Portal Berita Ekonomi Selasa, 04 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:06 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,68 USD/barel.
  • 13:05 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,76 USD/barel.
  • 13:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Euro pada level 1,1768 USD/EUR.
  • 13:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,3072 USD/GBP.
  • 13:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yen pada level 106,06 JPY/USD.
  • 13:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.976 USD/troy ounce.
  • 11:33 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,13% pada akhir sesi I.

Ilmuwan: Makin Banyak Bukti Virus Corona Menular Lewat Udara

Ilmuwan: Makin Banyak Bukti Virus Corona Menular Lewat Udara
WE Online, Jakarta -

Melalui surat terbuka pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 200 ilmuwan lebih dari seluruh dunia menentang pandangan resmi tentang penyebaran virus corona. Para ilmuwan itu memperingatkan makin banyak bukti virus tersebut dapat menular melalui udara.

Para ilmuwan mengatakan, virus corona mungkin dapat bertahan sebagai partikel-partikel kecil di udara dalam waktu yang lama dan mengambang beberapa meter. Ruang tertutup dengan ventilasi yang buruk seperti transportasi publik menjadi tempat yang paling mengkhawatirkan. Sebab, walaupun masyarakat mematuhi peraturan pembatasan sosial seperti jaga jarak, penyebaran virus dapat tetap terjadi. Dalam surat terbuka itu, para peneliti menuduh WHO gagal menyampaikan risiko penularan dengan tepat.

Baca Juga: WHO Bawa Kabar Buruk, Covid-19 Tak Akan Pernah Berakhir

Dilansir dari media Australia the New Daily, Minggu (5/7/2020) 239 peneliti mengirimkan surat terbuka ke WHO. Mereka mengatakan bahwa pedoman pencegahan penularan yang dikeluarkan organisasi kesehatan PBB itu mengabaikan bukti penularan di udara.

Selama ini, WHO selalu mengatakan publik hanya perlu memperhatikan dua tipe penularan. Pertama, dari tetesan air liur orang yang terinfeksi sehingga masyarakat harus jaga jarak satu sama lain. Lalu penularan tipe kedua dari permukaan benda yang di mana virus berada sehingga masyarakat diminta tidak menyentuh wajah, mata, hidung, atau mulut saat sedang berada di ruang publik.

Para peneliti yang mengirim surat ke WHO meyakini ada tipe penularan ketiga yang berada dibalik peristiwa yang disebut 'penyebaran-super'. Penyebaran yang ditemukan terjadi di restoran-restoran di China di awal pandemi.

Pengunjung yang duduk di meja yang terpisah tetap tertular. Penyebaran yang sama juga terjadi pada paduan suara Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS). Padahal, mereka sudah mengambil tindakan pencegahan.

Para peneliti mengatakan, sejumlah penelitian menunjukkan tetesan air liur yang sangat kecil atau yang dikenal partikel aerosol dapat bertahan di udara dalam waktu yang lama. Partikel tersebut juga dapat mengambang beberapa meter. Hal itu membuat ruangan tertutup dengan ventilasi yang buruk seperti bus sangat berbahaya walaupun masyarakat sudah menjaga jarak 2 meter satu sama lain.

"Kami 100 persen yang mengenai ini," kata profesor ilmu atmosfer dan rekayasa lingkungan  Queensland University of Technology, Lidia Morawska.

Ia salah satu pakar dari 32 negara yang mengirimkan surat terbuka tersebut. Temuan mereka akan dipublikasikan di jurnal ilmiah pekan depan. Surat itu dikirimkan ketika WHO melaporkan pertambahan tertinggi jumlah kasus infeksi dalam satu hari. Dalam 24 jam, WHO melaporkan 212.326 kasus  baru di seluruh dunia.

AS, Brasil, dan India menjadi negara dengan jumlah kasus baru terbanyak. Kasus kematian tetap bertahan di angka 5.000 per hari.

Surat terbuka para peneliti itu mengingatkan betapa pentingnya penggunaan masker. Pemakaian masker dapat mencegah aerosol keluar dari mulut atau menghindari partikel-partikel mikroskopis di udara terhirup. 

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Tag: Virus Corona, COVID-19, World Health Organization (WHO)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters/Hannah A Bullock and Azaibi Tamin

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.17 3,898.46
British Pound GBP 1.00 19,321.28 19,126.10
China Yuan CNY 1.00 2,115.72 2,094.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,525.45 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.85 1,886.86
Dolar Singapura SGD 1.00 10,732.81 10,625.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,383.39 17,204.57
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,504.27 3,465.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,918.67 13,778.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5006.223 -143.404 696
2 Agriculture 1132.922 -23.402 23
3 Mining 1339.654 -30.521 48
4 Basic Industry and Chemicals 729.440 -22.638 80
5 Miscellanous Industry 879.860 -41.872 52
6 Consumer Goods 1844.749 -41.299 57
7 Cons., Property & Real Estate 289.410 -11.086 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 871.177 -32.885 78
9 Finance 1104.883 -30.046 93
10 Trade & Service 608.529 -14.465 173
No Code Prev Close Change %
1 RELI 280 350 70 25.00
2 UANG 354 442 88 24.86
3 MEGA 6,700 7,900 1,200 17.91
4 FIRE 124 139 15 12.10
5 AMFG 2,700 2,970 270 10.00
6 SBAT 158 173 15 9.49
7 MREI 4,100 4,480 380 9.27
8 KICI 250 268 18 7.20
9 DNAR 240 254 14 5.83
10 TPMA 344 364 20 5.81
No Code Prev Close Change %
1 FREN 143 133 -10 -6.99
2 SAME 86 80 -6 -6.98
3 ISSP 129 120 -9 -6.98
4 ADMG 115 107 -8 -6.96
5 KBAG 374 348 -26 -6.95
6 MBTO 72 67 -5 -6.94
7 IPCC 432 402 -30 -6.94
8 NIKL 865 805 -60 -6.94
9 KBLV 346 322 -24 -6.94
10 DIVA 2,020 1,880 -140 -6.93
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,160 2,990 -170 -5.38
2 TLKM 3,050 2,920 -130 -4.26
3 BBNI 4,600 4,440 -160 -3.48
4 BBCA 31,200 30,650 -550 -1.76
5 PTBA 2,030 1,975 -55 -2.71
6 TOWR 1,135 1,130 -5 -0.44
7 ASII 5,150 4,880 -270 -5.24
8 BRIS 540 515 -25 -4.63
9 MNCN 820 790 -30 -3.66
10 BMRI 5,800 5,500 -300 -5.17