Tingkatkan Pemasaran Digital, Unilever Gandeng Alibaba Cloud

Tingkatkan Pemasaran Digital, Unilever Gandeng Alibaba Cloud Kredit Foto: Alibaba

Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan intelijen Alibaba Group, bermitra dengan Unilever, salah satu perusahaan multinasional yang menawarkan produk konsumen.

Dalam kemitraan ini, Unilever akan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi berbasis cloud dari Alibaba Cloud untuk mengoptimalkan omni-channel serta proses pengumpulan permintaan secara online dan offline.

Baca Juga: Alibaba Cloud Bakal Bangun Data Center ke-3 di Indonesia

"Pola pembelian pelanggan selalu berubah; informasi mengenai tempat dan waktu mereka membeli membuat pemasaran menjadi lebih gesit dan tepat sasaran guna menjaga relevansi dan mengurangi pemborosan pemasaran," ujar Fang Jun, VP Data dan Digital, Unilever China, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2020).

Dengan analisis cerdas, solusi Alibaba Cloud dapat membantu menyajikan wawasan yang terperinci dari pola dan perilaku pembelian pelanggan Unilever. Intelijensi bisnis berbasis data ini dapat membantu Unilever mempercepat pembuatan kampanye pemasaran digital baru yang tepat sasaran. Teknologi ini juga memungkinkan Unilever untuk dapat memprediksi dengan lebih tepat dan cepat menanggapi perubahan kebiasaan pembelian pelanggan di berbagai platform.

Teknologi kecerdasan data yang ditawarkan oleh Alibaba Cloud dapat dengan mudah diterjemahkan ke dalam wawasan konsumen. Selain itu, menjadi hal penting yang dapat memungkinkan Unilever untuk memperluas penawaran produk saat ini dan di masa depan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Wawasan mengenai permintaan pelanggan yang diantisipasi saat ini juga akan menguntungkan rantai pasokan Unilever serta memuluskan jalannya ke pasar.

Berbagai teknologi dari Alibaba Cloud mendukung analisis intelijen data, yang mencakup pembelajaran mesin dan AI untuk mengenali pelanggan dan pola pasar: Dataphin, platform PaaS terpadu untuk pemrosesan dan manajemen informasi cerdas; DB Analytic, Online Analytical Processing (OLAP) mengelola layanan database cloud yang dapat memproses sejumlah besar informasi secara real-time; dan Quick BI, rangkaian analisis bisnis cerdas yang menghasilkan wawasan bisnis untuk perusahaan.

"Agar perusahaan tetap update akan kebutuhan dan kebiasaan pelanggan yang selalu berubah, kemampuan untuk memahami kebiasaan belanja pembeli sangat penting guna menjaga agar pesan merek dagang tetap relevan bagi setiap pelanggan," kata Selina Yuan, President of International Business, Alibaba Cloud Intelligence.

"Solusi Alibaba Cloud memiliki kemampuan untuk menyajikan wawasan pelanggan yang dibutuhkan dan kami siap mendukung Unilever untuk meraih kesuksesan dan membangun loyalitas merek dagang dengan pelanggannya di tengah pasar yang terus berkembang dan kompleks," lanjutnya.

Kemitraan Unilever dan Alibaba Cloud telah diumumkan pada Alibaba Cloud Global Summit yang dalam kesempatan tersebut "China Gateway 2.0" juga diluncurkan. Program yang menjadi bagian kemitraan dengan Unilever diharapkan dapat membantu mitra dan pelanggan Alibaba Cloud untuk mempercepat pertumbuhan mereka di China dengan memanfaatkan keahlian bisnis lokal serta teknologi, dan ekosistem yang telah terbentuk sebelumnya dari Alibaba Cloud.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini