Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Gerakkan Petani Milenial Menuju 4.0

Gerakkan Petani Milenial Menuju 4.0
WE Online, Jakarta -

Petani milenial merupakan tombak regenerasi petani Indonesia. Mereka menjadi andalan menuju pertanian 4.0 yang maju, mandiri, dan modern. Inovasi teknologi 4.0 di masa pandemi Covid-19 makin terasa sangat penting dilakukan. Yang awalnya tidak banyak dilihat, tetapi kini terpaksa dilakukan dan makin dipercepat.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, saat Webinar "Gaung Pertanian 4.0 Bersama Petani Milenial" pada Rabu (1/7/2020) mengatakan bahwa petani milenial Indonesia sudah terjun langsung memanfaatkan teknologi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: UGM Dukung Kementan Perkuat Diversifikasi Pangan Lokal

"Alhamdulilah, petani milenial kita sudah terjun langsung manfaatkan ini dari hulu hingga hilir. Contohnya, Nudira Fresh yang memanfaatkan smart greenhouse dan beragam Internet Of Things (IOT). Kemudian ada TaniHub yang mendekatkan produsen ke konsumen," kata Dedi Nursyamsi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Karena itu, teknologi dan inovasi teknologi harus digunakan dalam dunia pertanian agar menjadi maju, mandiri, dan modern. Mulai dari memanfaatkan bioscience untuk menghasilkan varietas potensi tinggi hingga memanfaatkan alsintan untuk mempercepat proses produksi. "Saya yakin, petani milenial sudah banyak yang memanfaatkan ini untuk usaha taninya. Kita harus melejit bergerak," tambahnya.

Pernyataan Kepala BPPSDMP tersebut juga diapresiasi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, yang menaruh perhatian penting pada pertanian sejak menjadi Bupati Purwakarta.

"Dunia pertanian menjadi alas pembangunan suatu negara sehingga teknologi termasuk pengelolaan bidang pertanian. Bicara pertanian, bicara ketahanan ekonomi yang tidak memiliki ketergantungan dengan pihak lain. Apalagi, jika dikembangkan secara mandiri termasuk teknologinya dikembangkan sendiri," tuturnya.

Namun, Dedi sendiri meminta penguatan pertanian secara manual juga harus tetap dilakukan. "Ketika digital mengalami problem pengembangan, ketika listrik mati, dan lain-lain kembali ke manual. Ini yang harus tetap dilakukan," sarannya.

Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Dudi Iskandar, menuturkan bahwa penerapan teknologi 4.0 di sektor pertanian sudah tidak bisa dihindari. "Produk pertanian bisa lebih cepat diakses oleh semua pihak, apalagi diramalkan kebutuhan pangan dunia akan makin meningkat seiring pertumbuhan penduduk," tambahnya.

Salah satunya dengan penggunaan smart farming menggunakan sistem Internet of Things (IOT). Dudi mengaku para petani milenial sudah banyak yang merintis ke arah itu. "Selama ini, BPPT terkoneksi dengan petani milenial dan start up pertanian melalui Balai Inkubator Teknologi," tuturnya.

Dudi mencontohkan salah satu penerapan inovasi teknologi pertanian yang sudah digunakan selama pandemi Covid-19, mulai dari produksi aneka makanan minuman terkait kesehatan dan imunitas tubuh. "Mereka create komposisi (ingredient), pengemasan (packaging), promosi (promotion), sampai pengiriman (delivery system)," beber Dudi.

Hulu-Hilir

Melihat tantangan dan peluang inovasi teknologi 4.0 yang bisa dikembangkan oleh petani milenial, Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), BPPSDMP, Kementan menyatukan visi dalam Millenial Agriculture Forum (MAF) seri Ke 4 yang digelar Rabu (1/7/2020) dengan mempertemukan berbagai narasumber yang merupakan praktisi maupun pemain teknologi 4.0 di sektor pertanian, mulai dari hulu hingga hilir.

Seperti PT Nudira Farm yang andal menggunakan teknologi IOT Smart Farming di Greenhouse untuk aneka tanaman hortikultura. Ada juga 8Village yang fokus pada pengembangan teknologi yang langsung menyentuh pada petani sebagai pelaku pertanian.

Hingga, TaniHub, sebuah hub yang menghubungkan hulu hingga hilir di sektor pertanian. Tak hanya itu, TaniHub juga membuka modal melalui usaha kolektif dari masyarakat (crowdfunding) untuk membiayai dan imbal hasil dari sektor pertanian.

"Sehingga petani milenial akan bisa terhubung dan memanfaatkan peluang bisnis dengan pemerintah, dengan praktisi untuk mengembangkan bisnis dengan menggunakan teknologi. Pada akhirnya, mendorong generasi muda untuk bisa berkecimpung langsung di dunia pertanian 4.0," ungkap Kepala Pusdiktan, Idha Widi Arsanti.

Tag: Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Agribisnis, Pertanian

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Kementan

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23