Perhutani dan Telkom Bangun Trembesi Agar Terintegrasi

Perhutani dan Telkom Bangun Trembesi Agar Terintegrasi Kredit Foto: Perhutani

Perum Perhutani bersama PT Telkom Indonesia melangsungkan Kick off Meeting dalam proyek implementasi ERP (Enterprise Resource Planning) Merah Putih TREMBESI. TREMBESI merupakan nama proyek model kerja sama sinergi BUMN Perhutani dengan Telkom yang memiliki arti kepanjangan dari TRansformasi Ekosistem Menuju Bisnis PErhutani yang sustain dan inovatif.

Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro, menyatakan bahwa dunia bisnis saat ini harus makin cepat, efisien, dan berkualitas sehingga sistem bisnis berubah menjadi digitalisasi proses bisnis. Wahyu menjelaskan, sistem Enterprise Resource Planning dapat diterapkan pada perusahaan dan dikembangkan untuk menggantikan sistem yang terpisah menjadi terintegrasi sehingga pengelolaannya lebih efektif dan efisien.

Baca Juga: Telkomsel Sumbagut Terus Berkontribusi di Era New Normal

"Bersama ini saya minta komitmen seluruh jajaran Perhutani, seluruh BoD, Kadivre, Kapus-kapus, Kadiv Kantor Pusat, beserta seluruh jajaran untuk fokus dan mengerahkan seluruh sumber daya untuk menyukseskan proyek ERP Trembesi ini," ungkap Wahyu, Kamis (2/7/2020).

Untuk menambah kepercayaan pada pihak luar terutama mitra bisnis dan stakeholder lainnya, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang inovatif harus dilakukan implementasi Modul ERP FICO (Financial & Cost Controlling) dan HCM (Human Capital Management) yang mengintegrasikan berbagai macam proses utama korporat, terutama proses keuangan dan SDM secara real time yang diharapkan mampu mengubah ekosistem bisnis internal Perhutani.

Sementara itu, Deputy Executive Vice President Divisi Enterprise Service PT Telkom Indonesia, Suhartono, menjelaskan bahwa transformasi menuju ke ERP ini tidak hanya mengubah platform atau teknologi, tetapi juga mengubah kultur tatanan perusahaan dalam menjalankan bisnis. Dengan begitu, kerja sama sinergi Perhutani dengan Telkom harus siap berkomitmen mulai dari top manajemen sampai ke level pelaksana untuk menuju perubahan tersebut.

"Pada implementasinya, kita mulai dari Blueprint kemudian melakukan migrasi data dari Perhutani dan user training, lalu akan kita support post go live pada awal tahun 2021 yang selanjutnya merupakan Manage Service Aplikasi TREMBESI," ujar Suhartono, Kamis (2/7/2020).

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini