Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Gandeng Duta Petani Milenial, Yess Percepat Regenerasi Petani

Gandeng Duta Petani Milenial, Yess Percepat Regenerasi Petani
WE Online, Jakarta -

Target pemerintah untuk menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia bisa jadi khayalan semata bila sektor pertanian tidak lagi dilirik sebagai sektor yang menjanjikan bagi generasi milienial. Satu-satunya cara untuk mewujudkan target tersebut adalah mengajak generasi milenial untuk aktif terjun dalam sektor pertanian.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), petani di Indonesia 65 persennya berusia di atas 45 tahun. Baru sekira 15,2 persen petani yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan menggunakan internet.

Baca Juga: BPPSDMP Gelar Forum Online Bahas Kesehatan bagi Petani Milenial

Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya untuk mendorong regenerasi petani salah satunya melalui program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS). Ia pun menegaskan, sudah saatnya tongkat estafet pembangunan pertanian dilanjutkan oleh generasi milenial yang memiliki semangat tinggi serta tanggap akan kemajuan teknologi.

Untuk mempromosikan sektor pertanian kepada para pemuda atau generasi milienial di 4 provinsi sasaran program YESS (Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan), dilibatkanlah para generasi milienial yang telah sukses di bidang bertanjan dan dinobatkan sebagai duta petani milenial (DPM) seperti Sandi Okta Susila, Jatu, Agus Ali, M. fadil, serta sederet nama lainnya.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Idha Widi Arsanti pada pertemuan koordinasi YESS di Bogor (8/7/2020) mengatakan, melalui program YESS, Kementan akan mencari bibit baru, para pemuda pemudi di pedesaan, untuk terjun mengelola pertanian baik di hulu maupun hilir. Tak hanya mengenalkan dunia pertanian, tetapi YESS program akan memberikan pelatihan agar mereka nantinya dapat mengelola sektor pertanian dengan profesional. Untuk itu, dilibatkanlah para Duta Petani Milenial (DPM).

"DPM diharapkan dapat memberikan efek positif hingga nantinya akan menularkan semangat dan kesuksesan mereka dalam mengelola sektor pertanian kepada para pemuda-pemudi di pedesaan. Pada akhirnya, akan lahir petani-petani milenial baru yang akan terus mengisi pembangunan pertanian," jelas Santi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Pernyataan Kapusdiktan senada dengan pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yanh meyakini usaha dan kredibilitas duta milenial di bidang pertanian mampu menggandeng generasi muda untuk mengembangkan dunia pertanian.

"Saya makin percaya anak muda yang mau terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, dunia dalam genggaman kalian," ungkap SYL pada acara pengukuhan DPM beberapa waktu yang lalu.

Pada pertemuan koordinasi YESS di Bogor (8/7/2020), Sandi Okta Susila selaku Ketua Forum DPM dan DPA Kementan mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadikan semua berubah secara signifikan di masyarakat, baik itu dari pola hidup maupun gaya hidup. Salah satu jenis perubahan yang terjadi adalah masyarakat harus beraktivitas dari rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Tentu saja hal ini berdampak ke berbagai sektor yang ada di Indonesia tak terkecuali  sektor pertanian.

"Kami mencoba untuk memasarkan produk pertanian melalui jaringan pemasaran online atau yang lebih dikenal dengan e-commerce. Dengan begitu, para petani tetap bisa memasarkan hasil produk pertaniannya dan masyarakat pun tetap bisa menjaga imunitas tubuhnya dengan mengonsumsi produk pangan lokal," jelas Sandi.

Ia pun menyatakan kesanggupan dan dukungannya terhadap program YESS. "Saya dan rekan-rekan DPM dan DPA lainnya siap untuk membantu program-program Kementan khususnya regenerasi petani. Kami yakin, masih banyak generasi milenial potensial lainnya yang mampu untuk bersama-sama mengisi dan menyukseskan pembangunan pertanian. Pada akhirnya, Indonesia sebagai lumbung pangan dunia akan menjadi kenyataan, bukan hanya khayalan semata," ungkap Sandi optimis.

(LL/VTR-Pusdiktan)

Tag: Agribisnis, Petani, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Kementan

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23