Kesepian, Jokowi Sama dengan Liverpool: You Will Never Walk Alone

Kesepian, Jokowi Sama dengan Liverpool: You Will Never Walk Alone Kredit Foto: Antara/Arif Firmansyah

Pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai ada isyarat kesepian di balik kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada menterinya.

Ia menuturkan, suasana kesepian tampak jelas ketika Jokowi mengungkap keprihatinannya soal pandemi Covid-19 dalam sidang paripurna kabinet pada 18 Juni 2020.

Menurutnya, pernyataan itu bukan kali pertama diucapkan oleh Jokowi dalam pidatonya.  "Pada waktu itu presiden pernah merasa kesepian. Saya nyatakan dengan kalimatnya 'Apapun caranya..; jadi ini kalimatnya hampir sama dengan pidato yang disampaikan pada 18 Juni. Waktu itu, bapak presiden ingin bagaimanapun caranya kurva Covid-19 menurun," ucapnya, saat menjadi narasumber acara Apakar Kabar Indonesis Pagi tvOne, Seperti dikutip, Rabu (1/7/2020)

Baca Juga: Menurut Dahlan Iskan: Marahnya Jokowi Kalah dengan Sujud Risma

Baca Juga: Sindiran Jleb Rocky Gerung: Marahnya Jokowi Seperti Drama Korea

Sambungnya, "Barangkali pada waktu kesepian, ketika hening di malam hari. Bapak presiden berpikir ini bagaimana kok data yang disampaikan kepada dia (bapak presiden) atau suasana saat pertemuan kok biasa-biasa saja, tidak menunjukkan adanya krisis. Sementara di luar sana mengutip dari berbagai data kita tahu Covid-19 ternyata ujungnya panjang di Indonesia," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini