Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Alibaba Cloud Bakal Bangun Data Center ke-3 di Indonesia

Alibaba Cloud Bakal Bangun Data Center ke-3 di Indonesia
WE Online, Jakarta -

Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan intelijen Alibaba Group, akan meluncurkan data center ketiganya di Indonesia awal tahun depan.

Langkah ini diambil untuk menjawab permintaan yang terus bertambah dari pelanggan di Indonesia, di mana banyak dari mereka yang meningkatkan adopsi cloud dan dengan cepat mengembangkan strategi transformasi digital mereka.

Baca Juga: Anak Usaha E-Commerce Alibaba di Asia Tenggara Ganti Bos, Karena Apa Tuh?

"Kami berupaya untuk terus memperluas produk-produk unggulan kami dan layanan inovatif untuk memenuhi beragam permintaan dari pelanggan kami di berbagai sektor, seperti e-commerce, keuangan, media online, pendidikan dan game," kata Leon Chen, Country Manager Alibaba Cloud Indonesia, Kamis (2/7/2020).

Ekspansi ini dilakukan setelah Alibaba Cloud Indonesia membangun data center pertamanya di tahun 2018 dan data center kedua di tahun 2019. Setelah data center ketiga didirikan, Alibaba Cloud akan memiliki 64 zona ketersediaan di 21 wilayah di seluruh dunia.

Selain itu, Alibaba Cloud juga mengungkapkan rencananya untuk membangun pusat scrubbing data pertama di Indonesia guna membantu pelanggan Indonesia-terutama pelanggan di sektor keuangan dan game-untuk melindungi dari serangan siber.

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G. Plate juga melihat bahwa inisiatif ini dapat menjadi upaya percepatan transformasi digital di Indonesia. "Kami berharap proses pengelolaan data nantinya dapat dilakukan selaras dengan prinsip-prinsip pengelolaan data Pemerintah Indonesia, yakni prinsip yang sah secara hukum, patut, dan transparan," ujar Johnny.

Tiga data center Alibaba Cloud memastikan kemudahah akses dan memperkuat kemampuan pemulihan bencana, yang memungkinkan pelanggan untuk mendistribusikan beban kerja yang sangat penting ke berbagai zona ketersediaan. Hal ini sangat penting karena makin banyak bisnis-termasuk perusahaan tradisional seperti bank-yang memindahkan infrastruktur TI mereka ke cloud setelah masa pandemi.

Data center baru juga akan memperkaya penawaran Alibaba Cloud untuk pelanggan lokal, menyediakan rangkaian produk dan layanan cloud yang komprehensif dari database, keamanan, jaringan ke pembelajaran mesin dan analisis data.

Sementara itu, pembukaan pusat scrubbing data pertama di Indonesia, yang diperkirakan akan selesai pada awal 2021, akan membantu mendeteksi, menganalisis, dan menghapus volume traffic yang besar dan berbahaya tingkat Tbps untuk mempertahankan serangan DDoS (Distributed Denial of Service), terutama untuk bisnis yang bergerak di sektor keuangan dan game yang biasanya menjadi target serangan cyber.

"Saat serangan cyber seperti DDoS telah tumbuh dalam intensitas dan teknologi, terutama di saat lebih banyak bisnis yang mengalihkan infrastruktur TI mereka ke cloud, layanan Anti-DDoS Alibaba Cloud -yang digunakan pada pusat scrubbing data yang didistribusikan secara global- dapat secara otomatis mengurangi serangan dan memperkuat keamanan aplikasi pelanggan, dan secara signifikan mengurangi ancaman serangan berbahaya," ujar Leon Chen.

Alibaba Cloud telah dinobatkan sebagai penyedia layanan cloud publik nomor satu di Asia Pasifik dan nomor tiga secara global oleh Gartner. Pada bulan Januari 2020, Alibaba Cloud mengumumkan peluncuran 'Program Aliansi Mitra', sebuah inisiatif bersama mitra ekosistem lokal untuk mempromosikan adopsi cloud dan penggunaan data intelijen untuk bisnis pada berbagai ukuran dan jenis. Alibaba Cloud juga bermitra dengan universitas, inkubator, dan lembaga pelatihan untuk mendukung pengembangan bakat digital di Indonesia.

Tag: Digital Economy, Alibaba Cloud, Cloud

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Alibaba

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23