Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,13% terhadap Euro pada level 1,1675 USD/EUR.
  • 08:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2732 USD/GBP.
  • 08:05 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup melemah 1,92% pada level 26.763.
  • 08:04 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 2,37% pada level 3.236.
  • 08:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 1,20% pada level 5.899.
  • 08:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.860 USD/troy ounce.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,11% pada level 23.742.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,03% pada level 2.333.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,06% pada level 23.346.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,17% pada level 3.279.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,94% pada level 2.486.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yuan pada level 6,78 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,20% terhadap Dollar AS pada level 14.815 IDR/USD.

Studi Ungkap Isolasi selama Covid-19 Tingkatkan Risiko Kematian

Studi Ungkap Isolasi selama Covid-19 Tingkatkan Risiko Kematian
WE Online, Jakarta -

Sebuah studi baru menemukan bahwa menghabiskan lebih banyak waktu dalam isolasi berisiko membuat seseorang meninggal lebih awal. Para peneliti menemukan hubungan antara berkurangnya interaksi dengan perubahan dalam kesejahteraan psikologis dan kesehatan fisik dapat mengarah pada umur yang lebih pendek.

Studi baru, diterbitkan dalam jurnal Trends in Cognitive Sciences, muncul di tengah pandemi Covid-19 yang memaksa jutaan orang di seluruh dunia untuk menghabiskan waktu di rumah dan menghindari pertemuan. Hal ini menambah daftar dampak tidak langsung dari penyakit pada manusia.

Baca Juga: Duh!! Dari Hasil Studi, Warganya Anies Gak Siap Hadapi New Normal

Menurut Medical Daily, para peneliti menandai isolasi sosial sebagai prediktor signifikan risiko kematian. Kesendirian dapat memengaruhi sistem kekebalan secara negatif dan mengurangi fungsinya, demikian Futurity melaporkan.

Studi ini menunjukkan bahwa orang yang terisolasi cenderung memiliki kekebalan yang buruk, membuat mereka kurang tahan terhadap penyakit dan infeksi. Selain itu, kondisi ini juga memiliki hubungan interpersonal yang kuat, yang memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup.

Isolasi atau karantina dapat memengaruhi kinerja penalaran dan memori, homeostasis hormon, putih otak, konektivitas, dan fungsi. Orang yang sering merasa kesepian juga berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan mental.

"Kita adalah makhluk sosial. Interaksi dan kerja sama sosial telah memicu peningkatan pesat budaya dan peradaban manusia. Namun, spesies sosial berjuang ketika dipaksa untuk hidup dalam isolasi. Dari bayi hingga orang tua, penanaman psikososial dalam hubungan interpersonal sangat penting untuk kelangsungan hidup," ujar Danilo Bzdok, rekan penulis studi dan profesor di departemen teknik biomedis di Universitas McGill dan Ketua CIFAR Artificial Intelligence Kanada.

Para peneliti juga menemukan bahwa orang yang menjaga interaksi sosial memiliki kemungkinan lebih rendah untuk terserang penyakit yang berkaitan dengan kesepian. Menghabiskan lebih banyak waktu dengan kelompok, seperti klub olahraga, gereja, dan kelompok hobi, dapat membantu mengurangi risiko depresi hingga hampir 25 persen.

"Sekarang lebih mendesak dari sebelumnya untuk mempersempit kesenjangan pengetahuan tentang bagaimana isolasi berdampak pada otak manusia, serta kesejahteraan mental dan fisik," kata Bzdok.

Masa isolasi yang berkepanjangan karena Covid-19 dapat menempatkan banyak orang pada risiko umur pendek. Organisasi publik dan swasta harus meningkatkan upaya untuk mengatasi masalah ini dan membantu mengurangi kesepian, terutama di tengah pandemi yang juga secara signifikan dapat meningkatkan stres dan kecemasan.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Covid-19, Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters/Hannah A Bullock and Azaibi Tamin

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,975.04 3,935.28
British Pound GBP 1.00 18,965.97 18,774.30
China Yuan CNY 1.00 2,193.95 2,171.80
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,909.18 14,760.83
Dolar Australia AUD 1.00 10,633.23 10,525.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,923.77 1,904.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.08 10,799.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,418.39 17,239.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,602.99 3,561.98
Yen Jepang JPY 100.00 14,184.36 14,039.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4917.955 -16.138 707
2 Agriculture 1147.040 -9.918 24
3 Mining 1335.730 -4.818 47
4 Basic Industry and Chemicals 701.678 -1.192 80
5 Miscellanous Industry 840.977 -8.156 53
6 Consumer Goods 1836.486 -9.725 60
7 Cons., Property & Real Estate 340.206 -1.933 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.279 1.092 79
9 Finance 1057.789 -3.880 94
10 Trade & Service 627.050 0.507 175
No Code Prev Close Change %
1 ROCK 1,300 1,625 325 25.00
2 TUGU 1,390 1,695 305 21.94
3 LMSH 228 276 48 21.05
4 SIPD 1,005 1,200 195 19.40
5 IFSH 312 370 58 18.59
6 ARGO 1,740 2,000 260 14.94
7 TRUK 127 144 17 13.39
8 FIRE 143 162 19 13.29
9 BMAS 264 296 32 12.12
10 JMAS 178 198 20 11.24
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 41 37 -4 -9.76
2 SOHO 13,600 12,650 -950 -6.99
3 PBSA 505 470 -35 -6.93
4 SPMA 290 270 -20 -6.90
5 DFAM 350 326 -24 -6.86
6 MTPS 470 438 -32 -6.81
7 KKGI 206 192 -14 -6.80
8 HELI 194 181 -13 -6.70
9 RELI 360 336 -24 -6.67
10 ASBI 334 312 -22 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,130 3,080 -50 -1.60
2 BRIS 770 750 -20 -2.60
3 BBCA 27,250 27,525 275 1.01
4 BBNI 4,540 4,420 -120 -2.64
5 PURA 144 136 -8 -5.56
6 BEST 168 175 7 4.17
7 TOWR 1,020 1,010 -10 -0.98
8 TLKM 2,780 2,800 20 0.72
9 PGAS 1,020 1,005 -15 -1.47
10 DEAL 144 141 -3 -2.08