Portal Berita Ekonomi Rabu, 05 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:50 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 2,00% pada level 24.946.
  • 16:50 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,29% pada level 2.279.
  • 16:49 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,70% pada level 22.573.
  • 16:49 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,11% pada level 3.371.
  • 16:48 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,24% pada level 2.515.
  • 16:47 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,08% pada level 6.028.
  • 16:45 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:45 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,03% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Mobilisasi Militer India Lebih Cepat dari Perkiraan, China Kaget

Mobilisasi Militer India Lebih Cepat dari Perkiraan, China Kaget
WE Online, New Delhi -

Ketegangan antara pasukan Angkatan Bersenjata India (BSS) dan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) di sepanjang Line of Actual Control (LAC) Ladakh, Lembah Galwan terus meningkat. 

Baru-baru ini pemerintah India telah menambahkan sekitar 9.000 prajurit Angkatan Bersenjata India (BSS) ke Ladakh untuk melakukan siaga penuh dalam menghadapi kekuatan militer China di pangkalan militer terbarunya, yaitu di Point 14 atau di lokasi bentrok fisik pertengahan Juni 2020 lalu.

Baca Juga: Ngeri, Tentara India Tewas saat Dikepung Pasukan Besar China

Mobilisasi pasukan militer India itu pun langsung direspon oleh pasukan PLA China yang berada di Lembah Galwan, Ladakh.

Militer China hari ini memutuskan untuk menggeser barak militer mereka alias mundur dari lokasi bentrokan di Titik Point 14. Namun, sayangnya mereka hanya mundur sejauh 1 kilometer dari pangkalan militer yang sebelumnya dibuat pasca-bentrokan berdarah pada 15 Juni lalu.

"Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) mungkin telah pindah kembali dengan 1 hingga 1.5 km dari situs gesekan di Lembah Galwan. PLA terlihat mengeluarkan tenda dan bangunan di Patroli Point 14," kata salah satu sumber militer India dikutip dari Hindustan Times, Selasa (7/7/2020).

Belum diketahui pasti penyebab mundurnya pasukan militer China dari pangkalan militer buatannya di Point 14 tersebut. 

Namun, perlu diketahui, pada tanggal 30 Juni lalu, komandan pasukan militer China dan komandan pasukan India menggelar pertemuan diplomasi di Ladakh.

Pihak India menegaskan kembali permintaannya untuk mundurnya pasukan Tiongkok dari beberapa titik friksi di sepanjang LAC dan mencari pemulihan status quo ante (awal April) di area-area utama seperti Pangong Tso, Lembah Galwan dan Depsang yang diklaim India sebagai wilayahnya. 

Selang beberapa hari dari pertemuan dua komandan pasukan penjaga perbatasan itu bertemu, Pemerintah India sesumbar akan mendatangkan sejumlah pesawat tempur MiG-29 dan sistem peluncur rudal S-400 Triumph buatan Rusia dalam waktu dekat ini untuk menghadapi kekuatan militer China di sepanjang garis batas LAC, Ladakh.

Bahkan, Perdana Menteri India Narendra Modi secara langsung menyempatkan diri untuk mendatangi Ladakh untuk memeriksa kesiapan pasukan militer India dalam menghadapi kekuatan China yang mencoba mendominasi di garis batas yang dinilai sangat strategis itu. 

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Militer India, Militer China, Konflik Perbatasan Negara

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Danish Ismail

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.17 3,898.46
British Pound GBP 1.00 19,321.28 19,126.10
China Yuan CNY 1.00 2,115.72 2,094.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,525.45 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.85 1,886.86
Dolar Singapura SGD 1.00 10,732.81 10,625.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,383.39 17,204.57
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,504.27 3,465.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,918.67 13,778.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.002 68.779 696
2 Agriculture 1155.418 22.496 23
3 Mining 1359.215 19.561 48
4 Basic Industry and Chemicals 743.025 13.585 80
5 Miscellanous Industry 893.144 13.284 52
6 Consumer Goods 1876.832 32.083 57
7 Cons., Property & Real Estate 288.806 -0.604 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.325 13.148 78
9 Finance 1120.566 15.683 93
10 Trade & Service 611.007 2.478 173
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 280 348 68 24.29
2 OASA 350 430 80 22.86
3 WIIM 298 358 60 20.13
4 DIGI 1,800 2,100 300 16.67
5 ATIC 610 700 90 14.75
6 YPAS 420 476 56 13.33
7 NOBU 680 770 90 13.24
8 POLU 850 950 100 11.76
9 BAYU 1,035 1,155 120 11.59
10 MCAS 2,040 2,250 210 10.29
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 66 60 -6 -9.09
2 ASRM 2,000 1,860 -140 -7.00
3 LUCK 286 266 -20 -6.99
4 WSBP 186 173 -13 -6.99
5 MEGA 7,900 7,350 -550 -6.96
6 ITIC 790 735 -55 -6.96
7 JAST 72 67 -5 -6.94
8 SRAJ 159 148 -11 -6.92
9 INTA 290 270 -20 -6.90
10 KBAG 348 324 -24 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 WIIM 298 358 60 20.13
2 ICBP 9,300 10,025 725 7.80
3 BBRI 2,990 3,080 90 3.01
4 TOWR 1,130 1,160 30 2.65
5 TLKM 2,920 2,950 30 1.03
6 MNCN 790 840 50 6.33
7 BRIS 515 535 20 3.88
8 BRPT 895 890 -5 -0.56
9 INDF 6,475 6,750 275 4.25
10 FREN 133 132 -1 -0.75