'Obat Jihad' ISIS Berhasil Diamankan Polisi Italia

'Obat Jihad' ISIS Berhasil Diamankan Polisi Italia Foto: Unsplash/Joshua Coleman

Polisi Italia berhasil membongkar penyimpanan obat-obatan senilai €1 miliar atau Rp16 triliun yang diyakini diproduksi oleh kelompok ekstremis ISIS untuk mendanai serangan terorisme di seluruh dunia.

Polisi militer menemukan 14 ton amfetamin yang disimpan di dalam tong berbentuk silinder, dalam tiga kontainer pengiriman. Kolonel Polisi Domenico Napolitano menyebut, penemuan 85 juta pil di pelabuhan selatan Salerno itu adalah penyitaan amfetamin terbesar yang pernah ada.

Baca Juga: Perdana Menteri Baru Dilantik, ISIS Malah Gencarkan Serangan di Irak

Napolitano menyebut, para penyelidik meyakini bahwa produksi obat-obatan itu memberikan pendapatan vital bagi kelompok terorisme tersebut bagi kegiatan militannya.

"Kami tidak dapat melihat mereka, tapi kami tahu itu akan tiba karena penyelidikan yang sedang kami lakukan terhadap Camorra (kelompok kejahatan terorganisir Italia). Kami menyadap panggilan telepon para anggota. Jadi, kami tahu apa yang akan terjadi," ujar Napolitano, dilansir The Sun, Jumat (3/7/2020).

Menurut investigasi, produksi amfetamin yang sebelumnya dibuat di Eropa menjadi terhambat karena pandemi Covid-19 sehingga para pengedar beralih ke produsen yang berbasis di Suriah untuk mengisi pasar.

Dua minggu lalu, pengiriman obat-obatan terlarang dalam jumlah lebih kecil juga disita di pelabuhan yang sama setelah disembunyikan dalam pengiriman pakaian. Obat itu dijuluki oleh pihak berwenang sebagai 'obat jihad'.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini