidak bisa semaunya kita," tambah Irfan.

Baca Juga

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,874.97 3,835.39
British Pound GBP 1.00 18,239.49 18,056.56
China Yuan CNY 1.00 2,069.18 2,048.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,532.30 14,387.70
Dolar Australia AUD 1.00 10,082.51 9,979.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,875.11 1,856.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,415.18 10,307.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,386.62 16,219.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.78 3,359.26
Yen Jepang JPY 100.00 13,502.09 13,366.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4987.082 -1.784 696
2 Agriculture 1049.824 4.364 23
3 Mining 1286.833 -0.065 48
4 Basic Industry and Chemicals 754.468 -2.937 80
5 Miscellanous Industry 874.683 -0.700 52
6 Consumer Goods 1808.082 -7.428 57
7 Cons., Property & Real Estate 318.064 -1.319 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 900.558 5.889 78
9 Finance 1079.658 1.250 93
10 Trade & Service 605.831 -0.810 173
No Code Prev Close Change %
1 PGUN 115 155 40 34.78
2 UANG 168 226 58 34.52
3 TECH 131 170 39 29.77
4 ARGO 820 1,025 205 25.00
5 ANJT 496 605 109 21.98
6 KBLI 394 470 76 19.29
7 YPAS 402 468 66 16.42
8 PURA 98 114 16 16.33
9 BRIS 396 452 56 14.14
10 LPIN 224 254 30 13.39
No Code Prev Close Change %
1 MASA 575 535 -40 -6.96
2 EMTK 4,900 4,560 -340 -6.94
3 PEHA 1,230 1,145 -85 -6.91
4 LMAS 58 54 -4 -6.90
5 ATIC 870 810 -60 -6.90
6 LIFE 7,250 6,750 -500 -6.90
7 PRIM 320 298 -22 -6.88
8 VRNA 131 122 -9 -6.87
9 HELI 264 246 -18 -6.82
10 KRAH 470 438 -32 -6.81
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 396 452 56 14.14
2 PURA 98 114 16 16.33
3 KPIG 110 111 1 0.91
4 BCAP 157 157 0 0.00
5 BBRI 3,040 3,030 -10 -0.33
6 IPTV 364 362 -2 -0.55
7 TLKM 3,050 3,120 70 2.30
8 ANTM 640 650 10 1.56
9 TKIM 6,200 6,625 425 6.85
10 TOWR 1,110 1,095 -15 -1.35